Pujadi -
Pusat Teknologi Keselamatan dan Metrologi Radiasi BATAN Jalan Lebak Bulus Raya No. 49 Jakarta Selatan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Standardisasi 129I menggunakan sistem koinsidensi γ(NaI) – γ(NaI) (Halaman 20 s.d. 24) Pujadi -; Gatot Wurdiyanto
Jurnal Fisika Indonesia Vol 17, No 50 (2013)
Publisher : Department of Physics Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.404 KB) | DOI: 10.22146/jfi.24418

Abstract

Telah dilakukan penelitian standardisasi secara absolut radionuklida 129I menggunakan sistem koinsidensi γ(NaI) – γ(NaI) dengan  metode perunut. Radionuklida 129I memancarkan radiasi foton yang tidak serempak atau peluruhan bukan cascade, sehingga pengukuran aktivitas menggunakan metode koinsidensi   memerlukan radionuklida lain  sebagai perunut. 125I digunakan sebagai perunut karena peluruhannya serempak dan mempunyai kesamaan sifat kimia serta kesesuaian daerah energi foton yaitu pada  27 – 40 keV. Sumber  125I dan 129I dalam bentuk cairan Kalium Iodida (KI) dalam H20, masing-masing dipreparasi sendiri-sendiri menjadi cuplikan sumber  bentuk titik padat dalam bentuk AgI dengan menambahkan AgNO3.  Berat cuplikan ditentukan   secara gravimetri, berat masing-masing berkisar antara 10 - 30 mg setiap cuplikan. Tahap pertama dilakukan penentuan aktivitas perunut, menggunakan sistem koinsidensi γ(NaI) – γ(NaI).  Pengukuran dilakukan pada daerah puncak energi gamma tunggal 13 – 42 keV (single peak).  Tahap kedua dilakukan pengukuran  sumber campuran 129I  dan 125I (sandwiched),  menggunakan peralatan dan  seting   yang sama dengan kondisi pengukuran aktivitas perunut.  Hasil pengukuran aktivitas 129I menggunakan perunut 125I, diperoleh aktivitas sebesar  998,56   ± 1,01% Bq/gr dengan waktu acuan 1 agustus 2012.  Nilai aktivitas   129I tersebut bersesuaian dengan hasil pengukuran aktivitas  PTB – Jerman menggunakan kamar pengionan-4πγ, dengan perbedaan  0,14%.