Aliyatunnisa Aliyatunnisa
Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Jember, Jl. Karimata No. 49 Jember, Jawa Timur

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Latihan Keterampilan Sosial dan Psikoedukasi Keluarga terhadap Peningkatan Kreatifitas dan Bakat Anak Autisme Spectrum Disorder (ASD) Yeni Suryaningsih; Aliyatunnisa Aliyatunnisa; Larasati Cahya Volytania
The Indonesian Journal of Health Science Vol 12, No 1 (2020): The Indonesian Journal of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ijhs.v12i1.4845

Abstract

Latar Belakang dan Tujuan: Autism spectrum disorder (ASD) dapat menyebabkan gangguan kreativitas dan bakat sehingga membutuhkan stimulasi peningkatan kreativitas dan bakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pelatihan keterampilan sosial dan psikoedukasi terhadap peningkatan kreativitas dan bakat ASD di SLB Kabupaten Jember. Metode: Desain penelitian menggunakan eksperimen semu non randomized pretest-post test dengan kelompok pembanding. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Jumlah sampel 21 responden. Instrumen pengukur daftar evaluasi ada tiga kelompok yaitu pelatihan keterampilan sosial (G1), pendidikan psiko (G2), pelatihan keterampilan sosial dan pendidikan psiko (G3). G1 memiliki perbedaan tingkat kreativitas dan bakat. Hasil: Level maksimum 8,33 dan level minimum 4,17. G2 memiliki perbedaan tingkat kreativitas dan bakat. Level maksimum 6,95 dan level minimum 2,77. G3 memiliki perbedaan tingkat kreativitas dan bakat. Level maksimum 23,61 dan level minimum 11,11. Pada uji analisis Wilcoxon (α 0,05) G1 memiliki p = 0,016, G2 memiliki p = 0,017, G3 memiliki p = 0,018. Pada analisis Kruskal Wallis (p = 0,001 α = 0,05). Analisis Post Hocin Kruskal Wallis dengan Mann-Whitney memiliki nilai p = minimum 0,002 (α = 0,01). Simpulan dan Implikasi: Latihan keterampilan sosial dan psikoedukasi keluarga dapat meningkatkan kreativitas dan bakat Autism Spectrum Disorder (ASD) pada anak sekolah. Dengan demikian latihan keterampilan sosial dapat digunakan sebagai intervensi keperawatan untuk meningkatkan kreatifitas dan bakat anak ASD.