Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Integritas Akademik pada Mahasiswa Kesehatan di Perguruan Tinggi Swasta Embun Nadya; Mastina Mastina
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 10 No 2 (2020): April 2020
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v10i2.725

Abstract

Background: principles embedded in academic integrity must be obeyed by students. However, in the field there are still many students who commit fraud or dishonesty in the academic environment. Globally there is also academic dishonesty committed by prospective teachers, students and others. students who tend to do dishonesty in the academic field will tend to do dishonesty in the world of work. Objective: to understand and describe academic integrity in students. Subject: 12 students. Method: descriptive-qualitative phenomenology approach, data collection using semi-structured interviews. Results: the research shows that students strongly uphold academic integrity values, with various understandings they express that integrity is a form of student responsibility and informants also explain the problems of academic integrity that are often encountered, many of students still commit academic cheating and the most often is breaking a norm of honesty, many of the students are still cheating on exams, doing plagiarism and so on. Conclusion: by instilling the value of self-integrity in the academic environment, students are able to become good personal and mature for the future and become professional in their fields.
ASUHAN KEBIDANAN HOLISTIK PADA MASA NIFAS DALAM MENINGKATKAN PEMULIHAN IBU Evi Kritina; Mastina Mastina; Fika Lestari; Yen Risa Sanputri
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 17, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v17i1.30858

Abstract

Masa nifas merupakan periode penting dalam proses pemulihan kesehatan ibu setelah persalinan. Pada fase ini, ibu tidak hanya mengalami perubahan fisik seperti involusi uterus, nyeri perineum, dan adaptasi laktasi, tetapi juga perubahan psikologis dan sosial yang saling berkaitan. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan asuhan kebidanan yang mampu memenuhi kebutuhan ibu secara menyeluruh melalui konsep holistic. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran asuhan kebidanan holistik dalam mendukung pemulihan ibu pada masa nifas berdasarkan literatur terbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan literature review dengan penelusuran artikel melalui database PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar menggunakan kata kunci terkait masa nifas, asuhan kebidanan, pemulihan ibu, laktasi, dan involusi uterus. Proses seleksi artikel dilakukan secara bertahap dengan mengacu pada PRISMA untuk meningkatkan transparansi, meliputi tahap identifikasi, penyaringan, dan penentuan kelayakan artikel. Kriteria inklusi mencakup artikel full-text berbahasa Inggris atau Indonesia yang dipublikasikan pada tahun 2021–2026. Sebanyak 10 artikel dianalisis secara deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa asuhan kebidanan holistik berperan dalam mendukung pemulihan fisik ibu, antara lain melalui percepatan involusi uterus, penurunan nyeri postpartum dengan intervensi nonfarmakologis, serta peningkatan keberhasilan menyusui. Selain itu, pendekatan ini juga memberikan dampak positif terhadap kondisi psikologis ibu melalui dukungan emosional dan keberlanjutan asuhan (continuity of care), serta memperkuat aspek sosial melalui keterlibatan keluarga dan akses layanan kesehatan. Integrasi ketiga aspek tersebut menunjukkan hasil pemulihan yang lebih optimal dibandingkan dengan pendekatan yang parsial. Asuhan kebidanan holistik berkontribusi dalam meningkatkan pemulihan ibu pada masa nifas secara menyeluruh. Penerapan pendekatan ini dalam praktik kebidanan dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan serta kesejahteraan ibu.
PELATIHAN PIJAT BAYI BAGI IBU SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KESEHATAN DAN KENYAMANAN BAYI Eva Nurseptiana; Purnama Sari Cane; Fika Lestari; Mastina Mastina
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pijat bayi merupakan salah satu bentuk stimulasi yang dapat memberikan manfaat bagi kesehatan, kenyamanan, serta pertumbuhan dan perkembangan bayi. Namun, masih banyak ibu yang belum memahami teknik pijat bayi yang benar sehingga diperlukan kegiatan edukasi dan pelatihan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam melakukan pijat bayi secara tepat, aman, dan mandiri. Kegiatan dilaksanakan melalui metode penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, dan sesi diskusi. Sasaran kegiatan adalah ibu yang memiliki bayi usia 0–12 bulan. Pengabdian masyarakat dilakukan pada bula april 2025. Materi yang diberikan meliputi manfaat pijat bayi, waktu yang tepat untuk melakukan pijat, kontraindikasi, persiapan sebelum pijat, serta teknik pijat bayi sesuai prosedur. Evaluasi dilakukan melalui observasi keterampilan peserta sebelum dan sesudah pelatihan serta tanya jawab untuk menilai pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu setelah mengikuti pelatihan. Peserta mampu menjelaskan manfaat pijat bayi, memahami tahapan pelaksanaan pijat, serta mempraktikkan teknik pijat bayi dengan urutan dan gerakan yang benar. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi selama pelaksanaan kegiatan dan menyatakan lebih percaya diri untuk melakukan pijat bayi secara mandiri di rumah. Kegiatan pelatihan pijat bayi terbukti memberikan manfaat dalam meningkatkan kemampuan ibu melakukan pijat bayi secara aman dan benar. Pelaksanaan kegiatan serupa secara berkelanjutan diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas perawatan bayi, mempererat ikatan antara ibu dan bayi, serta berkontribusi terhadap kesehatan, kenyamanan, dan tumbuh kembang bayi secara optimal. Kata kunci: pelatihan, pijat bayi, ibu, kesehatan bayi, kenyamanan bayi, pengabdian kepada masyarakat.
PELATIHAN PIJAT BAYI BAGI IBU SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KESEHATAN DAN KENYAMANAN BAYI Eva Nurseptiana; Purnama Sari Cane; Fika Lestari; Mastina Mastina
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol. 7 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pijat bayi merupakan salah satu bentuk stimulasi yang dapat memberikan manfaat bagi kesehatan, kenyamanan, serta pertumbuhan dan perkembangan bayi. Namun, masih banyak ibu yang belum memahami teknik pijat bayi yang benar sehingga diperlukan kegiatan edukasi dan pelatihan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam melakukan pijat bayi secara tepat, aman, dan mandiri. Kegiatan dilaksanakan melalui metode penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, dan sesi diskusi. Sasaran kegiatan adalah ibu yang memiliki bayi usia 0–12 bulan. Pengabdian masyarakat dilakukan pada bula april 2025. Materi yang diberikan meliputi manfaat pijat bayi, waktu yang tepat untuk melakukan pijat, kontraindikasi, persiapan sebelum pijat, serta teknik pijat bayi sesuai prosedur. Evaluasi dilakukan melalui observasi keterampilan peserta sebelum dan sesudah pelatihan serta tanya jawab untuk menilai pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu setelah mengikuti pelatihan. Peserta mampu menjelaskan manfaat pijat bayi, memahami tahapan pelaksanaan pijat, serta mempraktikkan teknik pijat bayi dengan urutan dan gerakan yang benar. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi selama pelaksanaan kegiatan dan menyatakan lebih percaya diri untuk melakukan pijat bayi secara mandiri di rumah. Kegiatan pelatihan pijat bayi terbukti memberikan manfaat dalam meningkatkan kemampuan ibu melakukan pijat bayi secara aman dan benar. Pelaksanaan kegiatan serupa secara berkelanjutan diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas perawatan bayi, mempererat ikatan antara ibu dan bayi, serta berkontribusi terhadap kesehatan, kenyamanan, dan tumbuh kembang bayi secara optimal. Kata kunci: pelatihan, pijat bayi, ibu, kesehatan bayi, kenyamanan bayi, pengabdian kepada masyarakat.