Dwi Anita Apriastuti
Program Studi Sarjana Kebidanan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektifitas Minuman Sari Jahe terhadap Penurunan Frekuensi Emesis Garvidarum pada Ibu Hamil Trimester 1 Anggi Fransiska; Siti Marfuah; Dwi Anita Apriastuti
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 1 (2022): Februari 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v4i1.793

Abstract

Setiap kehamilan memiliki risiko, Resiko tinggi/komplikasi adalah keadaan penyimpangan dari normal, yang secara langsung menyebabkan kesakitan dan kematian ibu maupun bayi Komplikasi kehamilan salah satunya adalah mual dan muntah atau dikenal dengan Emesis Gravidarum. Bila emesis gravidarum tidak ditangani dengan baik maka bisa sebagai hiperemesis gravidarum yaitu keadaan mual muntah yang berlebihan pada kehamilan, sehingga bisa meningkatkan resiko terjadinya gangguan kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pemberian minuman sari jahe terhadap penurunan frekuensi emesis gravidarum di ibu hamil trimester I di BPM Anggi Fransiska, Jenis penelitian ini ialah penelitian Kuatitatif menggunakan design Pra Eksperimental One grup Pretest Post Tes Design. Responden yg dipergunakan berjumlah 23 orang menggunakan tekhnik Purposive Sampling. Analisis data memakai uji Paired Sampel T-Test. Instrumen penelitian ini adalah data primer berupa kuisionerPengukuran mual dan muntah yaitu PUQE-24 24-hour Pregnancy Unique Quantification of Emesis.Kuesioner ini berisi 2 buah pertanyaan tentang mual dan muntah dengan hasil Score yaitu mual ringan 1-5, sedang 6-10, berat 11-15 dan muntah ringan 1-3, sedang 4-5, dan berat 6-10. Dan quesioner yang berisi ibu dapat makan minum yang lainnya.Pengukuran skor PUQE-24dilakukan 2 kali, yaitu sebelum memberikan minuman sari jahe dan 4 hari setelah mengkonsumsi minuman sari jahe. Hasil penelitian nilai Sig. 2-Tailed ialah sebesar 0.000 < 0.05 maka H0 ditolak dan Ha diterima. sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata antara hasil Pre Test dengan Post Test yg terdapat pengaruh pemberian minuman sari jahe terhadap penurunan frekuensi mual serta muntah pada ibu hamil trimester I.
Efektifitas Minuman Sari Jahe terhadap Penurunan Frekuensi Emesis Garvidarum pada Ibu Hamil Trimester 1 Anggi Fransiska; Siti Marfuah; Dwi Anita Apriastuti
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 1 (2022): Februari 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v4i1.793

Abstract

Setiap kehamilan memiliki risiko, Resiko tinggi/komplikasi adalah keadaan penyimpangan dari normal, yang secara langsung menyebabkan kesakitan dan kematian ibu maupun bayi Komplikasi kehamilan salah satunya adalah mual dan muntah atau dikenal dengan Emesis Gravidarum. Bila emesis gravidarum tidak ditangani dengan baik maka bisa sebagai hiperemesis gravidarum yaitu keadaan mual muntah yang berlebihan pada kehamilan, sehingga bisa meningkatkan resiko terjadinya gangguan kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pemberian minuman sari jahe terhadap penurunan frekuensi emesis gravidarum di ibu hamil trimester I di BPM Anggi Fransiska, Jenis penelitian ini ialah penelitian Kuatitatif menggunakan design Pra Eksperimental One grup Pretest Post Tes Design. Responden yg dipergunakan berjumlah 23 orang menggunakan tekhnik Purposive Sampling. Analisis data memakai uji Paired Sampel T-Test. Instrumen penelitian ini adalah data primer berupa kuisionerPengukuran mual dan muntah yaitu PUQE-24 24-hour Pregnancy Unique Quantification of Emesis.Kuesioner ini berisi 2 buah pertanyaan tentang mual dan muntah dengan hasil Score yaitu mual ringan 1-5, sedang 6-10, berat 11-15 dan muntah ringan 1-3, sedang 4-5, dan berat 6-10. Dan quesioner yang berisi ibu dapat makan minum yang lainnya.Pengukuran skor PUQE-24dilakukan 2 kali, yaitu sebelum memberikan minuman sari jahe dan 4 hari setelah mengkonsumsi minuman sari jahe. Hasil penelitian nilai Sig. 2-Tailed ialah sebesar 0.000 < 0.05 maka H0 ditolak dan Ha diterima. sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata antara hasil Pre Test dengan Post Test yg terdapat pengaruh pemberian minuman sari jahe terhadap penurunan frekuensi mual serta muntah pada ibu hamil trimester I.