Misnatun Misnatun
STIT AQIDAH USYMUNI

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Ragam Perspektif Profesi Guru Misnatun Misnatun
Tafhim Al-'Ilmi Vol. 10 No. 2 (2019): 01 Februari 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Aqidah Usymuni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (15.856 KB) | DOI: 10.37459/tafhim.v10i2.3426

Abstract

The meaning of teachers is related for the life philosophy of a community. Which generally secular western society tends to regard the teacher as an sich companion for students, their interests are not more than just the transfer of knowledge. Even in a more extreme level, religious symbols strictly prohibited into the classrooms. The fact is truly turned to the experience and teachings of Islam. In Islam teachers are not only seen as a 'bank' whose job is only saving and transfer of knowledge, but more that, the teacher is the one who has the moral responsibility, spiritual, and intellectual integrally. Abstrak Makna guru berhubungan erat dengan falsafah hidup suatu masyarakat. Masyarakat barat yang umumnya sekuler cenderung memandang guru sebagai teman bagi peserta didik, kepentingannya tidak lebih dari sekedar transfer pengetahuan. Bahkan dalam tataran yang lebih ekstrim, simbol-simbol keagamaan dilarang ketat masuk ke dalam ruang-ruang kelas. Kenyataan tersebut sungguh berbalik dengan pengalaman dan ajaran Islam. Dalam Islam guru tidak hanya dipandang sebagai ‘bank’ pengetahuan yang tugasnya hanya menyimpan dan mentrasfer pengetahuan, tetapi lebih dari itu, guru adalahorang yang memiliki tanggungjawab moral, spiritual, dan intelektual secara integral.