Yusni Hervy Yusuf
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sabang Banda Aceh

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH IKLIM ORGANISASI DAN KEDEWASAAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA KOTA BANDA ACEH Yusni Hervy Yusuf
JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi) Vol. 3 No. 2 (2017): JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi)
Publisher : Sekretariat Pusat Lembaga Komunitas Informasi Teknologi Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jemsi.v3i2.297

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh iklim organisasi dan kedewasaan terhadap kinerja pegawai Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banda Aceh. Responder penelitian sebanyak 39 orang pegawai instansi tersebut yang diambil dengan metode sensus. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan peralatan statistik regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklim organisasi dan kedewasaan berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai DinasKebudayaan dan Pariwisata Kota Banda Aceh. Variabel kedewasaan memiliki pengaruh yang lebih dominan bila dibandingkan dengan iklim organisasi. Hubungan antara iklim organisasi dan kedewasaan dengan kinerja pegawai termasuk katagori erat. Hasil pengujian statistik menunjukkan baik secara simultan maupun secara parsial iklim organisasi dan kedewasaan berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai, sehingga hipotesis Ha diterima dan sebaliknya hipotesis Ho ditolak. Berdasarkan temuan penelitian dapat disimpulkan bahwa baik buruknya kinerja pegawai Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banda Aceh dipengaruhi secara nyata oleh iklim organisasi dan kedewasaan. Karena itu, sebaiknya kepala instansi tersebut selalu memelihara iklim organisasi yang baik dan mengembangkan rasa Balingmenghargai diantara sesama pegawai sehingga dapat meningkatkan "kedewasaan" pegawai dalam lingkungan kerja mereka.
PENGARUH KEPEMIMPINAN, KOMPETENSI DAN KOMPENSASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR DINAS KOMUNIKASI, INFORMATIKA DAN PERSANDIAN ACEH Yusni Hervy Yusuf; Nuraini Nuraini
JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi) Vol. 4 No. 2 (2018): JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi)
Publisher : Sekretariat Pusat Lembaga Komunitas Informasi Teknologi Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jemsi.v4i2.307

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahuipengaruh kepemimpinan, kompetensi dan kompensasi terhadap kinerja pegawai pada kantor Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Aceh. Populasi dalam penelitian ini adalah para pegawai pada kantor Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Aceh dengan jumlah 118 orangpegawai., maka penarikan sampel dalam penelitian ini mengunakan rumus slovin yang berjumlah 54 responden. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian secara simultan kepemimpinan, kompetensi dan kompensasi berpengaruh signifika terhadap kinerja pegawai, karena nilai Fhitung sebesar 35,509 lebih besar dari Ftabel sebesar 2,389. Secara parsial kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, karena hasil nilai thitung sebesar 2,635 lebih besar dari ttabel sebesar 2,005. Secara parsial kompetensi berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, karena hasil nilai thitung sebesar 9,584 lebih besar dari ttabel sebesar 2,005. Secara parsial kompensasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, karena hasil nilai thitung sebesar 2,690 lebih besar dari ttabel sebesar 2,005.Nilai koefisien korelasi (R) menunjukkan nilai sebesar 0,825 yang menandakan bahwa hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen adalah positif karena memiliki nila R > 0,5. Adapun nilai R2 sebesar 0,681 menunjukkan bahwa hanya sebesar 68,1 % variasi variabel dependen (kinerja pegawai) yang dapat dijelaskan oleh variasi variabel independen (kepemimpinan, kompetensi dan kompensasi) dalam penelitian ini. Sedangkan sisanya yang sebesar 31,9 % dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan ke dalam penelitian yang mungkin dapat mempengaruhi kinerja pegawai.
PENGARUH KEPEMIMPINAN, DISIPLIN KERJA DAN KOMUNIKASI TERHADAP MOTIVASI KERJA PADA KANTOR DINAS PEKERJAAN UMUM PENGAIRAN PROVINSI ACEH Yusni Hervy Yusuf; Badaruddin Badaruddin; Tjut Tika Fhonna
JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi) Vol. 5 No. 1 (2019): JEMSI (JURNAL EKONOMI, MANAJEMEN, DAN AKUNTANSI)
Publisher : Sekretariat Pusat Lembaga Komunitas Informasi Teknologi Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jemsi.v5i1.313

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan, disiplin kerja dan komunikasi terhadap motivasi kerja pada kantor Dinas Pekerjaan Umum Pengairan Provinsi Aceh. Populasi dalam penelitian ini adalah para pegawai pada kantor Dinas Pengairan Provinsi Aceh dengan jumlah responden 118 orang pegawai, penarikan sampel dalam penelitian ini mengunakan rumus Slovin yang berjumlah 54 responden. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian secara simultan variabel kepemimpinan, disiplin kerja dan komunikasi berpengaruh signifikan terhadap motivasi kerja, karena nilai F hitung sebesar 35,509 lebih besar dari F tabel sebesar 2,389. Secara parsial variabel kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap motivasi kerja, karena nilai thitung sebesar 2,635 lebih besar dari ttabel sebesar 2,005. Secara parsial variable disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap motivasi kerja, karena nilai thitung sebesar 9,584 lebih besar dari ttabel sebesar 2,005. Secara parsial variabel komunikasi berpengaruh signifikan terhadap motivasi kerja, karena nilai thitung sebesar 2,690 lebih besar dari ttabel sebesar 2,005. Nilai koefisien korelasi (R) menunjukkan nilai sebesar 0,825 yang menandakan bahwa hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen adalah positif karena memiliki nila R > 0,5. Adapun nilai R2 sebesar 0,681 menunjukkan bahwa hanya sebesar 68,1 % variasi variabel dependen (motivasi kerja) yang dapat dijelaskan oleh variasi variabel independen (kepemimpinan, disiplin kerja dan komunikasi) dalam penelitian ini. Sedangkan sisanya yang sebesar 31,9 % dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan ke dalam penelitian yang mungkin dapat mempengaruhi motivasi kerja.