Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Texere

PENERAPAN EMBELLISMENTS DARI LIMBAH KAIN DENGAN TEKNIK LASER CUTTING PADA EVENING GOWN Kuswinarti Kuswinarti; Siti Rohmah; Mika Yudika Putri Lumbantoruan
Texere Vol 20, No 2 (2022): Texere Volume 20 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : Politeknik STTT Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53298/texere.v20i2.04

Abstract

Meningkatnya permintaan masyarakat terhadap pakaian dapat  memberikan dampak buruk bagi lingkungan karena dapat menyebabkan produksi pakaian jadi dilakukan dalam skala besar sehingga limbah garmen yang dihasilkan juga semakin besar. Salah satu upaya untuk mengurangi limbah garmen adalah dengan mengolah limbah kain sebagai material utama dalam pembuatan hiasan busana wanita atau embellishment.  Teknik yang dapat digunakan  adalah teknik pemotongan menggunakan mesin laser cutting. Metodologi penelitian yang digunakan adalah studi pustaka dan pembuatan produk. Hasil  produk dari penelitian ini berupa  evening gown yang  memanfaatkan limbah kain sebagai embellisment. Pada  evening gown yang dibuat diterapkan embellisment corsage pada bagian pinggang dan lingkar leher dengan tujuan agar busana tampak elegan dan mewah sebagai busana yang dikenakan pada kesempatan pesta di malam hari. Komposisi  serat material utama embellisment adalah 100 % poliester. Pengaturan speed dan power pada mesin laser cutting berpengaruh terhadap hasil potongan embellisment. Produk yang dibuat akan ditentukan harga jualnya sesuai dengan perhitungan harga jual dari harga pokok produksi (HPP) ditambah dengan laba yang diharapkan
PEMBUATAN BAJU KERJA UNTUK IBU MENYUSUI MENGGUNAKAN KAIN IMEGO DENGAN FINISHING RUCO GUARD USR 6 Muhammad Fuchri; Kuswinarti Kuswinarti; Tomi Tomi; Tiara Pratiwi
Texere Vol 21, No 1 (2023): Texere Volume 21 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Politeknik STTT Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53298/texere.v21i1.05

Abstract

Pakaian untuk ibu menyusui memiliki banyak desain dan bentuk pada akses menyusui, namun ada saja kekurangan yang ditemukan dalam penggunaannya. Dalam hal ini kekurangan yang terjadi pada pakaian ibu menyusui bagi ibu bekerja adalah ASI yang rembes yang diakibatkan oleh ASI tidak diberikan pada bayi saat waktunya karena waktu kerja yang tidak memungkinkan. ASI yang rembes dapat menyebabkan noda yang tampak pada kain terlebih pada kain yang memiliki warna cerah dan menimbulkan ketidaknyamanan karena bekas noda tersebut akan terlihat. Untuk mengatasi hal tersebut, dibuat inovasi untuk membantu kebutuhan ibu bekerja dalam berpakaian yaitu dengan membuat pakaian kerja dengan akses menyusui yang menggunakan kain Imego dengan finishing Ruco Guard USR6 yang mampu menahan rembesan ASI, karena komposisi Air susu Ibu (ASI) terdiri dari air, protein, karbohidrat, lemak, vitamin, mineral, zat antibodi, dan enzim maka kain yang digunakan untuk menahan rembesan ASI harus mampu menahan zat-zat tersebut untuk tidak masuk ke dalam permukaan kain.  Hasil dari pembuatan prototipe baju kerja untuk Ibu menyusui dengan kain Imego dengan finishing RUCO GUARD USR6 ini adalah sebuah produk baju kerja dengan desain yang dibuat untuk wanita berhijab berupa gamis atau dress panjang yang disesuaikan dengan kebutuhan Ibu menyusui dalam melakukan aktivitas pekerjaannya.  
PERANCANGAN BUSANA READY-TO-WEAR DENGAN INSPIRASI ARSITEKTUR SUKIYA-ZUKURI MENGGUNAKAN TEKNIK INTERLOCKING MODULAR Kuswinarti, Kuswinarti; Rohmah, Siti; Elriska, Ripelian
Texere Vol 22, No 2 (2024): Texere Volume 22 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Politeknik STTT Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53298/texere.v22i2.03

Abstract

Pembuatan busana ready-to-wear dengan inspirasi dari gaya arsitektur sukiya-zukuri dapat diterapkan dengan menggunakan teknik interlocking modular. Teknik interlocking modular merupakan teknik penggabungan modul-modul kecil dengan melakukan pengulangan tanpa perekatan ataupun penjahitan. Teknik ini memiliki keunikan pada proses penggabungan modul-modul melalui mekanisme kuncian. Teknik interlocking modular menjadi salah satu teknik alternatif yang dapat digunakan pada bidang fesyen sehingga menampilkan desain permukaan dan kenampakan yang berbeda pada busana. Metodologi penelitian yang digunakan adalah studi pustaka, observasi, eksploratif dan pembuatan produk.  Hasil  produk dari penelitian ini berupa busana ready-to-wear yang terinspirasi arsitektur sukiya-zukuri dengan teknik interlocking modular untuk mendapatkan kenampakan yang berbeda melalui efek kuncian pada modul sehingga meningkatkan nilai estetika busana saat digunakan pada kegiatan sehari-hari ataupun menghadiri acara dengan tema khusus lainnya. Jenis kain yang digunakan pada reka bahan interlocking modular mempengaruhi kekuatan sambungan interlock pada modul. Jenis kain yang sesuai untuk reka bahan interlocking modular adalah kain dengan serat poliester–kapas yang memiliki kontruksi kain tenun anyaman polos dan penyempurnaan sueding dengan nama dagang kain suede.