Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS KESIAPAN PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH (STUDY ATAS IMPLEMENTASI PP NOMOR 71 TAHUN 2010) Yohanis Tuaputimain
JURNAL EKUIVALENSI Vol. 4 No. 2 (2018): Jurnal Ekuivalensi
Publisher : LPPM dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.15 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan pemerintah daerah dalam menerapkan standar akuntansi pemerintahan berbasis akrual sesuai PP Nomor 71 Tahun 2010. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara mendalam dengan pimpinan dan Pejabat Eselon III dan IV Badan Keuangan dan Aset Daerah Halmahera Utara. Hasil pengumpulan data dianalisis dengan metode kualitatif menggunakan pendekatan interpretif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan pemerintah daerah dalam implementasi standar akuntansi pemerintahan berbasis akrual merupakan refleksi dari suatu formalitas. Hal tersebut didukung dengan adanya peraturan pemerintah yang mewajibkan untuk semua pemerintah daerah termasuk pemerintah daerah dalam menerapkan SAP berbasis akrual. Kompleksitas laporan keuangan menjadi faktor utama dalam sikap resisten pengelola keuangan pemerintah daerah dalam implementasi SAP berbasis akrual. Sedangkan, dari sisi budaya organisasi, pemerintah daerah diwajibkan menerapkan standar akuntansi pemerintahan berbasis akrual. Kata-kata kunci: Standar akuntansi pemerintahan, basis akrual, kesiapan pemerintah daerah
Flypaper Effect Pada Dana Alokasi Umum Dan Pendapatan Asli Daerah Terhadap Belanja Daerah Yohanis Tuaputimain
Gorontalo Accounting Journal Volume 2 Nomor 2 October 2019
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.326 KB) | DOI: 10.32662/gaj.v2i2.615

Abstract

This study aimed to find out the flypaper effect on regencies/municipalities government in Maluku province. One of transfer fund is general allocation fund which can be freely used by regional government to operational expenditure and capital expenditure. Technique of data collection was conducted by using documentation and in depth interview with echelon III and IV of revenue, finance and asset department Maluku Province. The data was analyzed by using qualitative Method through interpretive approach. The results of the study revealed that the realization of the regional government budget, regional revenue in the regional government on average is smaller than the general allocation fund to regional expenditure, so that it happens a flypaper effect on regional finance. The solution from the regional government is to reduce the gap in the occurrence of flypaper effects by conducting supervision and management to increase regional income from regional taxes, regional levies, and revenue from natural resources and other legitimate revenues. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terjadi dan tidaknya Flypaper Effect pada pemerintah daerah Kabupaten/Kota di Provinsi Maluku. Salah satu dana transfer adalah dana alokasi umum yang dapat secara bebas digunakan oleh pemerintah daerah baik untuk belanja operasional maupun belanja modal. Metode pengumpulan data dilakukan dengan dokumentasi dan wawancara mendalam dengan pimpinan dan Pejabat Eselon III dan IV Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset Derah Provinsi Maluku. Hasil pengumpulan data dianalisis dengan metode kualitatif menggunakan pendekatan interpretif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa realisasi anggaran dan pendapatan belanja daerah, pendapatan asli daerah di pemerintah daerah secara rata-rata lebih kecil dari dana alokasi umum terhadap belanja daerah, sehingga terjadinya flypaper effect pada keuangan daerah. Adapun solusi dari pemerintah daerah untuk mengurangi kesenjangan terjadinya flypaper effect dengan melakukan pengawasan dan pengelolaan untuk meningkatkan pendapatan daerah baik dari pajak daerah, retribusi daerah, dan pendapatan sumber kekayaan alam serta pendapatan lain yang sah.