This Author published in this journals
All Journal Dialog
AKMAL SALIM RUHANA
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

GERAKAN NII DI BABAKAN CIPARI DAN EMPAT PILAR KEBANGSAAN AKMAL SALIM RUHANA
Jurnal Dialog Vol 34 No 1 (2011): JURNAL DIALOG
Publisher : Sekretariat Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.977 KB) | DOI: 10.47655/dialog.v34i1.153

Abstract

This research was aimed to elaborate the profile of NII (Negara Islam Indonesia/ Indonesian Islamic State) movement in Babakan Cipari, Garut, and to scrutinize its views on Panca¬sila, UUD 1945 (Indonesian constitution), Bhinneka Tunggal Ika (unity in diversity), and NKRI (Republic of Indonesia). In Indonesia NII has been one of controversial Islamic movement organizations from the Indonesian independence movement until today. Therefore, this research is interesting by showing the uniqueness of NII movement in Babakan Cipari as another variant of DI/NII movements, with some unique characteristics on religious thoughts and activities. In their perspectives, Pancasila and Bhinneka Tunggal Ika are tolerable, while UUD 1945 (amendment) and NKRI are problematic and unacceptable. Enriched by interviews with some key-informant, this research was written based on a descriptive-analytic method with a qualitative approach.
DEMOKRATISASI PARTISIPASI PUBLIK DALAM PEMELIHARAAN KERUKUNAN UMAT BERAGAMA Akmal Salim Ruhana
Jurnal Dialog Vol 42 No 2 (2019): Dialog
Publisher : Sekretariat Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47655/dialog.v42i2.328

Abstract

Publik telah banyak berpartisipasi dalam upaya pemeliharaan kerukunan umat beragama di Indonesia yang menjadi isu kebijakan publik. Partisipasi publik itu beragam jenis dan tingkat kontribusinya, mulai dari sekadar diundang, terlibat hingga inisiatif mengerjakan sendiri suatu isu publik. Pertanyaannya, sejauhmana kualitas partisipasi publik telah dilakukan? Dengan menggunakan kerangka teori partisipasi publik, penelitian kualitatif dengan deskriptif-analitik ini menunjukkan bahwa partisipasi kolaboratif dan pemberdayaan lebih sejalan dengan upaya demokratisasi kehidupan publik. Penelitian ini mendorong partisipasi publik yang lebih luas dalam pemeliharaan kerukunan umat beragama.