This Author published in this journals
All Journal Dialog
Qowaid Qowaid
Peneliti Puslitbang Pendidikan Agama dan Keagamaan, Jl. M.H. Thamrin No. 6 Jakarta pusat

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

GEJALA INTOLERANSI BERAGAMA DI KALANGAN PESERTA DIDIK DAN UPAYA ENANGGULANGANNYA MELALUI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SEKOLAH Qowaid Qowaid
Jurnal Dialog Vol 36 No 1 (2013): JURNAL DIALOG
Publisher : Sekretariat Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (745.446 KB) | DOI: 10.47655/dialog.v36i1.82

Abstract

Toleransi beragama merupakan elemen dasar yang dibutuhkan untuk menumbuhkembangkan sikap saling memahami dan menghargai perbedaan yang ada dalam masyarakat majemuk seperti Indonesia. Peserta didik memiliki posisi penting dan potensi besar dalam menciptakan toleransi beragama. Oleh karena itu, timbul pertanyaan seperti apakah tingkat toleransi peserta didik sekolah lanjutan tingkat atas saat ini. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui tingkat toleransi peserta didik sekolah lanjutan tingkat atas di Pulau Jawa dan Sulawesi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum sikap keberagamaan peserta didik muslim sekolah lanjutan tingkat atas adalah moderat dan cukup toleran, meski juga terlihat munculnya kecenderungan atau gejala sikap intoleran. Intoleransi tersebut berkorelasi dengan faktor internal dan eksternal kegidupan peserta didik. Oleh karena itu diperlukan upaya agar sikap toleran peserta didik semakin meningkat, dan sikap intoleran semakin mengecil, antara lain melalui Pendidikan Agama Islam di Sekolah. Di antaranya adalah melalui penguatan isi/materi pelajaran yang menekankan faham keagamaan yang moderat, peningkatan profesionalitas guru Pendidikan Agama Islam, media pembelajarannya, dan penilaian hasil belajar peserta didik, peningkatan motivasi dan komitmen untuk menjadi guru yang profesional.