Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Contending Identity In The Islamic Ritual: the Slametan among Surinamese Javanese Muslims in The Netherlands Khusen, Moh.
Al-Jamiah: Journal of Islamic Studies Vol 43, No 2 (2005)
Publisher : Al-Jamiah Research Centre, Sunan Kalijaga State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ajis.2005.432.283-308

Abstract

Wacana tentang slametan dalam masyarakat Muslim Surinam keturunan Jawa di Belanda sesungguhnya, di satu sisi, merepresentasikan sebuah pertarungan identitas kultural keagamaan di antara mereka dan, di sisi lain, menunjukkan sebuah hubungan yang kompleks antara Islam ‘resmi’ dengan tradisi Jawa. Tulisan ini membuktikan bahwa praktek slametan dalam masyarakat Muslim Surinam keturunan Jawa di Belanda ternyata hampir tidak mengalami perubahan. Perubahan yang ada hanya berkaitan dengan aksesoris upacara sebagai akibat dari penyesuaian terhadap kondisi geografis dan iklim setempat. Hal ini tidak ada artinya dibandingkan dengan antusiasme yang sangat besar --khususnya bagi kelompok masyarakat Muslim Kejawen untuk melestarikan semua warisan budaya dari pendahulu mereka yang adalah orang Jawa. Tulisan ini pada akhirnya menunjukkan adanya pertarungan identitas antara kelompok Muslim Kejawen yang bangga dengan “agama jawa”-nya dan kelompok moderat dan reformis yang ingin menjadi Muslim yang sebenarnya.
STUDI KOMPATIBILITAS TEORI TRUST DAN EFEKTIFITAS PADA LEMBAGA NON PROVIT BIDANG ADVOKASI HUKUM; STUDI KASUS PADA LKBHI UIN SALATIGA Farkhani, F; Khusen, Moh.
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Equality before the law (kesamaan hak di depan hukum) meliputi pula kesamaan hak bagi setiap warga negara untuk mendapatkan layanan hukum yang baik pada seluruh pranata hukum yang ada. Untuk kepentingan ini negara menghadirkan UU No. 16 Tahun 2011 tentang Bantuan Hukum agar warga negara yang kurang mampu untuk mendapatkan bantuan hukum cuma-cuma dan lembaga bantuan hukum menjadi leading sector untuk menjamin hak tersebut. Teori trust (kepercayaan) dan efektifitas lebih identik pada usaha yang memberi umpan balik profit pada pelaku usaha baik personal maupun institusi. Pada penelitian ini, dua teori tersebut apakah bisa diterapkan pada lembaga yang sama sekali tidak mengharapkan provit bahkan terlarang untuk mendapatkannya, yaitu lembaga bantuan hukum. Penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan analisis kualitatif berpendekatan kasus (case studi). Subyek penelitiannya adalah Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum Islam (LKBHI) UIN Salatiga. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada unsur-unsur tertentu dalam teori turst dan efektifitas yang tidak kompatibel tetapi unsur-unsur yang lain sangat bermanfaat dalam layanan prima terhadap klien Sebabnya adalah lembaga bantuan tidak berharap klien mendapatkan problem hukum dan klien puntidak berharap tersandung kasus hukum lagi. Adapun unsur lainnya dapat dipergunakan dalam terwujudnya pelayanan prima.