Penelitian ini dilatar belakangi oleh model pembelajaran yang monoton di mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam, siswa kurang aktif dalam kegiatan pembalajaran sehingga membuat hasil belajar siswa masih rendah atau belum mencapai KKM yang ditetapkan. Adapun yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini adalah:“Apakah Penerapan Model Pembelajaran Inside Outside Circle Dapat Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VII Pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Di MTs Yapenbaya Kecamatan Katibung Lampung Selatan”? Penerapan metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian dilakukan dengan 2 siklus, siklus pertama 2 kali pertemuan siklus kedua 1 kali pertemuan. setiap siklusnya terdapat 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas VII B MTs Yapenbaya berjumlah 26 siswa Berdasarkan analisis, hasil tes dan observasi yang sudah dilakukan peneliti diperoleh kesimpulan bahwa terdapat peningkatan kegiatan belajar dan aktivitas siswa sehingga hasil belajar siswa meningkat pada setiap siklusnya. Hasil nilai ratarata pada pra siklus 65,42 dengan persentase ketuntasan 27%. Pada siklus I nilai rata-rata menjadi 70,38 dengan persentase ketuntasan 62%. Pada siklus II meningkat lagi dengan nilai rata-rata siswa 73,03 dengan persentase ketuntasan 85%. maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Inside Outside Circel dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII dalam mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di MTs Yapenbaya Kecamatan Katibung Lampung Selatan.