Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengunaan Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading And Composition (CIRC) dalam Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Siswa Kelas XI Materi Pengaruh Perkembangan Agama Dan Kebudayaan Hindu-Buddha Yushendri Saputra
Almufi Journal of Measurement, Assessment, and Evaluation Education Vol 1 No 2: Desember (2021)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (786.315 KB)

Abstract

Melalui Pengunaan model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) Dapat Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Siswa Kelas XI IPS 2 Materi Pengaruh Perkembangan Agama dan Kebudayaan Hindu-Buddha. Pelajaran Sejarah Pada SMA Negeri 1 Woyla Tahun Pelajaran 2020/2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: Apakah pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar sejarah pada kompetensi dasar materi pengaruh perkembangan agama dan kebudayaan Hindu-Buddha terhadap masyarakat di berbagai daerah di Indonesia pada siswa kelas XI IPS-2 SMA Negeri 1 Woyla tahun ajaran 2020/2021? Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri atas 2 siklus. Subyek penelitian adalah siswa kelas XI IPS-2 SMA Negeri 1 Woyla tahun ajaran 2020/2021 sebanyak 18 siswa. Analisis data menggunakan teknik analisis diskriptif komparatif dengan membandingkan kondisi awal dengan hasil-hasil yang dicapai pada setiap siklus, dan analisis deskriptif kualitatif hasil observasidengan membandingkan hasil observasi dan refleksi pada siklus I dan siklus II. Dengan penerapan pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) pada kompetensi dasar pengaruh perkembangan agama dan kebudayaan Hindu-Buddha terhadap masyarakat di berbagai daerah di Indonesia pada siswa kelas XI IPS-2 SMA Negeri 1 Woyla tahun ajaran 2020/2021. Peningkatan nilai rata- rata yaitu 40,35 pada kondisi awal menjadi 60,67 pada siklus I dan menjadi 70,86 pada siklus II. Nilai rata-rata siklus I meningkat 42,29% dari kondisi awal, nilai rata-rata siklus II meningkat 14,84% dari siklus I. Sedangkan ketuntasan belajar pada siklus I ada peningkatan sebesar 57,89% dari kondisi awal, pada siklus II ketuntasan belajar 88,89% dari siklus I. Peningkatan nilai rata-rata kelas secara keseluruhan sebesar 58,59%.