Siti Aisyah
STIT AQIDAH USYMUNI

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemikiran Islam Tradisional dan Dunia Modern: (Kritik Sayyid Husein Nasr Terhadap Peradaban Modern) Siti Aisyah
Tafhim Al-'Ilmi Vol. 8 No. 1 (2016): 18 Juli 2016
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Aqidah Usymuni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (15.856 KB)

Abstract

Apabila seorang Barat, seorang Konfucian Cina atau seorang Hindu dari India menelaah Islam, niscaya yang mereka jumpai adalah tradisi Islam yang tunggal. Orang yang seperti itu mungkin saja akan menemukan sejumlah madzhab pemikiran, interpretasi-interpretasi hukum, teologi dan bahkan sekte-sekte yang terpisah dari tubuh utama ummat. Disadari atau tidak peradaban barat telah menggerogoti konstruk pemikiran Islam sehingga barangkali sudah lebih dari dua abad umat Islam hidup dalam bayang-bayang peradaban barat, banyak pihak yang merasa khawatir akan tercerabutnya nilai-nilai Islam itu sendiri dari pemiliknya
Implementasi Imtaq dalam Kehidupan Mahasiswa Siti Aisyah
Tafhim Al-'Ilmi Vol. 10 No. 2 (2019): 01 Februari 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Aqidah Usymuni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (15.856 KB) | DOI: 10.37459/tafhim.v10i2.3428

Abstract

A moral crisis is a precarious condition in a society or group in which there is a deterioration or damage to actions, attitudes, morals and character. This moral crisis is seen in Indonesian society, both among young people, even parents and even small children. This moral crisis is indicated by the proliferation of acts that approach adultery or even adultery, the culture of smoking or even illegal drugs and intoxicants (khamr). In addition, the existence of a community that is disturbing the community or even criminal and brutal acts that have mushroomed in the community has also triggered a moral crisis. Not only that, but there are still many more indications of a moral crisis found in society. Abstrak Krisis moral adalah suatu kondisi genting dalam suatu masyarakat atau kelompok yang mana terjadinya kemerosotan atau kerusakan perbuatan, sikap, akhlak dan budi pekerti. Krisis moral ini terlihat di dalam masyarakat Indonesia, baik itu pada kalangan pemuda, orang tua bahkan kalangan anak kecil sekali pun. Krisis moral ini terindikasi dengan maraknya perbuatan yang mendekati zina atau bahkan zina, kebudayaan merokok atau bahkan obat-obatan terlarang dan minuman memabukkan (khamr). Selain itu juga adanya komunitas yang meresahkan masyarakat atau bahkan tindak kriminal dan brutal yang menjamur di masyarakat juga memicu adanya krisis moral. Tidak hanya itu, namun masih banyak lagi indikasi krisis moral yang terdapat di dalam masyarakat.
Perspektif Pesantren Ditengah Kubangan Arus Modernisasi: (sebuah solusi selektif - dekonstruktif) Siti Aisyah
Tafhim Al-'Ilmi Vol. 11 No. 1 (2019): 17 September 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Aqidah Usymuni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (15.856 KB) | DOI: 10.37459/tafhim.v11i1.3551

Abstract

Proses modernisasi, yang dijalankan oleh dunia Barat sejak zaman renaissans,itu disamping membawa dampak positif, juga telah menimbulkan dampak negatif.Dampak positifnya, modernisasi telah membawa kemudahan-kemudahan dalamkehidupan manusia, sementara dampak negatf, modenisasi telah menimbulkankrisis makna hidup, kehampaan spiritual dan tersingkirnya agama dalamkehidupan manusia. Problematika manusia modern baik menyangkuteksistensinya maupun aspek dalamnya merupakan fenomena menarik yangmenjadi kajian psikologi, baik eksistensialis maupun psikoanalisis pada abad 21Kata Kunci: Pesantren, Arus Modernisasi