Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS SWOT PEMASARAN PRODUK PEMBIAYAAN KEPEMILIKAN EMAS DI BJB SYARIAH KANTOR CABANG PEMBANTU BANTAR KALONG Joni Ahmad Mughni
Jurnal Edukasi (Ekonomi, Pendidikan dan Akuntansi) Vol 7, No 1 (2019): Juni
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.386 KB) | DOI: 10.25157/je.v7i1.2669

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis analisis SWOT pemasaran produk pembiayaan kepemilikan emas di BJB Syariah KCP Bantarkalong. Dengan latar belakang masalah yakni secara umum berdasarkan data BJB Syariah KCP Bantarkalong ditemukan fakta bahwa minat masyarakat terhadap produk pembiayaan emas masih rendah. Metode penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif, dengan menggunakan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan analisis berbagai dokumen yang berkaitan dengan judul yang diteliti. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa berdasarkan hasil EFAS (Eksternal Factors Analysis Summary) dan IFAS (Internal Factors Analysis Summary) analisis SWOT pemasaran produk PKE BJBS KCP Bantarkalong ini memiliki total nilai skor masing-masing 1,75 dan 2,45. Berdasarkan Matriks Grand Strategy maka diketahui skor EFAS dan IFAS bertemu di kuadran I. Sehingga tampak bahwa strategi yang sesuai bagi pemasaran produk PKE BJBS KCP Bantarkalong adalah strategi pertumbuhan. Artinya, perusahaan atau lembaga dapat melakukan perluasan usaha dengan menambah SDM yang berkualitas untuk dapat fokus melakukan pemasaran PKE di BJBS KCP Bantarkalong.
STRATEGI DALAM MENINGKATKAN EKSISTENSI ASURANSI SYARIAH DI INDONESIA Luluwatun Nazla; Rina Samsiyah Agustina; Silva Nuraini; Siti Nurul Hanapiah; Joni Ahmad Mughni
Taraadin : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol. 4 No. 2 (2024): Taraadin : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : FEB Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/trd.4.2.%p

Abstract

Asuransi syariah memiliki peran penting dalam memenuhi tuntutan umat Islam akan alternatif pengelolaan asuransi yang bebas dari unsur riba. Kehadiran asuransi syariah memiliki perbedaan nyata dalam pengaturan, termasuk pengawasan oleh dewan syariah, akad, investasi dana, dan prinsip-prinsip syariah. Meskipun pertumbuhan awal asuransi syariah menunjukkan potensi besar, tantangan utama adalah persaingan dengan asuransi konvensional yang sudah mapan. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian pustaka dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan asuransi syariah perlu memiliki modal yang kuat, melakukan edukasi pasar, mengembangkan produk berkelanjutan, dan memperkuat dukungan keuangan. Kesalahpahaman masyarakat perlu diatasi melalui edukasi yang tepat,
Efektivitas ALMA dalam Menjaga Likuiditas dan Ketahanan Bank Syariah di Tengah Tekanan Ekonomi Fauziah Nur Firdausha; Dita Wuddatul Hisniah; Muhammad Hilal Nurazizi Saleh; Wulan Safitri; Joni Ahmad Mughni; Raihani Fauziah
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 5 (2026): Mei
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i5.7228

Abstract

Perbankan syariah di Indonesia menghadapi tantangan struktural dalam manajemen likuiditas, terutama di tengah tekanan ekonomi global yang semakin meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Manajemen Aset dan Liabilitas (ALMA) dalam menjaga likuiditas dan ketahanan bank syariah Indonesia, dengan menggunakan PT Bank Syariah Indonesia, Tbk. (BSI) sebagai studi kasus. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis berbasis studi kepustakaan, dengan data sekunder bersumber dari laporan keuangan BSI periode 2022–2024, literatur akademik, dan regulasi OJK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BSI mengimplementasikan ALMA melalui tiga strategi utama: alokasi aset defensif yang mempertahankan buffer likuiditas memadai, pengendalian kualitas pembiayaan yang tercermin pada penurunan NPF dari 2,42% (2022) menjadi 1,90% (2024), serta penguatan permodalan pascamerger. Total aset BSI tumbuh 33% dan laba bersih meningkat 22,83% per tahun selama periode pengamatan, sementara jumlah nasabah bertambah dari 17,8 juta menjadi 21 juta orang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ALMA yang efektif, didukung struktur kelembagaan ALCO yang kuat dan kepatuhan syariah, terbukti mampu menjaga stabilitas likuiditas BSI sekaligus mendorong pertumbuhan berkelanjutan. Namun, keterbatasan instrumen pasar uang syariah masih menjadi hambatan yang perlu diatasi melalui pengembangan regulasi dan inovasi produk keuangan syariah.
ANALISIS KUALITAS AKTIVA PRODUKTIF DAN PENYISIHAN PENGHAPUSAN AKTIVA PRODUKTIF BAGI BANK SYARIAH Ilman Miftahul Fauzi; Fatiya Irfana Fadhila; Novi Andriani; Salmah; Joni Ahmad Mughni; Raihani Fauziah
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 5 (2026): Mei
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i5.7259

Abstract

Studi ini menganalisis kualitas aset produktif dan cadangan penghapusan aset produktif (PPAP) di lembaga perbankan syariah. Cakupan penelitian ini meliputi kerangka peraturan, klasifikasi kualitas aset, dan peran PPAP dalam menjaga stabilitas keuangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana kualitas aset produktif dinilai dan bagaimana PPAP dibentuk sesuai dengan prinsip kehati-hatian dan peraturan yang berlaku. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan penelitian pustaka melalui analisis peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), PSAK 71 tentang kerugian kredit yang diharapkan, dan literatur akademis yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas aset produktif diklasifikasikan ke dalam kategori lancar, perhatian khusus, di bawah standar, diragukan, dan rugi berdasarkan kemampuan penagihan, prospek bisnis, dan kapasitas pembayaran kembali. Pembentukan PPAP terdiri dari cadangan umum dan khusus yang disesuaikan dengan tingkat kualitas aset. Studi ini menyimpulkan bahwa penilaian kualitas aset produktif yang tepat dan pembentukan PPAP yang memadai sangat penting untuk memperkuat manajemen risiko, menjaga kecukupan modal, dan memastikan keberlanjutan operasional perbankan syariah.