Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Upaya Penerapan Metode Kontekstual Berbasis Masalah Untuk Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Pada Materi Menulis Puisi Siswa Kelas XI IPS 1 SMA Islam Serambi Mekkah Mulita Dewi
Almufi Journal of Measurement, Assessment, and Evaluation Education Vol 1 No 2: Desember (2021)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (724.368 KB)

Abstract

Tujuan penelitian tindakan kelas ini untuk meningkatkan hasil belajar, aktivitas siswa kelas XI IPS SMA Islam Serambi Mekkah Tahun Ajaran 2020/2021. Penelitian kelas ini berjudul ”Penggunaan model Kontekstual Berbasis Masalah untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas XI IPS pada materi Menulis Puisi di SMA Islam Serambi Mekkah ” yang dilakukan pada Tahun Ajaran 2020/2021pada semester ganjil. Penelitian ini dilaksanakan selama 3 bulan, dari bulan awal bulan Januari 2020 sampai dengan akhir bulan Maret 2020. Sumber data berasal dari siswa kelas XI IPS pada semester genap tahun 2020 yang melakukan pembelajaran dengan Metode Kontekstual Berbasis Masalah. Alat pengumpulan data berupa butir soal test. Pengamatan dilakukan selama kegiatan belajar mengajar berlangsung dengan menandai siswa aktif saat PBM yang sesuai dengan kolom yang tersedia. Validasi data dilakukan dengan memasukkan nilai-nilai tes siswa ke dalam daftar nilai yang telah disiapkan sebelumnya. Analisis data menggunakan analisis data deskriptif persentase. Prosedur penelitian terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Hasil penelitian pada siklus I sebesar 68.18%, dengan nilai rata-rata 66.81 sedangkan pada siklus II persentase ketuntasan mencapai 81.81%, dengan nilai rata-rata 80.22 dan siswa yang tuntas dalam memahami materi ini sebanyak 18 siswa dari 22 siswa. Penerapan Metode Kontekstual Berbasis Masalah dalam pembelajaran ekonomi sangat besar manfaatnya bagi guru maupun siswa. Oleh karena itu, hendaknya model ini dapat dijadikan salah satu alternatif dalam meningkatkan motivasi, keaktifan dan hasil belajar siswa. Guru hendaknya mengajar dengan menggunakan metode/model pembelajaran yang bervariasi sehingga membuat siswa lebih bersemangat dan menyenangi materi yang diajarkan.