. Yasin
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Siswa Pada Mata Pelajaran IPA Materi Gaya Melalui Penerapan Model Learning Cycle 7E . Yasin
Journal Civics and Social Studies Vol 2, No 1 (2018): Journal CSS Vol 2 No 1 Tahun 2018
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.768 KB) | DOI: 10.31980/2655-7304.v2i1.401

Abstract

Latar belakang masalah dari penelitian ini adalah hasil kajian danpengamatan langsung di SD Negeri Menteng Dalam 05 Kecamatan Tebet JakartaSelatan, hasil kajian dan pengamatan tersebut menunjukkan bahwa pembelajaranIPA masih menerapkan metode konvensional, yaitu pembelajaran padaumumnya disajikan secara verbal atau dengan cara mendikte sehingga membuatsiswa pasif dan siswa tidak memiliki keterampilan IPA yaitu keterampilan prosessains siswa.Melihat latar belakang tersebut, maka penelitian ini bertujuan untukmendeskripsikan: (1) perencanaan pembelajaran model Learning Cycle 7E di kelasV SD Negeri Menteng Dalam 05 Kecamatan Tebet Jakarta Selatan, (2)pelaksanaan pembelajaran model Learning Cycle 7E di kelas V SD NegeriMenteng Dalam 05 Kecamatan Tebet Jakarta Selatan, (3) peningkatanketerampilan proses sains siswa dengan menerapkan model Learning Cycle 7E dikelas V SD Negeri Menteng Dalam 05 Kecamatan Tebet Jakarta Selatan.Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode penelitian tindakankelas model Kemmis dan Mc. Taggart dengan tiga siklus atau putaran kegiatan.Subjek penelitian ini adalah kelas V SD Negeri Menteng Dalam 05 KecamatanTebet Jakarta Selatan yang berjumlah 26 siswa. Hasil penelitian denganmenerapkan model Learning Cycle 7E menunjukkan bahwa dengan menerapkanmodel Learning Cycle 7E keterampilan proses sains dapat meningkat, hal ini dapatdilihat dari analisis setiap siklusnya, yaitu pada siklus I keterampilan proses masihdalam kategori sangat kurang terampil, kemudian pada siklus II ada padakategori kurang terampil dan siklus III ada pada kategori cukup terampil danterampil. Keterampilan proses sains yang diukur dalam penelitian ini adalahmerencanakan percobaan, menafsirkan hasil pengamatan dan menarikkesimpulan serta berkomunikasi. Berdasarkan hasil penelitian tersebutdirekomendasikan kepada para guru untuk menerapkan model Learning Cycle 7Eagar keterampilan proses sains dapat meningkat dengan menerapkan metode yangbervariasi.