Miftahuddin Miftahuddin
Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Indonesia Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Karakter Sufistik Pemikiran Al-Ghazali Tentang Metode Reward dan Punishment dalam Pendidikan Islam Miftahuddin Miftahuddin
DIRASAT: Jurnal Studi Islam dan Peradaban Vol 15 No 01 (2020): Dirasat: Jurnal Studi Islam dan Peradaban
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Indonesia Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1001/ds.v15i01.125

Abstract

Pendidikan merupakan instrument yang paling efektif dalam menanamkan dan mewariskan serta mengembangkan nilai-nilai luhur dan peradaban. Di antara unit sistem pendidikan itu ada tersedianya metode yang benar-benar teruji dalam berbagai karakter baik materi maupun subyek pendidikan itu. Ketepatan dalam memilih dan melaksanakan metode menjadi penentu utama keberhasilan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana reward dan punishment dalam perspektif pendidikan Islam berdasarkan karakter sufistik pemikiran Al-Ghazali. Penelitian ini menggunakan kajian kepustakaan atau literature (library research). Yang mana sumber-sumber data diambil dari beberapa buku lalu dianalisis dan diambil kesimpulannya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode reward dan punishment merupakan metode yang paling akhir dipergunakan dalam menyampaikan pendidikan akhlak, karena adanya reward dan punishment merupakan akibat dari adanya sebab baik, sedang hukuman adalah akibat dari adanya sebab buruk. Imam al-Ghazali mengatakan: “tidak setuju dengan cepat-cepat menghukum seorang anak yang salah, melainkan berilah kesempatan untuk memperbaiki sendiri kesalahannya, sehingga ia menghormati dirinya dan merasakan akibat perbuatannya. Sanjung dan pujilah pula bila ia melakukan perbuatan-perbuatan yang terpuji yang harus mendapat ganjaran pujian dan dorongan”.