Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Supporting Pencegahan Kekerasan Seksual pada Perempuan, Anak, dan Remaja di Kelurahan Pulogebang dan Desa Telajung Sri Mulyati; Azzahra Dinda Ramadina; Rinda Pangestuti
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 1 (2021): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v3i1.448

Abstract

Kekerasan seksual adalah suatu bentuk kontak seksual atau bentuk lain yang tidak diinginkan secara seksual. Kekerasan seksual biasanya disertai dengan stres psikologis atau fisik. Sasaran kekerasan seksual biasanya terjadi pada perempuan dan anak-anak. Kekerasan seksual terhadap anak akan menjadi trauma yang berkelanjutan hingga mereka beranjak dewasa, selain itu kekerasan intim terhadap anak dapat menimbulkan masalah kesehatan di kemudian hari. Paramastri (2010). Sebagai generasi penerus bangsa yang berperan penting dalam pembangunan negara, setiap anak berhak untuk hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara layak dalam harkat dan martabat kemanusiaan serta dilindungi dari penyalahgunaan dari tindakan kekerasan dan diskriminasi. Kini Indonesia sudah beanyak kasus kekerasan seksual terutama kepada anak. Kasus kekerasanseksual terus bertambah setiap harinya dari tahun ke tahun. Metode yang digunakan adalah melalui obervasi lapangan, wawancara, pembuatan What’sApp Group. sosialisasi, webinar, pembuatan poster, serta diskusi. Hasil dari kegiatan ini ternyata bermanfaat dan masyarakat antuasias, menganggap kegiatan ini adalahbentuk kegiatan yang menarik dan sangat bermanfaat. Kata kunci: Kekerasan Seksual, Pencegahan
Program Pencegahan Kekerasan Seksual Pada Masa Pandemi Di Kelurahan Cikiwul Dan Kelurahan Cileungsi Kidul Bagas Megi Azis Priyatna; Dery Ramadhan; Rinda Pangestuti
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 1 (2021): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v3i1.450

Abstract

Penyelenggaraan KKN Universitas Islam 45 Bekasi tahun 2022  ini ada pada situasi covid-19 yang melanda dunia. Pandemi Covid-19 berdampak paling buruk, terutama meningkatnya kerentanan anak-anak muda untuk menjadi korban kekerasan. Pandemi Covid-19 telah mengilhami ledakan kasus kekerasan terhadap anak muda, jadi dalam kasus ini keamanan kejahatan ingin memenuhi hak-hak yang diperoleh untuk setiap anak. Tujuan Studi ini untuk mengungkap persiapan kejahatan yang akan menyelamatkan Anda dari kekerasan terhadap anak muda selama pandemi covid-19 dan keamanan kejahatan bagi anak-anak muda yang dilecehkan di seluruh dunia pandemi covid19. Teknik penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pidana normatifdengan pendekatan hukum. Strategi seri kain hukum yang digunakan dalam studi yaitu melihat file atau bahan pustaka. Penataan kembali zat-zat kejahatan yang digunakan adalah aset-aset kejahatan nomor satu dan zat kejahatan sekunder. Strategi evaluasi fakta telah dianalisis secara kualitatif dan disajikan secara sistematis deskriptif. Konsekuensi dari melihat tampilan bahwa upaya pemerintah untuk menyelamatkan Anda dari kekerasan Anak-anak selama Pandemi Covid-19 diambil melalui pencegahan kejahatan kejahatan dengan tujuan menyelamatkan Anda dari terjadinya pelanggaran dan keamanan tindak pidana represif dalam bentuk sanksi termasuk denda, hukuman penjara, dan konsekuensi tambahan yang diberikan jika perselisihan telah terjadi atau telah dilakukan pelanggaran. Semua pihak, masing-masing rumah tangga dan pemerintah, harus berusaha dan membela anak-anak muda agar terhindar dari segala tindakan kekerasan.   Kata Kunci :KKN, Pandemi,Pencegahan kekerasan , Anak
Pencegahan Kekerasan Seksual di Kecamatan Cibitung dan Desa Kaliabang Tengah Lidya Fadia; Melania Farah Rizki; Rinda Pangestuti
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 1 (2021): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v3i1.451

Abstract

Salah satu tindak kejahatan yang menjadi fenomena akhir-akhir ini adalah kekerasan seksual terutama terjadi terhadap anak-anak. sudah beredar kasus kekerasan seksual terutama kepada anak. Kasus kekerasan seksual terus bertambah setiap harinya. Bahkan pelaku kekerasan seksual bisa dari lingkungan sendiri seperti orang tua kandung maupun tiri, saudara, dan kerabat dekat. Kasus yang paling sering terjadi adalah korban tidak menyadari atau diancam agar tidak memberitahukan orang lain tentang perilaku yang diterimanya. Untuk mencegah terjadinya kekerasan seksual, maka penting untuk mengetahui definisi kekerasan seksual. Kekerasan Seksual adalah setiap perbuatan merendahkan, menghina, melecehkan, dan/atau menyerang tubuh, dan/atau fungsi reproduksi seseorang, karena ketimpangan relasi kuasa dan/atau gender, yang berakibat atau dapat berakibat penderitaan psikis dan/atau fisik termasuk yang mengganggu kesehatan reproduksi seseorang dan hilang kesempatan melaksanakan Pendidikan dengan aman dan optimal. Kasus kekerasan seksual di Indonesia setiap tahunnya meningkat, bahkan kejahatan kekerasan seksual sangat sering terjadi di lingkungan keluarga, bahkan teman sebaya. Adapun tujuan pengabdian masyarakat dilakukan untuk mencegah terjadinya kekerasan seksual pada perempuan dan anak. Dalam pelaksanaan pengabdian ini semoga bisa menjadi gambaran mengenai pencegahan kekerasan seksual kepada masyarakat agar bisa mengetahui kekerasan seksual dan pencegahannya agar keluarga tidak menjadi korban dan pelaku. Serta dapat memberikan sumbangsih berupa penyelesaian persoalan yang ada di masyarakat terutama di era pandemi seperti saat ini. Salah satu upaya membantu masyarakat adalah dengan mengadakan Sosialisasi Kekerasan Seksual di lingkungan. Kata Kunci : Pengabdian Masyarakat, Kekerasan Seksual, Perempuan, Anak-anak
Program Pencegahan Kekerasan Seksual pada Anak dan Remaja di Desa Srimahi, Taman Rahayu dan Bantar Gerbang Alfia Khairunnisa; Siti Aisyah; Sukma Dina; Rinda Pangestuti
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 1 (2021): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v3i1.452

Abstract

Maraknya pemberitahuan terkait kekerasan sesksual pada anak dan wanita menunjukan angka yang tinggi dan pada setiap tahunnya terus meningkat.Oleh karena itu,kita perlu mengadakan sosialisasi,edukasi dan memberikan tips dan trik mengenai upaya pencegahan kekerasan seksual pada anak dan wanita.Kekerasan seksual bisa terjadi dimanapun baik dikota maupun di perkampuangan baik kekerasan seksual verbal maupun nonverbal,hal ini dikhawatirkan terjadi diwilayah Desa Srimahi,Tamanrahayu dan Bantar gebang yang memiliki jumlah anak remaja dan wanita yang luamayan banyak. Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) yang diaplikasikan dalam kehidupan bermasyarakat. Metode yang digunakan adalah melalui obervasi lapangan, wawancara, pembuatan What’sApp Group. sosialisasi, webinar, pembuatan poster, serta diskusi. Hasil dari kegiatan ini ternyata masyarakat antuasias dan menganggap ini adalah bentuk kegiatan yang menarik dan sangat bermanfaat. Kata kunci : Kekerasan Seksual, Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS)
Sosialisasi Supporting Pencegahan Kekerasan Seksual pada Anak Remaja melalui Komunikasi yang Baik antar Orang Tua & Anak Remaja di Lingkungan Pondok Ungu Permai dan Kampung Dua Khofifah Dwi Lestari; Laras Oksa Milandia; Rinda Pangestuti
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 2 (2022): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v3i2.444

Abstract

Masa remaja merupakan masa dengan rentang usia 10 sampai 24 tahun, merupakan fase transisi dari masa kanak-kanak (dependen) menuju dewasa (mandiri) dan normal terjadi dalam kehidupan manusia. Pada masa ini seorang remaja akan melalui banyak perkembangan dan pertumbuhan untuk menemukan jati diri dan jati dirinya. Berbagai perubahan akan terjadi mulai dari lingkungan psikologis, fisik (pubertas) dan sosial. Komunikasi harus dibangun sejak dini, hal ini bertujuan untuk menciptakan hubungan yang baik antara orang tua dan anak agar tercipta hubungan yang harmonis. Bagi keluarga yang memiliki masalah dengan karakteristik keluarga yang tidak sesuai dan anak yang membutuhkan pengobatan, masalah keluarga harus diselesaikan terlebih dahulu. Bagi keluarga yang dapat mengasuh anak dengan baik dan memiliki pengetahuan yang cukup untuk membekali dan melindungi anak dari kekerasan dan penganiayaan anak, komunikasi antara orang tua dan anak sangat diperlukan. Metode yang digunakan adalah melalui sosialisasi, observasi lapangan, wawancara, pembuatan What'sApp Group. sosialisasi, webinar, pembuatan poster dan diskusi. Hasil dari kegiatan ini adalah pemahaman yang lebih baik tentang pencegahan kekerasan seksual. Kata kunci: Sosialisasi, Pencegahan kekerasan seksual pada anak Remaja, Komunikasi baik
Supporting Pencegahan Kekerasan Seksual di Desa Duren Jaya dan Perum Antariksa Permai Firdaus Wijayanto; Hafizh Maulana Akmal; Rinda Pangestuti
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 2 (2022): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v3i2.446

Abstract

Kejahatan kekerasan seksual yang tidak surut oleh perkembangan jaman, kemajuan teknologi, dan kemajuan pola pikir manusia, menjadi salah satu kejahatan yang sangat meresahkan. Di Indonesia kasus kekerasan seksual setiap tahun    mengalami    peningkatan,    korbannya    bukan    hanya    dari    kalangan    dewasa    saja    sekarang  sudah  merambah  ke  remaja,  anak-anak   bahkan   balita. Pada kesempatan ini penulis ingin mengabdikan diri pada masyarakat melalui program “Supporting Pencegahan Kekerasan Seksual”. Pelaksanaan kegiatan program pengabdian dilaksanakan di Perum Antariksa Permai RT 002 RW 020 Desa Bojong Nangka, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor dan di Desa Duren Jaya RT 04/03, Kabupaten Bekasi. Metode ini dipaparkan secara online kepada masyarakat melalui WAG (WhatsApp Grup). Setelah dilaksanakan program PENGABDIAN baik dari kegiatan petama, kedua, hingga ketiga masyarakat khususnya anak-anak dan remaja bisa memahami jenis-jenis kekerasan seksual dan cara mencegahnya apa bila terjadi kepada mereka atau di lingkungan sekitar, kemudian diharapkan orang tua dan warga juga turut andil dalam menjaga lingkungan masyarakat yang aman bagi anak-anak dan remaja agar terhindar dari kekerasan seksual. Kekerasan seksual merupakan kasus yang tidak memandang gender dan usia, baik itu perempuan maupun laki-laki dan juga bagi orang dewasa maupun anak-anak, maka dari itu pendidikan seks untuk anak seharusnya tidak ditunda, kita perlu memberikan pemahaman sejak dini sehingga anak-anak dan remaja memiliki pengetahuan tentang hal-hal apa yang perlu dia persiapkan bagi dirinya, termasuk risiko-risiko yang akan diterima ketika mengalami masalah kekerasan seksual      Kata Kunci: Pengabdian Masyarakat, Supporting Pencegahan Kekerasan Seksual
Stop Kekerasan Seksual pada Perempuan dan Anak di Kampung Purwajaya, Desa Kondang Jaya dan Kelurahan Kayuringin Jaya Putri Widyawati; Nur Indriyati; Rahmawati Rahmawati; Rinda Pangestuti
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 2 (2022): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v3i2.447

Abstract

Kasus kekerasan seksual terhadap anak meningkat selama pandemi Covid-19 (Bintang, 2021). Bukan hanya anak, jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan juga turut memprihatinkan. Dalam rangka kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam program Supproting Pencegahan Kekerasan Seksual pada Perempuan dan Anak di Kampung Purwajaya, Desa Kondang Jaya dan Kelurahan Kayuringin Jaya untuk mendapatkan pembelajaran mengenai cara agar mengenal perilaku kekerasan seksual, dan dapat menghindari serta mencegah kekerasn seksual terutama pada anak usia dini. Adapun kegiatan yang kami lakukan adalah sosialisasi dalam rangka peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan kekerasan seksual secara verbal maupun non-verbal, pembuatan dan penempelan poster dan banner dilingkungan tempat tinggal, webinar pencegahan kekerasan seksual. Metode pelaksanaan secara hybrid yakni online dan offline untuk menjaga protokol kesehatan selama pandemic Covid-19. Secara umum, hasil dari kegiatan kami adalah memberikan dampak positif agar masyarakat dapat mengaplikasikanya secara mandiri. Kata kunci: Pengabdian Kepada Masyarakat, Pencegahan Kekerasan Seksual, edukasi, Sosialisasi