Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

UPAYA PENGEMBANGAN POTENSI DESA MELALUI PENANGGULANGAN RISIKO BENCANA DI DESA BALAYO DAN DESA DUDEPO KECAMATAN PATILANGGIO KABUPATEN POHUWATO Irawati Igirisa; Rustam Tohopi; Fenti Prihatini Tui; Juriko Abdussamad
Publik: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi dan Pelayanan Publik Vol 6 No 1 (2019): Publik: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi dan Pelayanan Publik
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37606/publik.v6i1.25

Abstract

ABSTRAK Tujuan Program KKS Pengabdian ini adalah untuk mendorong dalam upaya mengurangi risiko bencana melalui pengembangan potensi desa di desa Balayo dan desa Dudepo Kecamatan Patilanggio Kabupaten Pohuwato. Kegiatan KKS Pengabdian melibatkan 30 orang Mahasiswa Peserta KKS yang disebarkan pada di Desa Balayo dan Desa Dudepo Kecamatan Patilanggio. Metode yang digunakan adalah melalui Pemberdayaan masyarakat dengan melakukan Pendidikan dan Pelatihan serta Pendampingan oleh Dosen Pembimbing Lapangan, dinas terkait dan mahasiswa peserta KKS yang ditempatkan dilokasi pengabdian. Pada tahapan awal tim bersama mahasiswa peserta KKS Pengabdian mengadakan observasi dan identifikasi terhadap permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat, permasalahan yang terkait dengan pengembangan potensi desa dan aktivitas masyarakat serta pemerintahan desa akan dijadikan acuan pula dalam menyusun program kerja KKS Pengabdian. Hasil dari kegiatan yang telah dicapai antara lain pembahasan rencana penanggulangan bencana, pembentukan forum relawan dan relawan penanggulangan bencana, pembuatan peta dan analisis resiko rawan bencana, pembuatan papan peringatan rawan bencana, pengembangan potensi desa yang dimiliki oleh desa yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat, penyuluhan kesehatan dan pemeliharaan kebersihan lingkungan dan pelatihan kripik pisang untuk peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat desa. Target akhir dari Program KKS Pengabdian ini menyiapkan desa tangguh bencana melalui peran forum relawan dan Satgas tangguh bencana di Desa Balayo dan Dudepo Kecamatan Patilanggio. Kata Kunci: Tangguh Bencana, Desa Mandiri
Peran Profesionalitas ASN dalam Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik Kantor Pertanahan Kota Gorontalo Hendrawana Nur Dengi Lalang; Sastro M Wantu; Irawati Igirisa
Ganaya : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 8 No 4 (2025)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/ganaya.v8i4.4921

Abstract

This research aims to analyze the impact of civil servant (ASN) professionalism on public service quality at the Gorontalo City Land Office. The background is rooted in the strategic role of ASN in ensuring legal certainty of land ownership and efforts to enhance accountable, responsive public services. A quantitative survey method using stratified random sampling was applied to all civil servants, supported by multiple linear regression analysis to examine the contributions of professionalism dimensions—competence, integrity, ethics, innovation, and responsibility—to service quality. The results show ASN professionalism is generally good, with competence and integrity as dominant factors, while innovation remains low. Regression analysis reveals ASN professionalism contributes 48% to the variation in public service quality, with the remaining influenced by additional factors such as regulations, infrastructure, and technology. The practical implication is the necessity to strengthen technical capacity, promote service ethics, and develop digital innovation, ensuring effective bureaucratic reform in the land sector. The study recommends strategies to improve ASN development and process transparency to foster greater community trust and satisfaction. 
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENYALURAN BANTUAN PANGAN NON TUNAI (BPNT) DI DESA TINELO KECAMATAN TILANGO KABUPATEN GORONTALO Siti Amelia Giu; Zuchri Abdussamad; Irawati Igirisa
Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE) Vol. 2 No. 2 (2026): Vol 2. No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijosse.v2i2.2687

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Implementasi Kebijakan Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Di Desa Tinelo Kecamatan Tilango Kabupaten Gorontalo. Fokus penelitian ini adalah implementasi kebijakan BPNT yang ditinjau dari aspek (a) komunikasi, (b) sumber daya, (c) disposisi, dan (d) struktur birokrasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan Kepala Desa, Sekretaris Desa, Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat selaku pendamping BPNT, serta masyarakat penerima manfaat (KPM), yang didukung dengan observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa Tinelo Kecamatan Tilango Kabupaten Gorontalo belum sepenuhnya berjalan optimal. Pada aspek komunikasi masih ditemukan kendala dalam penyebaran informasi yang belum merata kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Pada aspek sumber daya, pelaksanaan program telah didukung oleh sumber daya manusia dan fasilitas yang memadai sehingga dapat menunjang kelancaran penyaluran bantuan. Pada aspek disposisi, pelaksana kebijakan menunjukkan komitmen, tanggung jawab, dan sikap yang baik dalam menjalankan tugasnya sesuai ketentuan yang berlaku. Sementara itu, pada aspek struktur birokrasi masih ditemukan ketidaksesuaian dalam pelaksanaan Standar Operasional Prosedur (SOP). Meskipun demikian, program BPNT telah memberikan manfaat dalam membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat penerima manfaat di Desa Tinelo. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa Tinelo Kecamatan Tilango Kabupaten Gorontalo belum sepenuhnya optimal karena masih terdapat kendala pada aspek komunikasi dan struktur birokrasi. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan penyebaran informasi kepada KPM serta penguatan kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) agar pelaksanaan program BPNT dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran