Applying social awareness to others in everyday life can be interpreted as humans social beings. People who care with each other, interact with each other, respect for others in terms of differences of opinion, ethnicity, race, language and religion. In the context of learning required a strategy planned by teachers by promoting activity or creativity of learners in learning activities in order to shape the character of social awareness by learning model Problem Based Learning (PBL) using pictures as a medium.This type of research is used in a classroom action research (PTK). The study design refers to the model Kemmis & Mc. Taggart system uses a spiral of self-reflection that starts from the plan (plan), action (act), observation (Observe), reflection (Reflect), and re-planning is the basis for troubleshooting steps.The results show if the activity of the teacher in the learning process of 75% to 93.75%, Activities of students from 77.5% to 80.55%, and the provision of learning outcomes from 63.34% to 100%. Application of Problem Based Learning using media images can raise awareness of social class XI IPS in SMA Negeri 1 1 Alalak, with an indication of the value of the learning outcomes of> 70% above. Increased social awareness of learning needs to be realized in the form of student attitudes in interaction with fellow students, the teachers and staff employees at the school.Keywords: Problem-based learning, media image, social awareness Kesadaran sosial terhadap orang lain dalam kehidupan sehari-hari bisa dimaknai manusia sebagai makhluk sosial, yaitu manusia yang peduli dengan sesama, saling berinteraksi, menghargai orang lain dalam hal perbedaan pendapat, suku, ras, bahasa dan agama. Dalam konteks pembelajaran dituntut suatu strategi yang direncanakan oleh guru dengan mengedepankan keaktifan atau kreativitas peserta didik dalam kegiatan belajar mengajar untuk bisa membentuk karakter kesadaran sosial dengan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) menggunakan gambar sebagai media.Jenis penelitian yang digunakan dalam Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Desain penelitian mengacu pada model Kemmis & Mc. Taggart yang menggunakan sistem spiral refleksi diri yang dimulai dari rencana (plan), tindakan (act), pengamatan (observe), refleksi (reflect), dan perencanaan kembali yang merupakan dasar untuk langkah pemecahan masalah.Hasil penelitian menunjukkan jika aktivitas guru dalam proses pembelajaran dari 75% menjadi 93,75%, Aktivitas siswa dari 77,5% menjadi 80,55%, dan ketentuan hasil belajar dari 63,34% menjadi 100%. Penerapan Problem Based Learning menggunakan media gambar dapat meningkatkan kesadaran sosial siswa kelas XI IPS 1 di SMA Negeri 1 Alalak, dengan indikasi nilai hasil belajar > 70% di atas KKM. Peningkatan kesadaran sosial dalam pembelajaran perlu diwujudkan dalam bentuk sikap siswa dalam berinteraksi dengan sesama siswa, dewan guru serta staf karyawan di sekolah.Kata Kunci : Problem based learning, media gambar, kesadaran sosial