Wahyu Wijiaty
Sekolah Tinggi Teologi Happy Family

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peranan Pemahaman Teologi Penderitaan Paulus terhadap Adversity Quotient Wahyu Wijiaty
DUNAMOS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol. 2 No. 2 (2022): Vol. 2 No. 2 (2022): Dunamos (Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen)
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Happy Family

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.295 KB) | DOI: 10.54735/djtpak.v2i2.10

Abstract

Adversity quotient adalah kemampuan seseorang untuk bertahan pada masa yang sulit (penderitaan). Adversity quotient diperlukan oleh semua orang agar tetap bertahan ditengah kesulitan yang dihadapi. Unsur utama yang membentuk adversity quotient adalah keyakinan akan suatu hal yang diyakini kebenaran. Untuk meyakini suatu hal diperlukan pemahaman yang baik tentang hal tersebut. Adversity quotient sangat erat dengan penderitaan yang dialami oleh manusia. Rasul Paulus adalah salah satu tokoh gereja mula-mula yang mengalami penderitaan sebagai konsekuensi atas pilihannya menjadi pengikut Kristus. Sebagai seorang rasul dan pendidik, ia menyajikan pengajaran tentang penderitaan dengan sangat baik. Oleh karenanya, pemahaman tentang teologi penderitaan menurut Rasul paulus merupakan yang erat kaitannya dengat adversity quotient seseorang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskripstif melalui studi literatur pustaka untuk menggali secara mendalam berbagai hal tentang teologi penderitaan menurut Rasul Paulus dan adversity quotient. Selain itu, penulis juga melakukan observasi terhadap adversity seseorang sehubungan dengan pemahaman mereka tentang teologi penderitaan menurut Rasul Paulus. Hal tersebut untuk menjelaskan secara mendalam peranan pemahaman teologi penderitaan menurut Rasul Paulus terhadap adversity quotient.