Ahmadiy, Ahmadiy
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HERMENEUTIKA BAHASA (H.G GADAMER) Ahmadiy Ahmadiy
Jurnal Al-Mubarak: Jurnal Kajian Al-Qur'an dan Tafsir Vol 11 No 1 (2026): Jurnal Al-Mubarak
Publisher : LP2M IAIM Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/al-mubarak.v11i1.4423

Abstract

Bahasa menjadi pusat pembicaraan filosofis H.G Gadamer, bahasa merupakan modus operandi dari cara kita berada didunia dan merupakan wujud yang seakan-akan merangkul seluruh konstitusi tentang dunia ini. Dengan pernyataan itu, gadamer telah menyederhanakan status manusia didunia ini sebagai bagian yang seakan tidak terbedakan dari dunia itu sendiri. Kita tidak mungkin berbuat apa-apa di dunia ini tanpa menggunakan bahasa. Memang bagaimana mungkin kita bergaul satu sama lain bila tidak memakai bahasa. Karena bahasalah maka setiap orang menemukan dirinya sendiri didalam dunia yang berubah terus-menerus ini. Menurut Gadamer, bahasa tidak boleh kita pahami sebagai yang mengalami perubahan. Bahasa harus kita pahami sebagai sesuatu yang memiliki ketertujuan didalam dirinya. Yang dimaksudkan Gadamer adalah bahwa kata-kata atau ungkapan secara aksidental tidak pernah memiliki kebakuan. Setiap kata tidak pernah tidak bermakna. Meskipun kita juga tahu bahwa arti kata-kata itu bersifat konvensional (arti diambil berdasarkan kesepakatan bersama), atau perumusannya tidak mempunyai dasar logika, namun pada kenyataannya kata-kata itu tidak pernah dibentuk secara aksidental saja atau asal-asalan. Hermeneutika adalah cara baru untuk bergaul dengan bahasa. Bila kata “mengerti” selalu dikaitkan dengan bahasa, maka bahasa juga membatasi dirinya sendiri. Kita menyadari hal ini, namun semua buah pikiran kita harus diungkapkan dengan bahasa yang ada sesuai aturan tatabahasa yang berlaku.