Moh Ahsanulkhaq
SMP Negeri 2 Bae Kudus

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Membentuk Karakter Religius Peserta Didik Melalui Metode Pembiasaan Moh Ahsanulkhaq
Jurnal Prakarsa Paedagogia Vol 2, No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpp.v2i1.4312

Abstract

Tujuan penelitian yang hendak dicapai adalah untuk mendeskripsikan upaya guru PAI dalam membentuk karakter religius peserta didik melalui metode pembiasaan dan untuk mendeskripsikan faktor-faktor apa saja yang mendukung dan menghambat dalam pelaksanaan metode pembiasaan dalam membentuk karakter religius peserta didik di SMP Negeri 2 Bae Kudus tahun pelajaran 2019/2020. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru PAI dan peserta didik. Metode pengumpulan datanya menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif dengan langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya guru PAI dalam membentuk karakter religius melalui metode pembiasaan diantaranya berupa pembiasaan senyum, salam, dan salim (3S), pembiasaan hidup bersih dan sehat, pembiasaan membaca asmaul husna dan doa harian, pembiasaan bersikap jujur, pembiasaan memiliki sikap tanggungjawab, Pembiasaan bersikap disiplin, pembiasaan ibadah, dan pembiasaan literasi Al-Qur’an. Adapun faktor pendukung dalam membentuk karakter religius peserta didik diantaranya adanya dukungan dari orang tua, komitmen bersama warga sekolah, dan fasilitas yang memadai. Sedangkan faktor penghambatnya diantaranya yaitu latar belakang peserta didik yang berbeda-beda, kurangnya kesadaran peserta didik, dan lingkungan atau Pergaulan peserta didik
Membentuk Karakter Religius Peserta Didik Melalui Metode Pembiasaan Moh Ahsanulkhaq
Journal Prakarsa Paedagogia Vol. 2 No. 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpp.v2i1.4312

Abstract

Tujuan penelitian yang hendak dicapai adalah untuk mendeskripsikan upaya guru PAI dalam membentuk karakter religius peserta didik melalui metode pembiasaan dan untuk mendeskripsikan faktor-faktor apa saja yang mendukung dan menghambat dalam pelaksanaan metode pembiasaan dalam membentuk karakter religius peserta didik di SMP Negeri 2 Bae Kudus tahun pelajaran 2019/2020. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru PAI dan peserta didik. Metode pengumpulan datanya menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif dengan langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya guru PAI dalam membentuk karakter religius melalui metode pembiasaan diantaranya berupa pembiasaan senyum, salam, dan salim (3S), pembiasaan hidup bersih dan sehat, pembiasaan membaca asmaul husna dan doa harian, pembiasaan bersikap jujur, pembiasaan memiliki sikap tanggungjawab, Pembiasaan bersikap disiplin, pembiasaan ibadah, dan pembiasaan literasi Al-Qur’an. Adapun faktor pendukung dalam membentuk karakter religius peserta didik diantaranya adanya dukungan dari orang tua, komitmen bersama warga sekolah, dan fasilitas yang memadai. Sedangkan faktor penghambatnya diantaranya yaitu latar belakang peserta didik yang berbeda-beda, kurangnya kesadaran peserta didik, dan lingkungan atau Pergaulan peserta didik
The Practicality of Calligraphy Learning Model Etika Vestia; Moh In’ami; Ade Setiawan
At-Ta'dib Vol. 19 No. 2 (2024): At-Ta'dib: Journal of Pesantren Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/at-tadib.v19i2.69

Abstract

This research aims to develop and test the practicality of an innovative and applicable calligraphy learning model for students at various levels of education. As an art combining aesthetics and technical skills, calligraphy requires an effective learning approach to improve students' understanding and skills. The designed learning model integrates hands-on methods, digital technology, and collaborative approaches to create a more interactive and enjoyable learning experience. The research method used the Research and Development (R&D) approach by adapting the Thiagarajan development model. The research process included needs analysis, model design, validity testing, and practicality testing through limited implementation in the classroom. The instruments used included observation sheets, satisfaction questionnaires, and structured interviews to measure the model's effectiveness and ease of implementation. The results showed that this learning model was considered practical and relevant by teachers and students. The implementation of the model significantly improved students' learning motivation, and understanding of calligraphy concepts, as well as better work. Teachers found the learning structure flexible and adaptable. In conclusion, the calligraphy learning model developed is not only practical but also able to create an innovative learning atmosphere, so it has the potential to be widely adopted. This study recommends further development on a larger scale to test its long-term sustainability and effectiveness.