Siti Zulaikah
Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Kediri

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Kinerja Aparatur Sipil Negara Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Kota Kediri Siti Zulaikah
REVITALISASI : Jurnal Ilmu Manajemen Vol 8 No 1 (2019): REVITALISASI : Jurnal Ilmu Manajemen
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/revitalisasi.v8i1.883

Abstract

Stigma yang berkembang bahwa ASN yang ditempatkan pada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan adalah ASN yang terbuang atau “diarsipkan”. Hal ini menarik minat peneliti untuk melakukan penelitian dengan tujuan untuk mendeskripsikan dan mengevaluasi kinerja pegawai pada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Kediri serta untuk mengetahui faktor yang mendukung dan menghambat kinerja di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Kediri. Untuk menjawab tujuan penelitian diukur melalui Orientasi Pelayanan, Integritas, Komitmen, Kedisiplinan, Kerjasama, dan Kepemimpinan. Penelitian ini berjenis deskriptif kualitatif, dengan lokasi penelitian pada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Kediri. Data berasal dari wawancara dengan 22 orang informan dan juga dari pengamatan langsung di lokasi penelitian. Sedangkan data sekunder berasal dari data dan dokumen yang dimiliki oleh instansi. Penarikan kesimpulan berdasarkan data yang diolah dengan menggunakan analisis model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja pada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Kediri sudah baik, namun masih sangat perlu dioptimakan. Hal ini terlihat dari kerjasama, kedisiplinan dan kepemimpinan yang masih harus ditingkatkan.Sedangkan dari segi pelayanan, integritas, dan komitmen sudah baik. Adapun faktor pendukung kinerja ASN diantaranya adanya semangat/motivasi diri yang kuat untuk melaksanakan pekerjaan dengan penuh tanggung jawab, berintegritas dan penuh komitmen, adanya reward TPP dari Pemerintah Kota Kediri dan lingkungan kerja yang kondusif. Sedangkan faktor penghambat kinerjanya diantaranya kurangnya sumber daya manusia, kurangnya sarana dan prasarana, dankurangnya alokasi anggaran untuk dinas dan anggaran peningkatan kompetensi pegawai.