Gangguan jiwa merupakan masalah kesehatan yang masih menjadi perhatian pemerintah saat ini karena mengalami peningkatan yang cukup pesat. Tingginya pertumbuhan manusia dan beban hidup menyebabkan seseorang rentan mengalami masalah kesehatan jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang faktor predisposisi dan presipitasi pada orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto. Desain penelitian ini menggunakan penelitian Deskriptif Analitik dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ODGJ yang ada di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto dengan jumlah sampel 52 ODGJ. Hasil penelitian menunjukkan faktor predisposisi terbanyak yang teridentifikasi adalah gangguan jiwa yang dialami sebelumnya, adanya keinginan yang tidak terpenuhi dan adanya konflik dengan keluarga atau teman atau dengan lingkungan. Sedangkan faktor presipitasi terbanyak yang teridentifikasi adalah putus obat, kurangnya motivasi, dan karena masalah ekonomi. Diharapkan adanya kerjasama dari berbagai pihak untuk mengurangi angka kejadian dan mencegah terjadinya kekambuhan gangguan jiwa, Pengenalan masalah kesehatan jiwa hendaknya juga diberikan kepada masyarakat agar dapat masalah kesehatan jiwa dapat tertangani sejak dini.