Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TINGKAT KESIAPAN GEDUNG CAGAR BUDAYA FILATELY DALAM MENGHADAPI BAHAYA KEBAKARAN Keti Andayani; Lukman Subangi
Akselerasi Vol 2, No 1 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v2i1.2049

Abstract

Cagar Budaya adalah warisan budaya bersifat kebendaan berupa Benda Cagar Budaya, Bangunan Cagar Budaya, Struktur Cagar Budaya, Situs Cagar Budaya, dan Kawasan Cagar Budaya di darat dan/atau di air yang perlu dilestarikan keberadaannya karena memiliki nilai penting bagi sejarah, ilmu pengetahuan, pendidikan, agama, dan/atau kebudayaan melalui proses penetapan. Bangunan Cagar Budaya merupakan saksi perkembangan kota dan sebagai bukti sejarah. Perlindungan terhadap Bangunan ataupun Pengguna perlu dijaga atas keamanan dan keselamatan dalam penggunaan, pemakaian, dan pemanfaatan barang dan/jasa. Kebakaran bangunan gedung merupakan permasalahan yang muncul dalam sebuah kota besar yang padat, sehingga faktor keselamatan menjadi hal sangat penting. Oleh karena itu persyaratan teknis bangunan gedung dalam menghadapi kebakaran sangat diperlukan sebagai keandalan bangunan, selain untuk memberikan waktu evakuasi dan kedatangan mobil pemadam kebakaran tidak terkecuali pada Bangunan Cagar Budaya. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi kesiapan Gedung Cagar Budaya Filately dalam menghadapi bahaya kebakaran. Penelitian ini menggunakan deskriptif dengan metode observasional, dimana alat ukur penelitian berupa parameter penilaian keandalan proteksi kebakaran dari Literatur Pemeriksaan Keselamatan Kebakaran Gedung. Analisis penilaian dalam bentuk persentase total dari penjumlahan persentasi komponen keandalan proteksi kebakaran yang dimiliki. Hasil penelitian menunjukan kondisi keandalan Gedung Cagar Budaya Filately dalam menghadapi bahaya kebakaran dalam tingkatan kurang, tidak sesuai sama sekali atau berada pada tingkat keamanan kebakaran yang berbahaya. Dalam meningkatkan kesiapan diperlukan Perbaikan dan penambahan khususnya alat proteksi aktif. Kata Kunci : cagar budaya, kebakaran, keandalan, kesiapan, proteksi kebakaran.
Tingkat Hotel Bintang 5 Di Kota Bandung Dalam Menghadapi Bahaya Kebakaran Lukman Subangi; Ketty Andayani; Ryan Gilang Wicaksono
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 1 (2022): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 1 - Juli 2022
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hotel is a public facility where one of the elements that determine the image of the tourism product. Fire building is a problem that arises in a large city that is dense, so that the safety factor becomes very important. Therefore, the technical requirements of the building in the face of fire is very necessary as the reliability of the building, in addition to providing evacuation time and the arrival of the fire truck. This study aims to identify the readiness of building hotels in the face of a fire hazard. This study used a descriptive observational method, in which the research is a parameter measuring instrument reliability assessment of the fire protection of the three literature. Reliability assessment of fire protection can know the percentage of the total value of the sum of the percentage of component reliability owned fire protection. The results showed the condition of the reliability of buildings in the city of Bandung in less degree, do not fit at all or is at a dangerous level of fire safety. In improving the readiness of needed improvement, both on the part of building owners, building users, and government to reduce the risk of fire hazards. Keywords: Hotel, Fire, Reability, Readiness, Fire Protection