Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analysis of Entrepreneurial Knowledge, Achievement Motives and Business Independence towards Entrepreneurial Behavior in Joint Business Groups Elistia
Journal of Research in Business, Economics, and Education Vol. 2 No. 4 (2020): August
Publisher : Kusuma Negara Business School

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

EDUKASI HIGIENE PERSONAL PENJAMAH MAKANAN DALAM RANGKA PEMBERDAYAAN KETERAMPILAN KELOMPOK USAHA WANITA TANI DI DESA MEKARBUANA KAB. KARAWANG Putri Ronitawati; Intan Dwi Asmarani; Vitria Melani; Elistia; Siti Badriyah; Septia Rosdyaningrum
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 10: Maret 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v1i10.1604

Abstract

A women's farmer business group in Mekarbuana village, Kab. Karawang, is participating in this community service activity. In order to boost the abilities of women farmer business groups in Mekarbuana village, this project intends to provide instruction about personal cleanliness for food handlers. Women farming business groups in Mekarbuana village have limited knowledge of hygiene and food safety. As a result, women farming business groups in Mekarbuana village need to be educated on the importance of personal hygiene and food safety in food processing so that they can broaden their knowledge of food hygiene and safety and ensure that consumers feel safe when eating the resulting food. The lecture method is being used to deliver the education. It was determined from the results of this activity that knowledge increased after being educated, so it was suggested that the activity be carried out by health workers and continued with constant monitoring or observation.
Peran Destination Image Terhadap Visit Intention Melalui Perceived Value Pada Pariwisata Pantai Ajeng Sekar Pratiwi; Elistia
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3667

Abstract

Pariwisata di Indonesia, seperti Kepulauan Seribu memberikan potensi pengembangan objek wisata bahari yang menjadi salah satu keunggulan wisata di DKI Jakarta. Visit intention menjadi salah satu indikator penting dalam mengukur perilaku wisatawan karena dapat memprediksi potensi kunjungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh destination image terhadap visit intention melalui peran perceived value sebagai variabel mediasi. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif kausalitas. Populasi dalam penelitian ini adalah wisatawan yang sudah pernah mengunjungi Kepulauan Seribu, berdomisili di wilayah Jakarta. Metode pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling dengan teknik purposive sampling. Diperoleh sebanyak 200 sampel sebagai responden yang sudah pernah mengunjungi wisata pantai Kepulauan Seribu. Data yang dikumpulkan melalui kuesioner online kemudian diolah dengan menggunakan Structural Equation Model - Smart PLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa destination image mampu meningkatkan perceived value, namun destination image belum berdampak terhadap visit intention. Namun demikian, destination image dapat meningkatkan visit intention melalui perceived value sebagai mediasi. Temuan ini menjelaskan bahwa membangun citra destinasi guna meningkatkan nilai yang dirasakan oleh wisatawan, sehingga mendorong niat berkunjung kembali. Berdasarkan hasil temuan tersebut, pengelola pariwisata Kepulauan Seribu disarankan untuk tidak hanya fokus membentuk citra destinasi yang menarik, tetapi juga secara aktif meningkatkan nilai yang dirasakan oleh wisatawan melalui pengalaman yang menyeluruh, seperti kualitas pelayanan, fasilitas, dan kemudahan akses. Penelitian ini diharapkan mampu memperluas pemahaman serta literatur di ranah manajemen pemasaran serta memberikan kontribusi praktis bagi industri pariwisata.