Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KONFLIK TOKOH SI UMBUT MUDA DALAM NOVEL SI UMBUT MUDA KARYA TULIS SUTAN SATI (KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA) Delfianto Delfianto
Jurnal Ilmu Pendidikan Ahlussunnah Vol 2 No 2 (2019): JIPA : Jurnal Ilmu Pendidikan Ahlussunnah
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STKIP Ahlussunnah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karya sastra sebagai salah satu bentuk hasil daya kreatif seseorang pengarang memberikan pemahaman kepada pembaca betapa banyaknya konflik dalam kehidupan seseorang. Karya sastra sebagai cerminan kehidupan masyarakat memberikan isyarat kepada pembaca bahwa banyak pengalaman yang berharga dalam kehidupan ini. Sastra juga mengungkap hubungan sosial dan bagaimana berhubungan dengan lingkungan sosial tersebut. Sebuah novel menceritakan tentang peristiwa hidup seseorang di masanya dengan penuh konflik. Novel karya tulis Sutan Sati ini menggambarkan tentang bagaimana hubungan seseorang dengan kehidupan sosial di sekelilingnya. Penghinaan yang dilakukan oleh Putri Gelang Banyak kepada Umbut Muda dan Ibunya, sehingga menimbulkan konflik di antara mereka. Tujuan penelitian mengungkapkan gambaran konflik tokoh dalam novel si Umbut Muda karya Tulis Sutan Sati. Jenis penelitian ini adalah sastra dengan menggunakan metode hermeneutika dengan menggunakan kajian psikologi sastra. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teks yang memuat konflik tokoh yang ada dalam novel si Umbut Muda karya Tulis Sutan Sati. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah membaca, memahami, menandai, mengkasifikasikan data dan penyajiannya dalam bentuk tabel berdasarkan permasalahan yang diteliti. Hasil penelitian ini mengungkapkan terdapat konflik pada diri tokoh utama yakni Si Umbut Muda dalam hidupnya.
MELALUI KETERAMPILAN MENDONGENG SALAH SATU USAHA GURU MEMBANGUN PENDIDIKAN BERKARAKTER DI SEKOLAH RENDAH Delfianto Delfianto
Jurnal Ilmu Pendidikan Ahlussunnah Vol 3 No 2 (2020): JIPA : Jurnal Ilmu Pendidikan Ahlussunnah
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STKIP Ahlussunnah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penanaman pendidikan karakter bagi siswa amat penting dilakukan oleh guru pada saat sekarang ini. Kegiatan belajar mengajar di sekolah membutuhkan teknik dan kecakapan bagi guru salah, satunya kemampuan bersastra yakni mendongeng. Melalui kemampuan mendongeng guru dapat menerapkan nilai karakter pada siswanya. Beratnya beban pembelajaran, pencapaian target pembelajaran dengan target belajar tuntas menjadikan kondisi sekolah menjenuhkan bagi siswa. Perubahan kurikulum yang terjadi dari setiap dekade kebijakan, juga berpengaruh pada paradigma guru dalam mengajar. Kecendrungan guru memberikan pemadatan materi terhadap siswa sangat berdampak pada kemajuan siswa. Hail ini dilakakukan kerena tujuan akhir pembelajaran adalah siswaa lulus UAS atau UN dengan sempurna. Melalui berbagai himbauan secara persuasif tidak mendapat tempat lagi di hati siswa. Perubahan kurikulum Tingkat Satuan Penddidikan kepada Kurikulum 2013 memberikan warna baru bagi dunia pendidikan saat ini. Penyesuaian demi penyesuaian dilakukan oleh guru untuk mencapai pembelajaran yang dinamis. Belajar dari perjalan kurikulum yang didasarkan pada kompetensi siswa, belum membuahkan hasil yang diharapkan. Dengan hadirnya kurikulum 2013 berbasis teks yang bertitik tolak pada pembentukan karakter diharapkan dapat mengembangkan potensi dan kompetensi siswa secara maksimal.