Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui pengaruh model pembelajaran Two Stay-Two Stray (TSTS) dipadukan dengan metode demonstrasi terhadap hasil belajar kimia materi pokok laju reaksi pada siswa kelas XI MIA MAN 2 Mataram. Jenis penelitianÃÂ ini merupakan quasi experimental dalam bentuk Post-test Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini meliputi seluruh siswa kelas XI MIA MAN 2 Mataram. Teknik yang digunakan untuk pengambilan sampel yaitu dengan teknik simple random sampling. Sampel pada penelitian ini adalah kelas XI MIA 4 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIA 2 sebagai kelas kontrol. Pada kelas eksperimen diberi perlakuan dengan menerapkan model pembelajaran Two Stay-Two Stray (TSTS) dipadukan dengan metode demonstrasi sedangkan pada kelas kontrol diberi perlakuan dengan menerapkan model pembelajaran konvensional. Uji hipotesis pada penelitian ini menggunakan uji-t. Hasil uji statistik diperoleh thitung = 5,009 > ttabel = 1,671 yang berarti H0 ditolak. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Two Stay-Two Stray (TSTS) dipadukan dengan metode demonstrasi memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap hasil belajar kimia materi pokok laju reaksi pada siswa kelas XI MIA MAN 2 Mataram.