Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PANDANGAN ISLAM TENTANG PENETAPAN UPAH MINIMUM REGIONAL (UMR) Budi Solihin
Al - Mujaddid: Jurnal Ilmu-ilmu Agama Vol 1 No 1 (2018): Al - Mujaddid : Jurnal Ilmu-ilmu Agama
Publisher : STAI Sebelas April Sumedang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (605.929 KB)

Abstract

In the labor economy it is an active resource which is one of the smooth factors of production. In Islam, human beings were created to become caliphs who can preserve and utilize this earth well, so that every work done becomes a worship for these humans. But what happened in the modern era like now, especially in Indonesia, is known as the Regional Minimum Wage (UMR) stipulation for workers who are intended for justice in terms of wages, but the fact that there are still labor demonstrations during May Day that feel they have not been treated fairly by government in terms of stipulating wages. The purpose of this study is to analyze how the views of Islam in the determination of the UMR. The method in this study uses qualitative analysis with data collection techniques through literature studies and interviews with several workers. It turns out that in Islamic wage setting has been around since the days of classical economic thinkers, it's just that nowadays in the government UMR determination tends to be pro against employers, it is not easy to make a fair decision on both parties between workers and those who give work, but the facts that occur that's right. So that in Islam it is necessary to pay attention to justice and clear contract agreements between workers and employers so that no party feels deprived.
KONSEP MEKANISME PASAR DAN PERSAINGAN HARGA DALAM ISLAM Budi Solihin
Al - Mujaddid: Jurnal Ilmu-ilmu Agama Vol 1 No 2 (2019): Al - Mujaddid : Jurnal Ilmu-ilmu Agama
Publisher : STAI Sebelas April Sumedang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (782.783 KB)

Abstract

Perekonomian merupakan aspek penting bagi sebuah negara, salah satu penunjang perekonomian negara adalah kesehatan pasar, kemudian kesehatan pasar tersebut tergantung pada mekanisme pasar yang mampu menciptakan harga yang seimbang. Namun hari ini seringkali pasar tidak berjalan sebagaimana mestinya sehingga keseimbangan pasar sulit dicapai, hal tersebut bisa terjadi dari berbagai macam hal, termasuk dalam hal kebijakan pemerintahnya dalam suatu negara ataupun sistem yang dianut oleh suatu negara. Adapun tujuan dalam penulisan penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana konsep mekanisme dan persaingan harga dalam Ekonomi Islam, khususnya menjelaskan mengenai pendapat Ibnu Taimiyah. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan mengumpulkan data melalui studi literatur dari sumber-sumber yang relevan. Dari penelitian tersebut dihasilkan bahwa pada dasarnya dalam Ekonomi Islam seharusnya mekanisme pasar berjalan secara natural sehingga harga yang tercipta pun sesuai dengan yang diharapkan baik oleh penjual ataupun pembeli, adapun jika terjadi permasalahan dalam mekanisme pasar dan persaingan harga, menurut Ibnu Taimiyah pemerintah boleh saja melakukan intervensi hanya untuk mengembalikan kestabilan mekanisme pasar yang pada akhirnya menciptakan kestabilan harga.