Berdasarkan hasil observasi awal yang dilakukan peneliti, maupun oleh teman sejawat. Pengamatan dilakukan oleh guru ketika proses pembelajaran berlangsung terfokus pada diskusi peserta didik dalam mengikuti pembelajaran. Diskusi tersebut terdiri dari beberapa unsur yaitu motivasi kerja sama, keaktifan dan inisiatif. Sedangkan fokus pengamatan yang dilakukan oleh teman sejawat berkisar pada aktivitas guru, aktivitas peserta didik, dan pelaksanaan pembelajaran. pengamatan yang dilakukan oleh guru maupun teman sejawat menggunakan instrumen berupa lembar pengamatan. Hasilnya pada pra siklus dari 22 siswa jumlah siswa yang tuntas adalah 4 siswa atau 18,18%, dan siswa yang belum tuntas adalah 18 siswa atau 81,81%. Pada siklus I siswa yang tuntas adalah 10 siswa atau 45,45% dan yang belum tuntas adlah 12 orang atau 54,54%. Sedangkan pada siklus II siswa yang sudah tunta adalah 22 siswa atau 100%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah: a. Metode diskusi dapat meningkatkan motivasi belajar siswa karena siswa terlibat langsung dalam pembelajaran, hal ini dapat dilihat dari keantusiasan siswa dalam diskusi. b. Metode diskusi dapat meningkatkan hasil belajar siswa, terbukti dari siswa yang tuntas belajar dari 18,8 % pada pra siklus menjadi 45,45 % pada siklus I dan 100 % pada siklus II. c. Bimbingan yang baik pada tiap kelompok sangat membantu dalam meningkatkan hasil belajar. d. Penggunaan media pembelajaran akan membuat kegiatan belajar mengajar lebih menarik. Sehingga akan mendorong minat siswa untuk belajar sehingga dapat meningkatkan penguasaan materi pelajaran. e. Prosentase ketuntasan belajar siswa menglami peningkatan yang sangat signifikan setelah dilaksanakan perbaikan pembelajaran.Kata Kunci: Metode Diskusi, Pembelajaran PKn