Duma Sari Lubis
Dosen Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PERILAKU PETUGAS KESEHATAN DALAM MENSOSIALISASIKAN TABLET BESI DENGAN KEPATUHAN IBU HAMIL MINUM TABLET BESI DI WILAYAH KERJA UPTD KESEHATAN SENTAJO RAYA KABUPATEN KUANTAN SINGINGI Duma Sari Lubis; Milda Hastuty
Jurnal Doppler Vol. 2 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.939 KB)

Abstract

Kematian maternal yang disebabkan oleh anemia secara global sebesar 17-49 persen dari indirect causes. Prevalensi anemia defisiensi besi pada ibu hamil di Indonesia dirasakan masih cukup tinggi dan perluupayapenanggulangan yanglebih intensif dan komprehensif. Akibat anemia defisiensi besi dapat menimbulkan gangguan atau hambatan pada pertumbuhan janin baik pada sel otak maupun sel tubuh, sehingga pada wanita hamil dapat terjadi keguguran, prematuritas, perdarahan sebelum dan pada saat melahirkan. Permasalahan dalam pencegahan anemia defisiensi besi menjadi faktor penyebab masih tingginya prevalensi anemia di Indonesia. Program suplementasi tablet besi yang telah dicanangkan pemerintah dalam mendistribusikan tablet besi di kalangan ibu hamil masih banyak kendala, salahsatunya kurangnya kepatuhan minum tablet besi akibat berbagai sebab, seperti adanya efek samping, kurangnya dukungan dari pihak lain,faktor lupa dan malas.Penelitian ini merupakan penelitian observasional, dengan rancangan cross- sectional. Rancangan ini digunakan untuk mengetahui pengaruh variabel bebas (perilaku petugas kesehatan dalam mensosialisasikan tablet besi) dengan variabel terikat (kepatuhan ibu hamil minum tablet besi). Subyek penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang diberikan tablet besi di wilayah kerja UPTD Kesehatan Sentajo Raya Kabupaten Kuantan Singingi. Daftar pertanyaan untuk pengumpulan data umum responden meliputi nama, usia, pendidikan, jumlah anak, pekerjaan, riwayat kehamilan serta alamat. Daftar  pertanyaan untuk  mengukur  perilaku  petugas kesehatan dalam mensosialisasikan tablet besi yang diketahui melalui jawaban responden. Untuk mengetahui kepatuhan responden minum tablet besi, dengan mencatat jumlah dan tanggal tablet besi yang diberikan oleh petugas ketika ibu hamil periksa terakhir, tanggal mulai minum jumlah tablet besi yang telah diminum oleh ibu hamil, jumlah tablet besi yang seharusnya habis dan tersisa pada saat pengambilan data. Kemudian jumlah tablet besi yang telah diminum oleh ibu hamil dibagi dengan jumlah tablet besi yang semestinya habis dikalikan 100 persen. Ada hubungan yang signifikan antara perilaku petugas kesehatan dalam mensosialisasikan tablet besi dengan kepatuhan ibu hamil minum tablet besi (p<0.05), dengan r=0,746 dan R2=0,556. Sedangkan Kelupaan tidak ada perbedaan rata-rata kepatuhan antara yang lupa dengan tidak lupa (p>0,05), dan efek samping tidak ada perbedaan rata-rata kepatuhan antara yang ada efek samping dengan tidak ada efek samping (p>0,05). Semakin baik perilaku petugas kesehatan dalam mensosialisasikan tablet besi maka semakin tinggi kepatuhan ibu hamil minum tablet besi di Kabupaten Kuantan Singingi.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DENGAN RIWAYAT PERSALINAN SECTIO CAESAREA (SC) DI RSIA NORFA HUSADA BANGKINANG TAHUN 2018 Duma Sari Lubis
Jurnal Doppler Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.431 KB)

Abstract

Persalinan sectio caesarea (SC) di Negara-negara berkembang maupun di Indonesia mengalami peningkatan. Persalinan Sectio Caesarea dilakukan tidak hanya dengan indikasi medis tetapi juga non medis. Persalinan sectio caesarea (SC) juga berdampak bagi ibu maupun janin. Resiko persalinan dengan sectio caesarea ini tiga kali risiko kematian lebih besar daripada persalinan normal. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu dengan riwayat persalinan sectio caesarea di RSIA Norfa Husada. Desain penelitian adalah analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus 2018. Sampel penelitian ini adalah ibu bersalin di RSIA Norfa Husada yang berjumlah 78 dengan teknik Simple Random Sampling, yaitu dengan mengambil data secara acak kepada responden sesuai dengan besar sampel. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat yang diolah dengan menggunakan system komputerisasi dengan uji Chi-Square. Pada hasil analisis statistik ada hubungan antara pengetahuan dengan riwayat persalinan sectio caesarea nilai p-value=0,004. Disarankan kepada ibu hamil yang akan merencanakan persalinan agar bisa mengikuti penyuluhan atau kelas ibu hamil yang disampaikan oleh tenaga kesehatan tentang pemilihan metode persalinan. Agar ibu mampu mengambil keputusan yang baik dan benar, sehingga proses persalinan berjalan dengan lancar dan ibu dapat melahirkan bayinya dengan selamat.
PERILAKU PETUGAS KESEHATAN DALAM MENSOSIALISASIKAN TABLET BESI DENGAN KEPATUHAN IBU HAMIL MINUM TABLET BESI DI WILAYAH KERJA UPTD KESEHATAN SENTAJO RAYA KABUPATEN KUANTAN SINGINGI Duma Sari Lubis; Milda Hastuty
Jurnal Doppler Vol. 2 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.939 KB)

Abstract

Kematian maternal yang disebabkan oleh anemia secara global sebesar 17-49 persen dari indirect causes. Prevalensi anemia defisiensi besi pada ibu hamil di Indonesia dirasakan masih cukup tinggi dan perluupayapenanggulangan yanglebih intensif dan komprehensif. Akibat anemia defisiensi besi dapat menimbulkan gangguan atau hambatan pada pertumbuhan janin baik pada sel otak maupun sel tubuh, sehingga pada wanita hamil dapat terjadi keguguran, prematuritas, perdarahan sebelum dan pada saat melahirkan. Permasalahan dalam pencegahan anemia defisiensi besi menjadi faktor penyebab masih tingginya prevalensi anemia di Indonesia. Program suplementasi tablet besi yang telah dicanangkan pemerintah dalam mendistribusikan tablet besi di kalangan ibu hamil masih banyak kendala, salahsatunya kurangnya kepatuhan minum tablet besi akibat berbagai sebab, seperti adanya efek samping, kurangnya dukungan dari pihak lain,faktor lupa dan malas.Penelitian ini merupakan penelitian observasional, dengan rancangan cross- sectional. Rancangan ini digunakan untuk mengetahui pengaruh variabel bebas (perilaku petugas kesehatan dalam mensosialisasikan tablet besi) dengan variabel terikat (kepatuhan ibu hamil minum tablet besi). Subyek penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang diberikan tablet besi di wilayah kerja UPTD Kesehatan Sentajo Raya Kabupaten Kuantan Singingi. Daftar pertanyaan untuk pengumpulan data umum responden meliputi nama, usia, pendidikan, jumlah anak, pekerjaan, riwayat kehamilan serta alamat. Daftar  pertanyaan untuk  mengukur  perilaku  petugas kesehatan dalam mensosialisasikan tablet besi yang diketahui melalui jawaban responden. Untuk mengetahui kepatuhan responden minum tablet besi, dengan mencatat jumlah dan tanggal tablet besi yang diberikan oleh petugas ketika ibu hamil periksa terakhir, tanggal mulai minum jumlah tablet besi yang telah diminum oleh ibu hamil, jumlah tablet besi yang seharusnya habis dan tersisa pada saat pengambilan data. Kemudian jumlah tablet besi yang telah diminum oleh ibu hamil dibagi dengan jumlah tablet besi yang semestinya habis dikalikan 100 persen. Ada hubungan yang signifikan antara perilaku petugas kesehatan dalam mensosialisasikan tablet besi dengan kepatuhan ibu hamil minum tablet besi (p<0.05), dengan r=0,746 dan R2=0,556. Sedangkan Kelupaan tidak ada perbedaan rata-rata kepatuhan antara yang lupa dengan tidak lupa (p>0,05), dan efek samping tidak ada perbedaan rata-rata kepatuhan antara yang ada efek samping dengan tidak ada efek samping (p>0,05). Semakin baik perilaku petugas kesehatan dalam mensosialisasikan tablet besi maka semakin tinggi kepatuhan ibu hamil minum tablet besi di Kabupaten Kuantan Singingi.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DENGAN RIWAYAT PERSALINAN SECTIO CAESAREA (SC) DI RSIA NORFA HUSADA BANGKINANG TAHUN 2018 Duma Sari Lubis
Jurnal Doppler Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.431 KB)

Abstract

Persalinan sectio caesarea (SC) di Negara-negara berkembang maupun di Indonesia mengalami peningkatan. Persalinan Sectio Caesarea dilakukan tidak hanya dengan indikasi medis tetapi juga non medis. Persalinan sectio caesarea (SC) juga berdampak bagi ibu maupun janin. Resiko persalinan dengan sectio caesarea ini tiga kali risiko kematian lebih besar daripada persalinan normal. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu dengan riwayat persalinan sectio caesarea di RSIA Norfa Husada. Desain penelitian adalah analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus 2018. Sampel penelitian ini adalah ibu bersalin di RSIA Norfa Husada yang berjumlah 78 dengan teknik Simple Random Sampling, yaitu dengan mengambil data secara acak kepada responden sesuai dengan besar sampel. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat yang diolah dengan menggunakan system komputerisasi dengan uji Chi-Square. Pada hasil analisis statistik ada hubungan antara pengetahuan dengan riwayat persalinan sectio caesarea nilai p-value=0,004. Disarankan kepada ibu hamil yang akan merencanakan persalinan agar bisa mengikuti penyuluhan atau kelas ibu hamil yang disampaikan oleh tenaga kesehatan tentang pemilihan metode persalinan. Agar ibu mampu mengambil keputusan yang baik dan benar, sehingga proses persalinan berjalan dengan lancar dan ibu dapat melahirkan bayinya dengan selamat.