This Author published in this journals
All Journal Dinamis
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

KAJIAN STUDI PENGARUH PENGGUNAAN BLOWER ELEKTRIK TERHADAP PERFORMANSI MESIN OTTO EFI KAPASITAS 125 CC DENGAN BAKAR CAMPURAN PREMIUM - ETANOL Sido A. Lumbantoruan; A. Halim Nasution; Farida Ariani; Zulkifli L; Syahril Gultom; Andianto P.; Pramio G. Sembiring; Indra
DINAMIS Vol. 4 No. 2 (2016): Dinamis
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (957.207 KB) | DOI: 10.32734/dinamis.v4i2.7064

Abstract

Ketergantungan masyarakat terhadap bahan bakar minyak sangat tinggi. Pemanfaatan energi alternatif sebagai campuran bahan bakar merupakan hal yang tepat untuk menghemat penggunaan minyak. Krisis energi ini menyebabkan manusia harus beralih untuk lebih mengintensifkan penelitian dan penggunaan energi yang tidak terbarukan ke energi yang terbarukan dan juga berbagai macam peningkatan efisiensi untuk motor bakar, salah satunya dengan menambahkan alat seperti penggunaan turbocharger dan supercharger guna meningkatkan efisiensi motor bakar tersebut. Untuk itu perlu dilakukan pengujian terhadap performansi mesin supaya mengetahui dampak dari penggunaan alat ini. Pengujian ini menggunakan bahan bakar premium yang dicampur dengan etanol dengan perbandingan campuran 90% premium dan 10 % etanol dengan menggunakan blower elektrik sebagai pengganti supercharger pada mesin honda supra x125 EFI. Dari penelitian ini diketahui bahwa pengaruh pengunaan blower elektrik sebagai pengganti supercharger yang digunakan pada mesin otto honda supra-X 125 EFI dengan bahan bakar campuran 90% premium dan 10% etanol dapat meningkatkan performansi mesin sebesar 12,48 %.
KARAKTERISTIK HASIL PENGELASAN OXI ACETILENE WELDING PADA ALUMINIUM MAGNESIUM DENGAN VARIASI SUDUT KAMPUH V 45O DAN 55O TERHADAP KEKUATAN TARIK DAN KETANGGUHAN Zimmi S. Manullang; M. Sabri; Indra; Pramio G. Sembiring
DINAMIS Vol. 5 No. 4 (2017): Dinamis
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1002.195 KB) | DOI: 10.32734/dinamis.v5i4.7109

Abstract

Pengelasan banyak digunakan didalam aplikasi bidang teknik yang mensyaratkan sifat dan karakteristik yang memadai seperti ketangguhan dan foto mikro. Sifat mekanis yang disyaratkan untuk aplikasi bidang teknik sangatlah penting sehingga diperlukan penelitian mengenai karakteristik dan sifat hasil pengelasan terhadap aluminium+magnesium. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan nilai ketangguhan sambungan las pada material aluminium magnesium serta karakterisitik hasil pengelasan dengan variasi sudut kampuh v 45o dan 55o. Pada penelitian ini dilakukan variasi sudut kampuh v tunggal yaitu 45o & 55o kemudian dilakukan uji ketangguhan, kekerasan, tarik dan foto mikro. Pada uji ketangguhan didapat nilai energi pada kampuh v 45o sebesar 25,23 Joule dan pada kampuh v 55o didapat nilai energi 39,43 Joule, pada uji tarik tegangan rata-rata kampuh 45o 113Mpa dan pada kampuh v 55o 112Mpa.pada foto mikro terlihat hasil pengelasan pada variasi kampuh v 45o & 55o terjadi perubahan bentuk tidak terlalu signifikan, disitu terlihat ada berwarna hitam yaitu magnesium serta berwarna putih keperakan yaitu aluminium sedangkan bulatan-bulatan kecil pada bagian aluminium+magnesium adalah porositas atau cacat las. Variasi kampuh v yang lebih besar maka akan menghasilkan ketangguhan yang lebih baik, sedangkan perpatahannya adalah patah liat. Dari hasil uji kekerasan didapat nilai rata-rata pada kampuh 45o nilai diameter indentor 2,78 mm, pada BHN diperoleh 83,67 , pada kampuh 55o nila diameter indentor v 2,57 mm dan nilai BHN 95,07.
STUDI EKSPERIMENTAL PENGARUH SEKAT PADA TUTUP DAPUR PELEBURAN CRUCIBLE NON FERROUS METAL TERHADAP TEMPERATUR RUANG BAKAR KAPASITAS 3 KG BERBAHAN BAKAR LPG Chandro H. Butarbutar; Mahadi; Indra; Syahrul Abda
DINAMIS Vol. 7 No. 1 (2019): Dinamis
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (933.104 KB) | DOI: 10.32734/dinamis.v7i1.7148

Abstract

Industri pengecoran sangat dibutuhkan dalam pengembangan suatu produk,baik permesinan maupun produk rumah tangga.Dapur peleburan logam merupakan suatu alat yang penting dalam menghasilkan suatu produk.Beberapa dapur peleburan telah dikembangkan oleh para peneliti sebelumnya.Dalam penelitian ini dilakukan perancangan dapur peleburan crucible nonferrous metal kapasitas 3 kg berbahan bakar gas LPG dengan penambahan sekat pada tutup.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan sekat pada tutup terhadap kalor yang dibutuhkan untuk meleburkan logam nonferrous metal dan konsumsi bahan bakar yang digunakan.Metode penelitian adalah perancangan ,pembuatan dan pengujian.Pengujian dilakukan dengan cara meleburkan 1 kg aluminium didapur lebur tanpa dan memakai sekat dengan menggunakan bahan bakar LPG yang dibantu udara dari blower dan dilakukan dilaboratorium Foundry Teknik Mesin USU.Hasil penelitian adalah kalor yang diserap pada dapur peleburan memakai sekat penutup sebesar 20.051,608 kj dengan laju kalor yang terbuang sebesar 3.735,929 kj/jam dan banyaknya bahan bakar yang dihabiskan 0,42 kg dengan waktu peleburan 18 menit.Dan untuk dapur peleburan yang tidak memakai sekat kalor yang diserap sebesar 31.912,738 kj dengan laju kalor yang terbuang sebesar 6.624,29 kj/jam dan banyaknya bahan bakar yang dihabiskan 0,68 kgdengan waktu peleburan 25 menit.
PENGARUH SiC TERHADAP SIFAT MEKANIK DAN MIKROSTRUKTUR PADA ALUMINIUM A356 MENGGUNAKAN PENGECORAN METODE COOLING SLOPE Diki Ari Sandi; Tugiman; Indra; M. Sabri; Syahrul Abda; Mahadi
DINAMIS Vol. 7 No. 1 (2019): Dinamis
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1126.083 KB) | DOI: 10.32734/dinamis.v7i1.7169

Abstract

Aluminium matrix composite memiliki sifat mekanis yang baik dibandingkan dengan paduan aluminium tanpa penguat. Jenis aluminium yang digunakan A356 yang banyak dipergunakan pada bidang teknik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sudut kemiringan yang dilakukan pada saat pengecoran logam terhadap sifat mekanis kekerasan, impak, tarik, keausan dan mikrostruktur. Spesimen dibuat menggunakan pengecoran metode cooling slope dengan diberi variasi sudut kemiringan 15o, 30o, 45o, 60o, dan 75o dengan temperatur tuang 680oC serta campuran SiC 0,5%wt dan 2,5%wt. Kekerasan rata-rata tertinggi diperoleh pada campuran 2,5%wt SiC sudut kemiringan 30o adalah 55,74 BHN. Energi impak tertinggi didapat pada campuran 0,5%wt dengan sudut kemiringan 75o yaitu sebesar 12,87 Joule dan nilai tertinggi sebesar 0,156 Joule/mm. Pengujian keausan dilakukan dengan metode pin on disk dengan variasi putaran 150 Rpm, 180 Rpm, 210 Rpm. Nilai rata-rata tegangan tarik material Al-SiC tertinggi didapat pada variasi kemiringan 30o yaitu sebesar 119,91 Mpa. Hasil mikrostruktur memperlihatkan peningkatan sudut kemiringan berpengaruh terhadap struktur mikro Al-SiC.
STUDI PENGELASAN TUNGSTEN INERT GAS TERHADAP KEKUATAN SAMBUNGAN DAN SIFAT MEKANIK PADA BAJA AISI 1045 Fajar Banjarnahor; Alfian H.Siregar; M. Sabri; Indra; Mahadi
DINAMIS Vol. 7 No. 2 (2019): Dinamis
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1239.816 KB) | DOI: 10.32734/dinamis.v7i2.7190

Abstract

Salah satu teknik penyambungan logam dengan cara pengelasan adalah dengan pengelasan TIG(Tungsten Inert gas) atau GTAW (Gas Tungsten Arch Welding). Dengan las TIG kita dapat menyambung logam seperti: Aluminium, Tembaga, Carbon Steel, dan Stainless Steel. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pengelasan TIG terhadap sifat mekanik, struktur mikro, dan kekuatan sambungan las pada Baja AISI 1045. Pengelasan dilakukan dengan menggunakan tungsten AWS EWTh2 dan dengan filler ER70S-G, laju aliran 8 bar L/m, kekuatan arus 100 A, dengan sambungan kampuh V. Metode pengujian yang dilakukan adalah uji kekerasan dengan metode Brinell Hardness Tester, uji tarik dengan Tensile Tester, uji struktur mikro dengan Metallurgycal Microscope, dan simulasi sambungan las dengan software Solidworks. Hasil rata-rata dari uji kekerasan didapat 227.6442269 BHN untuk spesimen tanpa las, 198.2885114 BHN untuk pengujian di daerah HAZ, dan 177.8677098 BHN untuk pengujian di titik las. Untuk hasil uji tarik tanpa las didapat rata-rata tegangan 725.849257 N/mm2 , regangan 20 %, modulus elastisitas 3828.4847 N/mm2. Dan untuk spesimen las didapat rata- rata tegangan 709,925687 N/mm2, Regangan 11.33 %, dan modulus elastisitas 6309.7133 N/mm2. Hasil pengujian struktur mikro didapat bahwa spesmen tanpa las memiliki struktur mikro ferrite, daerah las dengan struktur mikro cementite, dan daerah HAZ dengan mikrostruktur ferrite dengan ukuran yang lebih besar. Untuk kekuatan sambungan dengan simulasi di Soidworks didapat kekuatam sambungan adalah 1090 MPa denga beban tarik 40000 N.
ANALISA KEANDALAN POMPA SENTRIFUGAL MENGGUNAKAN ANALYSIS OF VARIANT DAN RELIABILITY BLOCK DIAGRAM BERDASARKAN IDENTIFIKASI KEGAGALAN MELALUI FAULT TREE ANALYSIS DAN ROOT CAUSE ANALYSIS Koko D. Langga; M. Sabri; Alfian Hamsi; Syahrul Abda; Indra
DINAMIS Vol. 7 No. 3 (2019): Dinamis
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (890.796 KB) | DOI: 10.32734/dinamis.v7i3.7197

Abstract

Pompa Sentrifugal adalah mesin untuk menggerakan fluida. Pompa menggerakan fluida dari tempat bertekanan rendah ke tempat dengan tekanan yang lebih tinggi, untuk mengatasi perbedaan tekanan ini maka diperlukan tenaga (energi). Mesin ini merupakan mesin yang sangat penting pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) karena menjadi komponen utama sebagai menyalur air. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi kegagalan-kegagalan pada pompa sentrifugal dengan menggunakan fault tree analysis (FTA) dan root cause analysis (RCA), serta menggunakan analysis of variant (ANOVA) dan reliability block diagram (RBD) untuk menentukan nilai kehandalan. Mesin pompa sentrifugal terdapat di pabrik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtasari, Binjai Kota, Binjai. Pada setiap pabrik ataupun perusahaan manajemen pemeliharaan sangat mempengaruhi produksi dan efisiensi sistem.