Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TANGGUNG JAWAB HUKUM KEPADA PENGURUS YAYASAN TERHADAP FAILEDNYA SUATU YAYASAN Murni Murni; Abdul Gani
JURNAL PIONIR Vol 6, No 1 (2020): Januari
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.248 KB) | DOI: 10.36294/pionir.v6i1.1057

Abstract

Yayasan sebagai lembaga nirlaba yang pada umumnya bergerak dalam bidang pendidikan, bidang kesehatan, bidang keagamaan, bidang kebudayaan, dan bidang sosial. Yayasan merupakan badan hukum yang memiliki  kekayaan yang dipisahkan dan diperuntukkan untuk bidang kesehjateraan sosial, seperti kesehatan , ke-agamaan maupun kemanusiaan yang tidak mempunyai anggota. Yayasan dapat mendirikan badan usaha yang kegiatannya sesuai dengan maksud dan tujuan yayasan. Cara pendirian yayasan, serta keharusan pembentukan yayasan melaluiakta notaries juga telah diatur. Demikian halnya juga diatur tentang organ yayasan yaitu pembina, pengurus dan pengawas. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaturan yayasan menurut Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2001 Jo.Undang-Undang No. 28 Tahun 2004 tentang Yayasan, bagaimana kepailitan yayasan, serta bagaimana pertanggungjawaban pengurus terhadap pailitnya yayasan. Metode penelitian menggunakan jenis penelitian hukum normatif. Sumberdata yang digunakan adalah data sekunder, yang terdiri dari bahan hukum sekunder, teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik studi pustaka yaitu dengan tinjauan yuridis normative. Pengaturan yayasan menurut Undang-Undang antara lain adalah mengenai pendirian yayasan yang mengharuskan pembentukan yayasan melalui akta notaris, juga diatur tentang organ yayasan yang terdiri dari pembina, pengurus dan pengawas. Suatu yayasan, dapat mengalami kepailitan yang dapat disebabkan oleh karena yayasan tersebut mempunyai dua atau lebih kreditor dan tidak membayar lunas sedikitnya satu utang yang telah jatuh waktu dan dapat ditagih, dinyatakan pailit dengan putusan pengadilan. Pertanggungjawaban pengurus terhadap pailitnya yayasan adalah sebagaimana yang diatur dalam Pasal 39 UU yayasan yaitu jika kepailitan terjadi karena kesalahan atau kelalaian pengurus dan kekayaan yayasan tidak cukup untuk menutup kerugian akibat kepailitan. Kata Kunci : Yayasan, pailit
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS TAI (TEAM ASISSTED INDIVIDUALIZATION) DITINJAU DARI PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA Murni Murni; Ely Syafitri
Diskrit: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol. 1 No. 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengetahui kelayakan RPP dan LKPD berbasis TAI (Team Asissted Individualization) ditinjau dari pemahaman konsep matematika siswa yang diterapkan di UPT SMP Negeri 2 Nibung Hangus dinilai dari kriteria valid, praktis, dan efektif. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Development Reserch). Subjek uji coba dalam penelitian ini ialah siswa kelas VIII-1 UPT SMP Negeri 2 Nibung Hangus. Berdasarkan hasil validasi RPP dapat disimpulkan bahwa RPP dapat dinyatakan “sangat valid”dengan skor empiris 315. Selanjutnya hasil validasi LKPD dapat disimpulkan bahwa LKPD dinyatakan “sangat valid” dengan skor empiris 329.Uji coba perangkat pembelajaran matematika berbasis model TAI (Team Asissted Individualization) yang dihasilkan, RPP dan LKPD telah mencapai kategori “praktis”. RPP dan LKPD dinyatakan “sangat praktis” berdasarkan hasil penilaian guru. RPP dan LKPD dinyatakan “praktis” berdasarkan hasil observasi aktivitas siswa dengan keterlaksanaan RPP mencapai 82,7%. RPP dan LKPD dinyatakan “efektif” berdasarkan ketercapaian ketuntasan hasil belajar siswa secara klasikal pada kompetensi inti pengetahuan dan keterampilan mencapai 93%. Berdasarkan hasil tes menunjukkan bahwa RPP dan LKPD yang dihasilkan dapat digunakan sebagai alternatif perangkat pembelajaran yang mendukung kegiatan pembelajaran SMP kelas VIII.Kata kunci:Perangkat Pembelajaran, Team Asissted Individualization, pemahaman konsep matematika