Lira Mufti Azzahri Isnaeni
S1 Kesehatan Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN INTENSITAS KEBISINGAN DENGAN KEJADIAN KELUHAN KELELAHAN SUBJEKTIF PADA PEKERJA BAGIAN PRODUKSI DI PKS Lira Mufti Azzahri Isnaeni; Etri Gustrianda
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 5 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v5i1.1640

Abstract

Penggunaan mesin berteknologi tinggi dalam proses produksi akan mengakibatkan timbulnya risiko penyakit akibat kerja maupun kecelakaan kerja. Kecelakaan kerja dapat saja dipngaruhi oleh lingkungan kerja yang tidak sesuai standar diantaranya disebabkan oleh faktor intensitas kebisingan yang akan mengakibatkan timbulnya risiko kelelahan kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan Intensitas kebisingan dengan kejadian keluhan kelelahan kerja pada pekerja bagian produksi di PKS PT.JS. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif analitik dengan desain cross sectional study. Sampel dalam penelitian ini adalah semua pekerja pada bagian produksi PKS PT. JS sebanyak 59 responden. Variabel dalam penelitian ini adalah intensitas kebisingan, dan keluhan kelelahan kerja subjektif. Analisis data yang digunakan mencakup analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian didapatkan bahwa dari 59 responden sebanyak 40 orang (67,8%) mengalami Intensitas kebisingan yang tidak standar, 40 orang (67,8%) mengalami beban kerja yang berat, dan sebanyak 41 orang (69,5%) mengalami kelelahan kerja yang tinggi dan dari hasil uji statistik menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara faktor Intensitas kebisingan dengan keluhan kelelahan kerja yaitu dengan (p value = 0,001), Untuk mencegah kelelahan kerja, PT. JS hendaknya melakukan pengukuran dan pengendalian lingkungan kerja khususnya bagian produksi agar risiko kecelakaan yang disebabkan kelelahan kerja dapat diantisipasi.
HUBUNGAN KEBIASAAN MEROKOK DENGAN GANGGUAN PERNAPASAN PADA PENGRAJIN MEBEL KAYU Lira Mufti Azzahri Isnaeni
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.23108

Abstract

Pekerja di industri mebel kayu menjadi salah satu populasi yang berisiko tinggi mengalami gangguan pernapasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kebiasaan merokok dengan gangguan pernapasan pada pengrajin mebel kayu di Kecamatan Bangkinang Kota tahun 2023. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional dengan populasi yaitu sebanyak 98 orang pengrajin mebel kayu di Kecamatan Bangkinang Kota. Sampel penelitian ini adalah 98 orang. Analisa data yang digunakan pada penelitian ini yaitu analisa univariat dan analisa bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian pada analisa univariat didapatkan bahwa sebagian besar kebiasaan merokok pada pengrajin mebel kayu berada pada ya merokok sebanyak 55 orang (56.1%) dan sebagian besar gangguan pernapasan pada pengrajin mebel kayu berada pada gangguan pernapasan sebanyak 58 orang (59.2%). Sedangkan pada analisa bivariat didapatkan hasil bahwa ada hubungan masa kerja dengan gangguan pernapasan pada pengrajin mebel kayu di Kecamatan Bangkinang Kota tahun 2023. Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan kebiasaan merokok dengan gangguan pernapasan pada pengrajin mebel kayu di Kecamatan Bangkinang Kota tahun 2023. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan suatu masukan teori dan menambah hasil informasi ilmiah yang berhubungan  dengan  gangguan  pernapasan  terutama  pada  pengrajin  mebel  kayu  di  Kecamatan Bangkinang Kota.