Khalisah Nurjihany Salsabila
Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penatalaksanaan Holistik Wanita Usia 75 Tahun dengan Penyakit Osteoarthritis serta Hipertensi melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga Khalisah Nurjihany Salsabila
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 1 (2022): Februari 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v4i1.791

Abstract

Kelompok lanjut usia merupakan kelompok rentan dan memiliki morbiditas serta mortalitas yang tinggi terhadap penyakit. Penyakit yang mendominasi salah satunya adalah osteoarthritis dan hipertensi yang memiliki prevalensi cukup tinggi di dunia dan merupakan penyakit yang harus ditatalaksana komprehensif karena bersifat kronik. Pasien harus mengetahui, memiliki kesadaran serta motivasi untuk memodifikasi gaya hidup agar tujuan pengobatan tercapai, sehingga diperlukan tatalaksana pendekatan keluarga. Tujuan laporan kasus ini, menerapkan pelayanan dokter keluarga dengan mengidentifikasi faktor risiko, masalah klinis, serta penatalaksanaan pasien berbasis Evidence-Based Medicine yang bersifat family-approach, patient-centred dan community oriented. Studi yang dilakukan adalah laporan kasus. Data primer diperoleh melalui anamnesis, pemeriksaan fisik dan kunjungan rumah. Data sekunder didapat dari rekam medis di puskesmas. Pasien Ny. S, 75 tahun, mengeluh nyeri di kedua lutut sejak 3 hari lalu. Nyeri hilang timbul dan memberat pada pagi hari berdurasi sekitar 15 menit. Keluhan tambahan berupa nyeri kepala. Pasien didiagnosis osteoarthritis dan hipertensi. Beberapa faktor dapat memengaruhi keadaan pasien yaitu faktor internal dan eksternal. Pada kasus ini telah dilakukan diagnosis dan tatalaksana yang sesuai. Setelah dilakukan intervensi, didapatkan penurunan gejala klinis dan peningkatan pengetahuan pasien dan keluarganya. Diagnosis pada pasien sudah sesuai dengan panduan, terlihat adanya perubahan pengetahuan pada pasien dan keluarganya setelah dilakukan intervensi.
Penatalaksanaan Holistik Wanita Usia 75 Tahun dengan Penyakit Osteoarthritis serta Hipertensi melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga Khalisah Nurjihany Salsabila
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 1 (2022): Februari 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v4i1.791

Abstract

Kelompok lanjut usia merupakan kelompok rentan dan memiliki morbiditas serta mortalitas yang tinggi terhadap penyakit. Penyakit yang mendominasi salah satunya adalah osteoarthritis dan hipertensi yang memiliki prevalensi cukup tinggi di dunia dan merupakan penyakit yang harus ditatalaksana komprehensif karena bersifat kronik. Pasien harus mengetahui, memiliki kesadaran serta motivasi untuk memodifikasi gaya hidup agar tujuan pengobatan tercapai, sehingga diperlukan tatalaksana pendekatan keluarga. Tujuan laporan kasus ini, menerapkan pelayanan dokter keluarga dengan mengidentifikasi faktor risiko, masalah klinis, serta penatalaksanaan pasien berbasis Evidence-Based Medicine yang bersifat family-approach, patient-centred dan community oriented. Studi yang dilakukan adalah laporan kasus. Data primer diperoleh melalui anamnesis, pemeriksaan fisik dan kunjungan rumah. Data sekunder didapat dari rekam medis di puskesmas. Pasien Ny. S, 75 tahun, mengeluh nyeri di kedua lutut sejak 3 hari lalu. Nyeri hilang timbul dan memberat pada pagi hari berdurasi sekitar 15 menit. Keluhan tambahan berupa nyeri kepala. Pasien didiagnosis osteoarthritis dan hipertensi. Beberapa faktor dapat memengaruhi keadaan pasien yaitu faktor internal dan eksternal. Pada kasus ini telah dilakukan diagnosis dan tatalaksana yang sesuai. Setelah dilakukan intervensi, didapatkan penurunan gejala klinis dan peningkatan pengetahuan pasien dan keluarganya. Diagnosis pada pasien sudah sesuai dengan panduan, terlihat adanya perubahan pengetahuan pada pasien dan keluarganya setelah dilakukan intervensi.