Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hadis Kepemimpinan Perempuan: Penerapan Metode Qira’ah Mubadalah Yumidiana Tya Nugraheni; Euis Nur Fu'adah
Matan : Journal of Islam and Muslim Society Vol 2 No 2 (2020): Matan: Journal of Islam and Muslim Society Vol 2 (No 2) 2020
Publisher : Assosiation of Islamic Education Lecturer of Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.matan.2020.2.2.2622

Abstract

Islam is a complete and perfect religion that gives mercy from the texts in the Qur'an and the Hadith. Grace in Islam applies to men and women. Islam carries a message that elevates the degree of women to be equal to men in society. There are verses of the Qur’an and also the hadith that explain the position of women and men. This research aims to determine the study of the traditions and attitudes of women leadership traditions and the application of the Qiro'ah mubadalah method to women's leadership. This research includes library research with Qiroah Mubadalah method. Research results include; the hadiths on women's leadership are included in the category of authentic hadith based on the study of sanad and matan and the hadiths of female leadership relate to certain socio-political contexts. Women's leadership traditions include casuistic hadiths. Women in the context of the hadith do not have the capacity to be leaders. Women who have the capacity of leaders are women who have a responsible attitude, serve, provide kindness, and prosper the community. Then women can be made leaders. The moral idea of the hadith is responsibility as a leader.
MODEL PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KEPANDUAN HIZBUL WATHAN DI SEKOLAH DASAR (STUDI KASUS SD MUHAMMADIYAH CONDONGCATUR YOGYAKARTA) Agus Firmansyah; Rio Kurniawan; Yumidiana Tya Nugraheni
AT-TAJDID Vol 7, No 2 (2023): JULI-DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/att.v7i2.3096

Abstract

Toleransi Beragama Perspektif Kerajaan Safawi Pada Era Kebijakan Shah Abbas I Muhammad Arif Robani; Yumidiana Tya Nugraheni
Jurnal Ar-Ruhul Ilmi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol 1 No 02 (2025): AR RUHUL ILMI: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam
Publisher : Jurnal Ar-Ruhul Ilmi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebijakan toleransi beragama pada pemerintahan Shah Abbas I mempunyai peran penting untuk mengatur hubungan dengan kelompok Sunni serta kelompok non-Muslim, seperti Kristen Armenia, Yahudi, dan Zoroastrian. Kebutuhan untuk memperkuat kekuasaan domestik, meningkatkan kekuatan diplomasi, dan memanfaatkan kontribusi ekonomi kelompok non-Muslim. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebijakan-kebijakan yang mendasari toleransi beragama, apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi kebijakan tersebut, dan nilai dampak kebijakan tersebut terhadap masyarakat Safawi. Studi ini menggunakan pendekatan historis dan metodenya adalah library research. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Andrew J. Newman berjudul “Safavid Iran: Rebirth of a Persian Empire” didalamnya membahas tentang peran umat Kristen Armenia dalam perdagangan di wilayah kerajaan Safawi yang dimana itu merupakan bentuk toleransi beragama pada masa pemerintahan Shah Abbas I kepada selain umat Islam, mereka diperbolehkan melakukan aktivitas perdagangan di wilayah Kerajaan Safawi. Sedangkan peneliti menemukan hasil penelitiannya ini bahwa toleransi beragama Shah Abbas I bersifat pragmatis, lebih didasarkan pada kebutuhan politik dan ekonomi dibandingkan prinsip pluralistik. Misalnya, kebijakan terhadap umat Kristen di Armenia yang memperbolehkan berdagang namun model toleransi tersebut didorong oleh kepentingan bisnis internasional dan keuntungan strategis kerajaan.