Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EFEKTIVITAS MENGUNYAH BUAH PIR HIJAU (PYRUS COMMUNIS) DAN BUAH PISANG AYAM (MUSA ACUMINATA COLLA) TERHADAP DERAJAT KEASAMAN DAN KAPASITAS BUFFER SALIVA PADA ANAK UMUR 6-12 TAHUN Molek Molek; Shirley Adriana; Roma Ulina Manalu
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 5, No 2 (2023): APRIL: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v5i2.18823

Abstract

Kesehatan gigi serta mulut menjadi peran dalam kesehatan tubuh yang ikut menentukan keadaan kesehatan secara keseluruhan. Buah pir hijau (Pyrus communis) mengandung serat juga air yang banyak hingga buah ini bisa membersihkan sisa plak makanan pada gigi dengan alami. Selain buah pir, buah pisang ayam (Musa acuminata Colla) juga memiliki manfaat untuk mengurangi pH Saliva. Kandungan Karbohidrat terfermentasi pada buah pisang ayam bisa mengurangi pH saliva karena menaikkan proses bakteri dalam produksi asam. Kebaruan penelitian ini karena meneliti efektivitas mengunyah buah pir hijau dan buah pisang ayam terhadap nilai pH serta ukuran buffer saliva anak. Tujuan penelitian untuk mengetahui efektivitas mengunyah buah pir hijau) dan buah pisang ayam) terhadap nilai pH serta ukuran buffer saliva anak umur 6-12 tahun. Populasi dalam penelitian  adalah seluruh murid berumur 6-12 tahun berjumlah 95. Jumlah sampel ialah 32 orang dengan menggunakan rumus Federer. Analisis data univariat serta bivariat memakai uji paired t-test. Hasil Rerata derajat keasaman saliva sebelum mengunyah buah pir hijau adalah 6,57±0,22 dan setelah mencapai 6,85±0,20, sedangkan derajat keasaman saliva sebelum mengunyah buah pisang ayam diperoleh rerata sebesar 6,84±0,18 dan setelah menjadi 6,57±0,19. Rerata kapasitas buffer saliva sebelum mengunyah buah pir hijau adalah 5,49±0,16 dan setelah mencapai 5,94±0,15. Sedangkan kapasitas buffer saliva sebelum mengunyah buah pisang ayam diperoleh rerata sebesar 5,41±0,16, dan setelah menjadi 4,91±0,56. Kesimpulan terdapat perbedaan derajat keasaman saliva dan kapasitas buffer sebelum dan setelah mengunyah buah pir hijau dan buah pisang ayam terhadap derajat keasaman dan kapasitas buffer saliva anak.