Nina Sa’idah Fitriyah
Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Abdurachman Saleh

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMANFAATAN RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) MELALUI PEMBERDAYAAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH OLEH PEMERINTAH DAERAH Nina Sa’idah Fitriyah; Adi Purwanto
CERMIN: Jurnal Penelitian Vol 4 No 2 (2020): DESEMBER
Publisher : Relawan Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cermin_unars.v4i2.772

Abstract

Ruang terbuka hijau publik merupakan ruang terbuka yang dimiliki dan dikelola oleh pemerintah daerah kota yang digunakan untuk kepentingan masyarakat secara umum. Merujuk pada peraturan dan fenomena sehingga penelitian ini dirasa penting karena sarana dan prasana pemerintahan Kabupaten Situbondo membangun ruang terbuka hijau dapat termanfaatkan dengan baik oleh masyarakat melalui memberdayakan UMKM masyarakat yang ada disekitar lahan tersebut. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan metode pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian di Kecamatan Kapongan Kabupaten Situbondo Jawa Timur. Teknik penentu informan menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi dan study pustaka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Desa Kesambirampak Kecamatan Kapongan Kabupaten Situbondo sebagai berikut : 1) Segi Bidang Pendidikan yakni menduduki posisi penting dalam proses dinamika pertemuan budaya, karena melalui ruang ini dihubungkan jalinan budaya antara wilayah dan sebagai aicon desa untuk mengenal budaya desa tersebut. Dari sinilah interaksi budaya dengan segala implikasinya terjadi. Interaksi budaya ini telah memunculkan kelompok-kelompok sosial dari berbagai etnis dan membentuk kampung-kampung etnis tertentu dengan kulturasi budaya mereka yang berkembang di sekitar taman. 2) Segi Bidang Ekonomi yakni dapat meningkatakn pendapatan warga masyarakat sekitar sehingga dapat menambah pula terhadap Pendapat Asli Desa (PAD) yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat. 3). Segi Bidang Sosial yakni sebagai wadah berkumpulnya manusia dalam melakukan segala bentuk kegiatan sehingga menghasilkan interaksi dan komunikasi antar warga sebagai wadah rekreasi keluarga yang sangat terjangkau oleh masyarakat.