Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

PUSAT KULINER JALAN NUSANTARA KOTA MAKASSAR Batara Surya; Muhammad Idris; Lasmana Lasmana
Jurnal Inovasi dan Pelayanan Publik Makassar Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Inovasi dan Pelayanan Publik Makassar
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.182 KB)

Abstract

Akselerasi pembangunan Kota Makassar, dalam dinamikanya menyebabkan kegiatan ekonomi formal dan kegiatan ekonomi non formal. Perkembangan kegiatan ekonomi tersebut memiliki keterkaitan secara langsung terhadap sistem aktifitas kawasan perkotaan yang berorientasi pada pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi yang cenderung berlokasi pada kawasan strategis perkotaan berasosiasi positif terhadap masalah transportasi perkotaan, penurunan kualitas lingkungan dan sistem ekonomi dualistik. Dengan demikian konsep penanganan pembangunan kawasan perkotaan Kota Makassar, diorientasikan pada penanganan sistem transportasi, pengendalian pencemaran lingkungan, penanganan konflik sosial, dan peningkatan produktifitas ekonomi secara berkelanjutan. Tujuan penelitian ini adalah: (i) Mengakaji dan menganalisis keberadaan lokasi wisata kuliner pada koridor jalan bekerja sebagai determinan perbedaan kepentingan ekonomi antarkelompok-kelompok masyarakat, (ii) Menganalisis pengaruh secara langsung dan tidak langsung keberadaan lokasi wisata kuliner yang akan dikembangkan pada koridor jalan Nusantara terhadap pertumbuhan ekonomi kota, (iii) Mengakaji dan menganalisis kelayakan lokasi pusat wisata kuliner jalan Nusantara terhadap kesesuaian lokasi dengan rencana tata ruang Kota Makassar, (iv) Menganalisis pengaruh signifikan keberadaan lokasi wisata kuliner terhadap pola aktifitas ruang dan kondisi lingkungan di sekitarnya, dan (v) Mengkaji dan menganalisis konsekuensi-konsekuensi keberadaan lokasi wisata kuliner pada koridor jalan Nusantara terhadap aspek ekonomi dan aspek sosiokultural. Metode yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu gabungan pendekatan kualitatif-kuantitatif. Alasan secara filosofis penggabungan pendekatan tersebut, yaitu; (i) sifat realitas sangat kompleks dan jamak, (ii) keberadaan pusat kuliner yang berlokasi memiliki pengaruh secara langsung terhadap sistem transportasi perkotaan, dan (iii) pusat kuliner yang berlokasi pada jalan Nusantara memiliki dampak terhadap kondisi lingkungan, sistem sosial, sistem ekonomi, dan pola aktivitas kawasan disekitannya. Luaran penelitian yang ditargetkan, yaitu; (a) acuan bagi pemerintah Kota Makassar dalam perumusan kebijakan terkait kelayakan lokasi pusat kuliner pada jalan Nusantara, (b) memberikan gambaran empirik dan konseptual terkait kelayakan lokasi pusat kuliner pada jalan Nusantara, (c) pendekatan secara praktis dan teoritis terkait kelayakan lokasi pusat kuliner pada jalan Nusantara, dan (e) memantapkan peran pemerintah kota Makassar, dalam perumusan kebijakan pembangunan kawasan pusat wisata kuliner.
Sustainability Handling Slum Settlements in Makassar City, South Sulawesi Indonesia Batara Surya; Emil Salim; Muhammad Idris
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 21 No. 2 (2021): ECOSYSTEM Vol. 21 No 2, Mei - Agustus Tahun 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v21i2.1108

Abstract

This study aims to (1) analyze the spatial integration of work as a determinant of the sustainability of the handling of slums in Makassar City; (2) analyze the direct and indirect effects of handling infrastructure, controlling environmental pollution, and socio-economic empowerment on improving the quality of slums and the sustainability of handling the slums of Makassar City. The research approach used is a sequential explanatory design, which is a combination of quantitative and qualitative research. Data obtained through observation, surveys, in-depth interviews, and documentation. The results showed that the acceleration of Makassar City development towards urban spatial integration had an impact on slum areas that developed at riverbanks and coastal areas. The results of the path analysis show that infrastructure has a direct effect on improving environmental quality by 12.46%, the direct effect of environmental pollution control on improving environmental quality by 10.69%, and the direct effect of socio-economic empowerment on handling slum settlements by 6.76%. Furthermore, the increase in Y was 63.58% and the effect of Y on Z was 67.57%. The direction of handling the Makassar City slums in the future is oriented to sustainable development including, improving the quality of infrastructure, increasing the productivity of economic ventures, increasing the capacity of government and community institutions in dealing with social problems, social conflicts, towards the creation of social cohesion, fulfillment of livable facilities that are livable and socially just.
Pengaruh Stres Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada PT Pelindo Terminal Petikemas Makassar Rizka Rizka; Muhammad Idris; Darmawati Manda
Journal of Economy Business Development Vol. 4 No. 1 (2026): Journal of Economy Business  Development, April 2026
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebd.v4i1.2779

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh stres kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai pada PT Pelindo Terminal Petikemas Makassar. Kinerja pegawai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung efektivitas pelayanan operasional perusahaan karena kualitas pelayanan sangat dipengaruhi oleh kemampuan pegawai dalam melaksanakan pekerjaan secara profesional dan produktif. Tingginya aktivitas operasional perusahaan jasa kepelabuhanan menyebabkan pegawai menghadapi tekanan kerja yang cukup besar sehingga kondisi psikologis dan lingkungan kerja menjadi faktor penting yang memengaruhi kualitas kerja pegawai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada pegawai PT Pelindo Terminal Petikemas Makassar. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan program Statistical Product and Service Solution (SPSS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa stres kerja memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai sehingga tekanan kerja yang dialami pegawai memengaruhi kualitas pelaksanaan pekerjaan dalam lingkungan perusahaan. Lingkungan kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai karena kondisi tempat kerja yang nyaman, aman, dan didukung fasilitas kerja yang memadai mampu meningkatkan produktivitas pegawai. Pengujian simultan menunjukkan bahwa stres kerja dan lingkungan kerja secara bersama-sama memiliki pengaruh terhadap kinerja pegawai pada PT Pelindo Terminal Petikemas Makassar. Lingkungan kerja menjadi variabel yang memiliki pengaruh lebih dominan terhadap peningkatan kualitas kerja pegawai dibandingkan variabel stres kerja. Pengelolaan sumber daya manusia melalui pengendalian tingkat stres kerja dan peningkatan kualitas lingkungan kerja menjadi langkah penting dalam meningkatkan efektivitas pelayanan perusahaan serta produktivitas kerja pegawai secara berkelanjutan. This study aims to analyze the influence of work stress and work environment on employee performance at PT Pelindo Terminal Petikemas Makassar. Employee performance is an important factor in supporting the effectiveness of company operational services because service quality is strongly influenced by employees’ ability to perform their duties professionally and productively. The high intensity of operational activities in port service companies causes employees to experience considerable work pressure, making psychological conditions and work environment important factors affecting employee performance quality. This study employed a quantitative approach using a survey method through questionnaires distributed to employees of PT Pelindo Terminal Petikemas Makassar. The data analysis technique used multiple linear regression analysis with the assistance of Statistical Product and Service Solution (SPSS). The results showed that work stress had a significant effect on employee performance, indicating that work pressure experienced by employees influenced the quality of work implementation within the company environment. The work environment had a positive and significant effect on employee performance because a comfortable, safe workplace supported by adequate work facilities was able to improve employee productivity. Simultaneous testing indicated that work stress and work environment collectively influenced employee performance at PT Pelindo Terminal Petikemas Makassar. The work environment was identified as the most dominant variable affecting the improvement of employee performance quality compared to work stress. Human resource management through controlling work stress levels and improving work environment quality becomes an important step in enhancing the effectiveness of company services and employee productivity on a sustainable basis.
Pengaruh Job Description Dan Job Specification Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT Gusti Aroma Aksiri Celebes Kabupaten Bulukumba Gusti Amal; Muhammad Idris; Rafiuddin Rafiuddin
Journal of Economy Business Development Vol. 4 No. 1 (2026): Journal of Economy Business  Development, April 2026
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebd.v4i1.3110

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh job description dan job specification terhadap kinerja karyawan pada PT. Gusti Aroma Aksiri Celebes Kabupaten Bulukumba. Pengelolaan sumber daya manusia menjadi faktor penting dalam meningkatkan efektivitas operasional perusahaan karena kualitas pembagian tugas dan kesesuaian spesifikasi pekerjaan akan memengaruhi produktivitas kerja karyawan. Job description berfungsi sebagai pedoman kerja yang menjelaskan tugas, tanggung jawab, hubungan kerja, dan target pekerjaan sehingga membantu karyawan memahami pekerjaan yang harus diselesaikan secara efektif. Job specification berkaitan dengan kesesuaian kemampuan, keterampilan, pendidikan, pengalaman kerja, dan kompetensi yang harus dimiliki tenaga kerja agar mampu menjalankan pekerjaan sesuai kebutuhan perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner kepada responden penelitian. Teknik analisis data dilakukan menggunakan bantuan program Statistical Product and Service Solution (SPSS) melalui uji validitas, uji reliabilitas, analisis regresi linear berganda, uji parsial, uji simultan, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa job description memiliki pengaruh positif terhadap kinerja karyawan meskipun tingkat pengaruhnya belum signifikan secara statistik. Variabel job specification menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kualitas kinerja karyawan sehingga menjadi variabel yang paling dominan memengaruhi efektivitas kerja pegawai perusahaan. Hasil pengujian simultan memperlihatkan bahwa job description dan job specification secara bersama-sama memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan kualitas kerja karyawan perusahaan. Penguatan sistem pembagian tugas dan penempatan tenaga kerja sesuai kompetensi diharapkan mampu membantu perusahaan meningkatkan produktivitas kerja, kualitas sumber daya manusia, dan efektivitas operasional organisasi perusahaan secara berkelanjutan. This study aims to analyze the influence of job description and job specification on employee performance at PT. Gusti Aroma Aksiri Celebes Bulukumba Regency. Human resource management has become an important factor in improving company operational effectiveness because the quality of job distribution and the suitability of job specifications influence employee productivity. Job description functions as a work guideline explaining duties, responsibilities, work relationships, and work targets, thereby helping employees understand the tasks that must be completed effectively. Job specification relates to the suitability of abilities, skills, education, work experience, and competencies that employees must possess in order to perform work according to company needs. This study employed a quantitative approach with data collection techniques through observation, interviews, documentation, and questionnaires distributed to research respondents. Data analysis techniques were conducted using the Statistical Product and Service Solution (SPSS) program through validity tests, reliability tests, multiple linear regression analysis, partial tests, simultaneous tests, and coefficient of determination analysis. The results showed that job description had a positive influence on employee performance although the level of influence was not statistically significant. The job specification variable showed a positive and significant effect on improving employee performance quality and became the most dominant variable affecting company work effectiveness. Simultaneous testing results indicated that job description and job specification together had a significant influence on improving employee work quality. Strengthening job distribution systems and employee placement according to competencies is expected to help companies improve work productivity, human resource quality, and organizational operational effectiveness sustainably.
Analisis Sektor Basis Dan Non Basis Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Kota Palopo Gabriela Malacoppo; Muhammad Idris; Sri Fatmasari Syam
Journal of Economy Business Development Vol. 4 No. 1 (2026): Journal of Economy Business  Development, April 2026
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebd.v4i1.4144

Abstract

Pertumbuhan ekonomi daerah menjadi indikator penting dalam menilai keberhasilan pembangunan ekonomi yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah melalui pengelolaan sumber daya dan pengembangan sektor ekonomi unggulan. Kota Palopo sebagai salah satu daerah berkembang di Provinsi Sulawesi Selatan menunjukkan perkembangan ekonomi yang cukup dinamis selama periode 2018–2022, meskipun laju pertumbuhan ekonominya mengalami fluktuasi akibat perubahan kondisi ekonomi regional dan nasional. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya identifikasi sektor ekonomi yang memiliki keunggulan komparatif dan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sektor basis dan sektor non basis serta mengidentifikasi klasifikasi pertumbuhan sektor ekonomi di Kota Palopo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder berupa Produk Domestik Regional Bruto Kota Palopo dan Provinsi Sulawesi Selatan menurut lapangan usaha periode 2018–2022. Teknik analisis data menggunakan metode Location Quotient dan Tipologi Klassen untuk mengetahui sektor unggulan serta pola pertumbuhan ekonomi daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat sepuluh sektor basis di Kota Palopo, yaitu sektor Pengadaan Listrik dan Gas, Pengadaan Air dan Pengelolaan Sampah, Konstruksi, Perdagangan Besar dan Eceran, Transportasi dan Pergudangan, Jasa Keuangan dan Asuransi, Real Estat, Administrasi Pemerintahan, Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial, serta Jasa Lainnya. Hasil analisis Tipologi Klassen menunjukkan bahwa sektor Konstruksi, Transportasi dan Pergudangan, Jasa Keuangan dan Asuransi, Real Estat, Administrasi Pemerintahan, dan Jasa Lainnya termasuk kategori sektor maju dan tumbuh pesat. Temuan penelitian menunjukkan bahwa struktur ekonomi Kota Palopo didominasi oleh sektor jasa dan perdagangan yang memiliki kontribusi besar terhadap Produk Domestik Regional Bruto daerah. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi dasar pertimbangan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih terarah dan berkelanjutan. Regional economic growth has become an important indicator in assessing the success of regional development through the management of resources and the optimization of leading economic sectors. Palopo City, as one of the developing regions in South Sulawesi Province, experienced relatively dynamic economic development during the 2018–2022 period, although its economic growth rate fluctuated due to changes in regional and national economic conditions. This condition indicates the importance of identifying economic sectors that possess comparative advantages and significant contributions to regional economic growth. This study aims to analyze base and non-base sectors and identify the classification of economic sector growth in Palopo City. The study employed a quantitative approach using secondary data in the form of Gross Regional Domestic Product data of Palopo City and South Sulawesi Province by business field during the 2018–2022 period. Data analysis techniques used in this study were Location Quotient and Klassen Typology analyses to identify leading sectors and regional economic growth patterns. The results revealed that ten sectors were classified as base sectors in Palopo City, including Electricity and Gas Procurement, Water Supply and Waste Management, Construction, Wholesale and Retail Trade, Transportation and Warehousing, Financial and Insurance Services, Real Estate, Government Administration, Health Services and Social Activities, and Other Services. The Klassen Typology analysis also indicated that the Construction, Transportation and Warehousing, Financial and Insurance Services, Real Estate, Government Administration, and Other Services sectors were categorized as advanced and rapidly growing sectors. The findings indicate that the economic structure of Palopo City is dominated by service and trade sectors that significantly contribute to regional Gross Regional Domestic Product. The results of this study are expected to provide recommendations for local governments in formulating more directed and sustainable regional economic development policies.
Analisis Economic Value Added (EVA) Untuk Mengukur Kinerja Keuangan Pada PT Wijaya Karya Beton Tbk Maura Magfirah; Palipada Palisuri; Muhammad Idris
Journal of Economy Business Development Vol. 4 No. 1 (2026): Journal of Economy Business  Development, April 2026
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebd.v4i1.4256

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan PT Wijaya Karya Beton Tbk menggunakan metode Economic Value Added (EVA) selama periode 2019 hingga 2022. Persaingan industri konstruksi yang semakin berkembang menyebabkan perusahaan dituntut mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan agar nilai perusahaan tetap terjaga secara berkelanjutan. Pengukuran kinerja keuangan menjadi bagian penting dalam mengetahui kemampuan perusahaan menghasilkan keuntungan ekonomi melalui penggunaan modal perusahaan secara efektif dan efisien. Economic Value Added digunakan karena metode ini mampu memberikan gambaran mengenai kemampuan perusahaan dalam menciptakan nilai tambah ekonomi setelah memperhitungkan biaya modal perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui dokumentasi laporan keuangan PT Wijaya Karya Beton Tbk selama periode penelitian berlangsung. Data penelitian dianalisis menggunakan metode Economic Value Added melalui perhitungan Net Operating Profit After Tax, Invested Capital, Weighted Average Cost of Capital, Capital Charges, dan Economic Value Added. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Wijaya Karya Beton Tbk mampu menghasilkan nilai Net Operating Profit After Tax yang positif selama periode penelitian meskipun perusahaan mengalami fluktuasi laba operasional akibat tekanan ekonomi selama pandemi Covid-19. Nilai Economic Value Added perusahaan juga menunjukkan hasil positif selama periode penelitian sehingga perusahaan dinilai mampu menciptakan nilai tambah ekonomi bagi pemegang saham perusahaan. Nilai EVA tertinggi terjadi pada tahun 2019 sedangkan penurunan nilai EVA terjadi pada tahun 2021 akibat melemahnya kondisi ekonomi nasional dan penurunan aktivitas pembangunan infrastruktur selama pandemi berlangsung. Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa efektivitas pengelolaan biaya modal dan kemampuan menghasilkan laba operasional memiliki hubungan terhadap penciptaan nilai ekonomi perusahaan. Penggunaan metode Economic Value Added diharapkan mampu membantu perusahaan meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan serta mendukung pengambilan keputusan perusahaan secara lebih objektif dan berkelanjutan. This study aims to analyze the financial performance of PT Wijaya Karya Beton Tbk using the Economic Value Added (EVA) method during the 2019–2022 period. The increasing competition in the construction industry requires companies to improve the effectiveness of financial management in order to maintain corporate value sustainably. Financial performance measurement becomes an important aspect in determining the company’s ability to generate economic profit through effective and efficient use of corporate capital. Economic Value Added is applied because this method is capable of providing a comprehensive overview of the company’s ability to create economic value after considering the cost of capital. This research employed a quantitative approach with data collection techniques conducted through documentation of PT Wijaya Karya Beton Tbk financial statements during the research period. The research data were analyzed using the Economic Value Added method through the calculation of Net Operating Profit After Tax, Invested Capital, Weighted Average Cost of Capital, Capital Charges, and Economic Value Added. The results showed that PT Wijaya Karya Beton Tbk generated positive Net Operating Profit After Tax values throughout the research period despite fluctuations in operating profit caused by economic pressure during the Covid-19 pandemic. The company also achieved positive Economic Value Added values during the research period, indicating that the company was able to create economic added value for shareholders. The highest EVA value occurred in 2019, while a significant decline occurred in 2021 due to weakening national economic conditions and reduced infrastructure development activities during the pandemic. These conditions indicate that the effectiveness of capital cost management and the company’s ability to generate operating profit are closely related to the creation of corporate economic value. The application of the Economic Value Added method is expected to assist companies in improving financial management effectiveness and supporting more objective and sustainable corporate decision-making.
Analisis Kelayakan Penyaluran Kredit Usaha Mikro Pada Bank BRI Unit Paccerakkang Alferos Buntubarana; Muhammad Idris; Muhlis Ruslan
Journal of Economy Business Development Vol. 4 No. 1 (2026): Journal of Economy Business  Development, April 2026
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebd.v4i1.4257

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan penyaluran Kredit Usaha Rakyat Mikro pada Bank BRI Unit Paccerakkang melalui penerapan prinsip analisis pembiayaan yang digunakan dalam menentukan kelayakan calon debitur usaha mikro. Penyaluran pembiayaan usaha mikro menjadi bagian penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat karena akses modal usaha memiliki hubungan langsung dengan perkembangan usaha produktif dan peningkatan kesejahteraan pelaku usaha mikro. Aktivitas pembiayaan yang dilakukan lembaga perbankan tidak hanya berfungsi sebagai penyedia modal usaha, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat dan meningkatkan produktivitas usaha kecil. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi pada Bank BRI Unit Paccerakkang Makassar. Analisis penelitian dilakukan terhadap penerapan prinsip 5C yang terdiri atas character, capacity, capital, collateral, dan condition of economy dalam proses penyaluran Kredit Usaha Rakyat Mikro kepada nasabah usaha mikro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur penyaluran Kredit Usaha Rakyat Mikro dilakukan melalui tahapan pengajuan pembiayaan, analisis kelayakan, pemberian keputusan pembiayaan, pencairan dana, serta monitoring pembiayaan pasca pencairan kredit. Analisis character dilakukan melalui pemeriksaan riwayat pembayaran dan integritas calon debitur, sedangkan analisis capacity dilakukan menggunakan rasio keuangan seperti Gross Profit Margin, Installment to Disposable Income Ratio, dan Debt Service Ratio untuk mengetahui kemampuan pembayaran angsuran nasabah. Analisis capital, collateral, dan condition of economy menunjukkan bahwa perkembangan usaha, nilai jaminan, serta kondisi ekonomi usaha memiliki pengaruh penting dalam menentukan keputusan pembiayaan pada Bank BRI Unit Paccerakkang. Sistem pengawasan pembiayaan yang dilakukan secara langsung membantu pihak bank menjaga kualitas pembiayaan dan meminimalisir risiko kredit bermasalah pada penyaluran Kredit Usaha Rakyat Mikro. This study aims to analyze the feasibility of distributing Micro Business Credit at BRI Bank Paccerakkang Unit through the implementation of financing analysis principles used in determining the eligibility of prospective micro business debtors. The distribution of micro business financing has become an important aspect in supporting community economic growth because access to business capital is directly related to the development of productive businesses and the improvement of micro entrepreneurs’ welfare. Financing activities carried out by banking institutions not only function as providers of business capital, but also become important instruments in maintaining community economic stability and increasing the productivity of small businesses. This study employed a descriptive qualitative approach with data collection techniques conducted through observation, interviews, and documentation at BRI Bank Paccerakkang Unit Makassar. The analysis focused on the implementation of the 5C principles consisting of character, capacity, capital, collateral, and condition of economy in the process of distributing Micro Business Credit to micro business customers. The results showed that the procedure for distributing Micro Business Credit was carried out through financing applications, feasibility analysis, financing decision-making, fund disbursement, and post-disbursement financing monitoring. Character analysis was conducted through the examination of payment history and debtor integrity, while capacity analysis was performed using financial ratios such as Gross Profit Margin, Installment to Disposable Income Ratio, and Debt Service Ratio to determine customers’ installment payment ability. Capital, collateral, and condition of economy analyses indicated that business development, collateral value, and business economic conditions had important influences in determining financing decisions at BRI Bank Paccerakkang Unit. Direct financing supervision systems helped the bank maintain financing quality and minimize the risk of non-performing loans in the distribution of Micro Business Credit.
Analisis Literasi Keuangan Terhadap Pengelolaan Keuangan pada UMKM Kuliner Kecamatan Tamalanrea Nurul Amalia Sahab; Muhammad Idris; Miah Said
Journal of Economy Business Development Vol. 4 No. 1 (2026): Journal of Economy Business  Development, April 2026
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebd.v4i1.4325

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan keuangan, keterampilan keuangan, dan perilaku keuangan terhadap pengelolaan keuangan pada pelaku UMKM kuliner di Kecamatan Tamalanrea Kota Makassar. Pengelolaan keuangan menjadi aspek penting dalam mendukung keberlangsungan usaha karena aktivitas usaha membutuhkan kemampuan perencanaan, pengendalian, dan penggunaan sumber daya keuangan secara efektif. Permasalahan yang ditemukan pada sebagian pelaku UMKM menunjukkan bahwa masih terdapat keterbatasan dalam melakukan pencatatan keuangan, pengelolaan modal usaha, serta pengendalian penggunaan keuntungan usaha secara terarah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada pelaku UMKM kuliner yang dijadikan responden penelitian. Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan program Statistical Product and Service Solution (SPSS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan keuangan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan karena kemampuan memahami konsep dasar keuangan membantu pelaku usaha mengelola aktivitas usaha secara lebih sistematis. Keterampilan keuangan juga menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan karena kemampuan menyusun anggaran, mengendalikan pengeluaran, dan mengatur penggunaan modal membantu meningkatkan efektivitas pengelolaan usaha. Perilaku keuangan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan karena kedisiplinan dalam menggunakan dan mengendalikan keuangan membantu menjaga stabilitas usaha secara berkelanjutan. Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa peningkatan literasi keuangan memiliki hubungan terhadap efektivitas pengelolaan keuangan dan keberlangsungan usaha UMKM kuliner di Kecamatan Tamalanrea Kota Makassar. This study aims to analyze the influence of financial knowledge, financial skills, and financial behavior on financial management among culinary MSMEs in Tamalanrea District, Makassar City. Financial management is an important aspect in supporting business sustainability because business activities require the ability to plan, control, and utilize financial resources effectively. Problems found among several MSME actors indicate that there are still limitations in financial recording, business capital management, and controlling the use of business profits in a directed manner. This study employed a quantitative approach using an associative method. Research data were obtained through questionnaires distributed to culinary MSME actors who served as research respondents. The data analysis technique used multiple linear regression with the assistance of the Statistical Product and Service Solution (SPSS) program. The results showed that financial knowledge had a positive and significant effect on financial management because the ability to understand basic financial concepts helps business actors manage business activities more systematically. Financial skills also showed a positive and significant influence on financial management because the ability to prepare budgets, control expenditures, and manage capital usage helps improve business management effectiveness. Financial behavior had a positive and significant effect on financial management because discipline in using and controlling finances helps maintain business stability sustainably. These conditions indicate that improving financial literacy has a relationship with the effectiveness of financial management and the sustainability of culinary MSMEs in Tamalanrea District, Makassar City.
Analisis Biaya Produksi Pada Usaha Kopi Raka Mandiri Di Kabupaten Tana Toraja Doli Martin; Muhammad Idris; Sri Fatmasari Syam
Journal of Economy Business Development Vol. 4 No. 1 (2026): Journal of Economy Business  Development, April 2026
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebd.v4i1.4326

Abstract

Biaya produksi merupakan salah satu faktor penting yang menentukan tingkat efisiensi operasional dan keberlanjutan usaha pada industri pengolahan kopi. Pengelolaan biaya produksi yang dilakukan secara efektif dapat membantu perusahaan menjaga stabilitas harga jual produk, meningkatkan keuntungan usaha, serta mempertahankan daya saing produk pada pasar yang semakin kompetitif. Usaha Kopi Raka Mandiri di Kabupaten Tana Toraja merupakan salah satu usaha pengolahan kopi lokal yang memanfaatkan bahan baku kopi khas Toraja dalam proses produksinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biaya produksi dan perhitungan harga pokok produksi pada Usaha Kopi Raka Mandiri di Kabupaten Tana Toraja. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data penelitian terdiri atas biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik yang digunakan dalam proses produksi kopi bubuk. Teknik analisis data menggunakan metode full costing untuk menghitung seluruh komponen biaya produksi secara menyeluruh dalam satu periode produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya bahan baku menjadi komponen biaya terbesar dibandingkan biaya tenaga kerja langsung dan biaya overhead pabrik dalam proses produksi kopi bubuk. Total harga pokok produksi pada Usaha Kopi Raka Mandiri sebesar Rp44.000.000 untuk setiap periode produksi dengan menggunakan metode full costing. Penggunaan metode full costing memberikan hasil perhitungan biaya produksi yang lebih lengkap dan sistematis sehingga perusahaan dapat mengetahui struktur biaya produksi secara lebih akurat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan biaya produksi yang efektif dapat membantu perusahaan meningkatkan efisiensi operasional, menjaga kestabilan harga jual produk, dan meningkatkan daya saing usaha pengolahan kopi lokal pada pasar yang semakin kompetitif. Production cost is one of the important factors that determines the level of operational efficiency and business sustainability in the coffee processing industry. Effective production cost management can help companies maintain product selling price stability, increase business profits, and sustain product competitiveness in an increasingly competitive market. Raka Mandiri Coffee Business in Tana Toraja Regency is one of the local coffee processing businesses that utilizes Toraja coffee beans as the primary raw material in its production process. This study aims to analyze production costs and the calculation of cost of goods manufactured at Raka Mandiri Coffee Business in Tana Toraja Regency. The study employed a quantitative descriptive approach with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. Research data consisted of raw material costs, direct labor costs, and factory overhead costs used in the coffee powder production process. Data analysis techniques used the full costing method to calculate all components of production costs comprehensively in one production period. The results revealed that raw material costs became the largest cost component compared to direct labor costs and factory overhead costs in the coffee powder production process. The total cost of goods manufactured at Raka Mandiri Coffee Business reached Rp44,000,000 for each production period using the full costing method. The use of the full costing method provided more complete and systematic production cost calculations so that the company could identify the structure of production costs more accurately. The findings indicate that effective production cost management can help companies improve operational efficiency, maintain product selling price stability, and enhance the competitiveness of local coffee processing businesses in an increasingly competitive market.
Analisis Laporan Arus Kas Terhadap Kinerja Keuangan Pada Bank BRI Unit Mengkendek Heline Meliani Turama; Muhammad Idris; Darmawati Manda
Journal of Economy Business Development Vol. 4 No. 1 (2026): Journal of Economy Business  Development, April 2026
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebd.v4i1.4327

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis laporan arus kas terhadap kinerja keuangan pada Bank BRI Unit Mengkendek selama periode penelitian berlangsung. Laporan arus kas memiliki peran penting dalam menilai kemampuan perusahaan menjaga stabilitas keuangan, memenuhi kewajiban jangka pendek, serta mempertahankan efektivitas aktivitas operasional perusahaan secara berkelanjutan. Aktivitas operasional perusahaan perbankan memerlukan pengelolaan arus kas yang efektif agar perusahaan mampu menjaga likuiditas dan solvabilitas perusahaan pada lingkungan bisnis yang kompetitif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian diperoleh melalui laporan arus kas dan laporan keuangan perusahaan yang dianalisis menggunakan rasio arus kas operasi, rasio cakupan kas terhadap bunga, rasio cakupan hutang lancar, rasio pengeluaran modal, rasio total hutang, dan rasio cakupan arus dana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio arus kas operasi mengalami peningkatan selama periode penelitian sehingga kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban lancar melalui aktivitas operasional perusahaan menjadi lebih baik dibandingkan periode sebelumnya. Rasio cakupan kas terhadap bunga juga menunjukkan peningkatan yang memperlihatkan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban bunga secara lebih optimal. Rasio total hutang, rasio pengeluaran modal, dan rasio cakupan arus dana memperlihatkan perkembangan positif yang menunjukkan efektivitas pengelolaan arus kas perusahaan selama periode penelitian berlangsung. Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa pengelolaan arus kas yang efektif memiliki hubungan terhadap peningkatan kualitas kinerja keuangan perusahaan serta kemampuan perusahaan menjaga stabilitas operasional perusahaan secara berkelanjutan. This study aims to analyze cash flow reports on the financial performance of Bank BRI Unit Mengkendek during the research period. Cash flow reports play an important role in assessing a company’s ability to maintain financial stability, fulfill short-term obligations, and sustain operational effectiveness on an ongoing basis. Banking operational activities require effective cash flow management to ensure that companies are able to maintain liquidity and solvency in a competitive business environment. This study employed a quantitative approach using a descriptive method. Research data were obtained from company cash flow statements and financial reports which were analyzed using operating cash flow ratios, cash coverage to interest ratios, current liability coverage ratios, capital expenditure ratios, total debt ratios, and cash flow coverage ratios. The results showed that the operating cash flow ratio increased during the research period, indicating that the company’s ability to fulfill current liabilities through operational activities improved compared to previous periods. The cash coverage to interest ratio also increased, demonstrating the company’s better capability in meeting interest payment obligations. Total debt ratios, capital expenditure ratios, and cash flow coverage ratios also showed positive developments, indicating the effectiveness of company cash flow management during the research period. These conditions indicate that effective cash flow management has a relationship with improving the quality of company financial performance and maintaining operational stability on an ongoing basis.