Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pengaruh Pemisah Udara Pada Pembacaan Hasil Pengukuran Meter Air Digital Skala Rumah Tangga Rimulyo Wicaksono
Autocracy: Jurnal Otomasi, Kendali, dan Aplikasi Industri Vol 4 No 02 (2017): Otomasi, Kendali, dan Aplikasi Industri
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.203 KB) | DOI: 10.21009/autocracy.04.2.1

Abstract

Water meters used in households with SNI 2547:2008 standards are currently designed without the use of air separators. As it is known that the flow of water in PDAM channels is possible to contain air. On the other hand, the construction of a water meter on the market for PDAM customers has not been equipped with air separation mechanisms from water, so it is very possible that the amount of water volume measured using a water meter does not match the actual volume of water. In reality these consumers are obviously disadvantaged, they pay according to the designation of the meter of water but the accuracy of the water meter is disrupted because there is air mixed with the water that counts by the water meter. This research is intended to develop air separation technology in household water meters and calculate the accuracy of the meter before and after the air separator. The results of this study show that air input has significant effect to water meter measurement with high error of 43,21% when air input is added. When using Air Separator, there is no significant difference in water meter measurement results. The use of Air Separator on water meter measurements makes the water meter work better even though air input is added with error less than 10%. Meter air yang digunakan pada rumah tangga dengan standar SNI 2547:2008 saat ini didesain tanpa memakai pemisah udara. Seperti diketahui bahwa aliran air dalam saluran PDAM dimungkinkan mengandung udara. Di sisi lain, konstruksi meter air yang ada di pasaran untuk pelanggan PDAM belum dilengkapi mekanisme pemisah udara dari air, sehingga sangat mungkin jumlah volume air yang diukur menggunakan meter air tidak sesuai dengan volume air sesungguhnya. Pada kenyataan ini konsumen jelas dirugikan, mereka membayar sesuai dengan penunjukan dari meter air namun keakurasian dari meter air tersebut terganggu karena ada udara yang bercampur dengan air yang ikut terhitung oleh meter air tersebut. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengembangkan teknologi pemisah udara pada meter air rumah tangga dan menghitung akurasi yang ditunjukkan meter air sebelum dan sesudah diberikan pemisah udara. Hasil penelitian ini menunjukkan input udara berpengaruh secara signifikan terhadap hasil pengukuran meter air dengan error yang cukup tinggi sebesar 43,21% saat ditambahkan input udara. Pada saat menggunakan Air Separator, tidak terjadi perbedaan yang signifikan pada hasil pengukuran meter air. Penggunaan Air Separator pada pengukuran meter air, menjadikan meter air bekerja lebih baik meskipun ditambah input udara dengan error kurang dari 10%.
Pengembangan Prototype Alat Pengukur Kesalahan KWH Meter Digital Rimulyo Wicaksono
Autocracy: Jurnal Otomasi, Kendali, dan Aplikasi Industri Vol 3 No 01 (2016): Otomasi, Kendali, dan Aplikasi Industri
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.276 KB)

Abstract

Today the use of digital KWh meter has been widely used in Indonesia, so as to ensure the accuracy required course KWh meter calibration (ditera) in order to determine whether KWh meters is feasible to use or not. One method of calibration of measuring instruments KWh digital meter that is by method time where KWh meter as standard in calibrating. The time difference between the standard meter flicker and blink KWh meter test shows that the fault KWh meter tested, so as to avoid large errors then need tools to calculate the amount of flicker meter respectively. Tools readings consist of an electronic circuit that is equal to the human eye where recitation is a light sensor that provides input to the microcontroller circuit and show to the LCD display so it would read how the blinking KWh-meter, building on the reader is expected to help practice testing KWh digital meter. The method used in this research is prototyping, where a tool created a laboratory scale prototype ready to be developed. Saat ini penggunaan KWh meter digital telah banyak digunakan di Indonesia, sehingga untuk menjamin keakuratan KWh meter tentu saja dibutuhkan kalibrasi (ditera) guna untuk mengetahui apakah KWh meter tersebut layak digunakan atau tidak. Salah satu metode kalibrasi alat ukur KWh meter digital yaitu dengan metode waktu dimana KWh meter sebagai standar dalam mengkalibrasi. Perbedaan waktu antara kedipan KWh meter standar dan kedipan KWh meter uji yang menunjukan kesalahan KWh meter yang diuji, sehingga untuk menghindari kesalahan yang besar maka dibutuhkan alat bantu untuk menghitung jumlah kedipan kedipan masing-masing meter. Alat bantu pembacaan terdiri dari rangkaian elektronika yang pada prinsipnya sama dengan mata manusia dimana pembacaannya adalah sebuah sensor cahaya yang memberikan masukan ke rangkaian mikrokontroler dan ditampilkan ke LCD display sehingga akan terbaca berapa jumlah kedipan KWh meter tersebut, dengan dibuatnya alat baca ini diharapkan dapat membantu praktik pengujian KWh meter digital. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah prototyping, dimana alat yang dibuat merupakan prototype skala laboratorium yang siap dikembangkan.
Locker Dengan RFID MFRC522 Berbasis Arduino UNO Nurliana M Siregar; Hanif Muhammad; Rimulyo Wicaksono
Autocracy: Jurnal Otomasi, Kendali, dan Aplikasi Industri Vol 3 No 02 (2016): Otomasi, Kendali, dan Aplikasi Industri
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.238 KB)

Abstract

Lockers is a space reserved to store an object. Sometimes to obtain a locker key, one must wait quite a long time, this is because the lending system lock his locker still manually. Moreover, after getting a locker key, the user locker lockers must find address corresponding to the key number. But still, it should be given priority is the safety of locker system itself is still worrying. Today the use of RFID technology has been widely used in Indonesia, the use of RFID was mainly used for maintaining the security of a system. This study was made with the aim to create a prototype MFRC522 lockers use RFID-based Arduino UNO. Where these tools will make it easier for someone to save or store goods and speed up lending transactions locker key to guard or reception using RFID as a tool to read lockers that are still available or empty and locker numbers that will appear on the LCD and unlocked lockers that are automatic. Final results lockers with RFID MFRC522 based Arduino UNO has been successfully made and tested. RFID tags that can be read and locker numbers that appear on the LCD is empty and open. Locker adalah suatu tempat yang disediakan untuk menyimpan suatu benda. Terkadang untuk memperoleh kunci locker, seseorang harus menunggu waktu yang cukup lama, hal ini dikarenakan sistem peminjaman kunci lockernya masih secara manual. Selain itu, setelah mendapatkan kunci locker maka pengguna locker harus mencari alamat locker yang sesuai dengan nomor kunci. Tapi tetap saja, hal yang harus diprioritaskan adalah keamanan sistem locker itu sendiri yang masih menghawatirkan. Saat ini penggunaan teknologi RFID telah banyak digunakan di Indonesia, penggunaan RFID sebagian besar digunakan untuk menjaga keamanan suatu sistem. Penelitian ini dibuat dengan tujuan untuk membuat prototipe Locker menggunakan RFID MFRC522 berbasis arduino UNO. Di mana alat ini akan memudahkan seseorang untuk menyimpan/menitipkan barang dan mempercepat waktu transaksi peminjaman kunci locker kepada penjaga atau meja resepsionis dengan menggunakan RFID sebagai alat untuk membaca locker yang masih tersedia/kosong dan nomor locker yang akan muncul pada LCD serta dapat membuka kunci locker tersebut secara otomatis. Dari hasil penelitian locker dengan RFID MFRC522 berbasis arduino UNO telah berhasil dibuat dan diuji. RFID yang di tag dapat dibaca dan nomor locker yang kosong mucul di LCD dan terbuka.
Sistem Keamanan pada Studio Penyiaran Radio Menggunakan RFID Berbasis Arduino Mega Irham Mirza; Alfiana Latifah Shibyani; Rimulyo Wicaksono
Autocracy: Jurnal Otomasi, Kendali, dan Aplikasi Industri Vol 5 No 01 (2018): Otomasi, Kendali, dan Aplikasi Industri
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/autocracy.05.1.6

Abstract

The prototype of a security system in a radio broadcast studio using RFID based arduino mega is tool to improve security in studio to prevent and reduce the misuse of acces by unknown parties in radio broadcasting studio. This prototype has input from RFID, sensor ultrasonic HC-SR04 and push button. The main control system uses arduino mega 2560 with indicator of LCD and LED. Output access system outputs using relays as well as DC motor outputs as automatic doors. From the test and measurement results obtained that the prototype system security system in the radio broadcasting studio using arduino mega-based RFID can work in accordance with descriptions of desired work. Prototipe sistem keamanan pada studio penyiaran radio mengunakan RFID berbasis arduino mega merupakan alat untuk meningkatkan keamanan pada studio serta mencegah dan mengurangi adanya penyalahgunaan akses oleh pihak tak dikenal pada studio penyiaran radio. Prototipe ini memiliki input berupa RFID, sensor ultrasonic HC-SR04 dan push button. Kendali utama sistem menggunakan arduino mega 2560 dengan indikator berupa LCD dan LED. Output sistem pembatasan akses menggunakan relay serta output motor DC sebagai pintu otomatis. Dari hasil pengujian dan pengukuran tersebut diperoleh bahwa prototipe sistem sistem keamanan pada studio penyiaran radio menggunakan RFID berbasis arduino mega ini dapat bekerja sesuai dengan deskripsi kerja yang diinginkan.
Prototipe Pengangkut Sampah Otomatis Pada Pintu Kali Dengan Sistem Informasi Menggunakan Node MCU ESP8266 Berbasis PLC (Programmable Logic Controller) Miftachul Choir Afrian; M Tommy Asron; Rimulyo Wicaksono
Autocracy: Jurnal Otomasi, Kendali, dan Aplikasi Industri Vol 5 No 02 (2018): Otomasi, Kendali, dan Aplikasi Industri
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (763.329 KB)

Abstract

Research purposes automatic garbage hauler based plc is designing and making automatic monitoring and tackle system to reduce human power and more efficienting time for clean up the garbage on the door river. Research methodology this uses the research and development involving planning, analysis design needs, testing and implementation of instrument. Needs automatic garbage hauler consisting of the sensors, plc, a series of motor DC, NodeMCU ESP8266, and cross flow river. On designing software parking automatic garbage hauler writer on the GX developers where programming language of ladder to a series of censorship control driver motor automatically and internet of thing via gmail with NodeMCU ESP8266. Tujuan penelitian pengangkut sampah otomatis berbasis PLC adalah merancang dan membuat sistem pemantauan dan mananggulangi sampah secara otomatis untuk mengurangi tenaga manusia dan lebih efiensikan waktu untuk membersihkan sampah yang terus menumpuk pada pintu kali. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan yang meliputi perencanaan, analisis kebutuhan perancangan, pengujian dan implementasi alat. Kebutuhan sistem dari pengangkut sampah pada pintu kali terdiri dari rangkaian sensor, PLC, motor DC, NodeMCU ESP8266, dan palang aliran kali. Pada perancangan software pengangkut sampah otomatis ini penulis menggunakan program GX Developer dimana bahasa pemograman berupa ladder untuk rangkaian sensor mengendalikan motor DC secara otomatis dan Internet of Thing melalui gmail dengan Node MCU ESP8266.
SISTEM PENGAMANAN BRANKAS BERBASIS GPS TRACKING & IoT (Internet of Things) Fahmi Rabbani; Muhammad Khoiyrul Resab; Rimulyo Wicaksono
Autocracy: Jurnal Otomasi, Kendali, dan Aplikasi Industri Vol 6 No 01 (2019): Otomasi, Kendali, dan Aplikasi Industri
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/autocracy.06.1.6

Abstract

Use of the Internet of Things is now becoming popular, after the use of the human body can communicate, or objects with objects communicate. Likewise, the application of security in anticipation of the break-in safes. The crime rate is high enough, especially in the theft of money to encourage their manufacture safe security tools that can provide a more effective security. The purpose of this final project to improve security in the safe so that the maximum security systems. This device consists of three important parts of Arduino circuit, NodeMCU and mobile phones as a medium for data transfer. The tool is designed with safety systems and working principles using Arduino circuit. The working principle of this system is the tool will always be in an active state when connected to a voltage source. The workings of this safety system is controlled safe door locking slot using a mobile phone user. If there were forced to open the buzzer will sound and will send SMS via mobile phone user notif. The system also uses a GPS module to determine the location-deposit box. Penggunaan Internet of Things saat ini menjadi populer, setelah penggunaan benda dengan manusia bisa berkomunikasi, atau benda dengan benda berkomunikasi. Demikian juga penerapan pada keamanan dalam mengantisipasi terjadinya pembobolan pada brankas. Tingkat kriminalitas yang cukup tinggi khususnya dalam pencurian uang mendorong adanya pembuatan alat pengamanan brankas yang mampu memberikan keamanan yang lebih efektif. Tujuan tugas akhir ini untuk meningkatkan keamanan di brankas sehingga sistem keamanan lebih maksimal. Alat ini terdiri dari tiga bagian penting yaitu rangkaian Arduino, NodeMCU dan handphone sebagai media transfer data. Alat ini dirancang dengan sistem keamanan dan prinsip kerja menggunakan rangkaian Arduino. Prinsip kerja sistem ini yaitu alat akan selalu dalam keadaan aktif saat dihubungkan dengan sumber tegangan. Cara kerja sistem pengaman ini yaitu slot pengunci pintu brankas dikontrol menggunakan handphone user. Apabila ada yang memaksa untuk membukanya maka buzzer akan berbunyi dan akan mengirim notif SMS melalui handphone user. Sistem ini juga menggunakan module GPS untuk mengetahui Lokasi Brankas.
PROTOTIPE SYSTEM ABSENSI AKADEMIK BERBASIS SMART CARD & WEB Muhamad Topan; Excel Fransisco Rari; Rimulyo Wicaksono
Autocracy: Jurnal Otomasi, Kendali, dan Aplikasi Industri Vol 6 No 2 (2019): Otomasi, Kendali, dan Aplikasi Industri
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/autocracy.06.2.6

Abstract

List data of students present in class that is important for an academic meeting in the assessment of student activity. The purpose of this research is making the tool "Smart Card & Web Academic Attendance System Prototype" to facilitate the study program admin in recording student attendance data. The tool can also limit the number of students present in the class so that only students enrolled in the eyes of the course can take the class. The method used is to create a classroom door security system using an RFID sensor connected to the Wemos D1 microcontroller which functions to open the solenoid and activate the servo motor to open the door, after the course hours are over the RFID sensor can be used again to open the door, with using Wemos D1 that has been integrated with wifi will send data to the local server as a student attendance. From the results, it was found that Wemos D1 R2 can receive input from the RFID reader and send the student data input to the local server (database). And also, the servo motor can open the door for 3 seconds, the solenoid can also open and lock the door. Data daftar kehadiran mahasiswa dalam kelas sangatlah penting untuk suatu instansi akademik dalam menilai ke aktifan mahasiswa. Tujuan penelitian ini membuat “Prototipe System Absensi Akademik Smart Card & Web” untuk mempermudah admin prodi dalam perekapan data kehadiran mahasiswa. Alat ini dapat membatasi jumlah mahasiswa yang hadir didalam kelas dan hanya mahasiswa yang terdaftar dimata kuliah tersebut saja yang dapat mengikuti kelas tersebut. Metode yang dilakukan adalah dengan cara membuat sistem keamanan pintu kelas menggunakan sensor RFID yang terhubung dengan mikrokontroler wemos D1 R2 yang berfungsi untuk membuka solenoid dan mengaktifkan motor servo untuk membuka pintu, setelah jam mata kuliah sudah selesai sensor RFID akan dapat digunakan kembali untuk membuka pintu, dengan menggunakan wemos D1 R2 yang sudah terintegrasi dengan wifi akan mengirimkan data ke local server sebagai absensi mahasiswa. Dari hasil pengujian didapatkankan bahwa Wemos D1 R2 dapat menerima masukan dari RFID reader dan mengirimkan masukan data mahasiswa tersebut ke local server (database). Dan juga motor servo dapat membuka pintu selama 3 detik, solenoid juga dapat membuka dan mengunci pintu.
PROTOTIPE ALAT PEMUNGUT SAMPAH DI SUNGAI BERBASIS ANDROID Satria Maulana Ihsan; Nurkhasanah; Rimulyo Wicaksono
Autocracy: Jurnal Otomasi, Kendali, dan Aplikasi Industri Vol 7 No 2 (2020): Otomasi, Kendali, dan Aplikasi Industri
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/autocracy.072.7

Abstract

Making the final project aims to overcome the problems that arise when cleaning up trash in the river. For example, when a garbage cleaner is cleaning trash in a river then accidents such as falling, slipping, splashing, and even drowning in the river. With this tool can minimize the level of accidents that may occur when cleaning trash in the river. Prototype Android-Based Garbage Collecting Tool is a tool that can clean up trash on the surface of the river and is controlled using the Android Application. Displayed through an Android application created through MIT App Inventor. This tool uses Arduino Nano as a microcontroller, HC-05 to connect the device to Android, 2 DC Motor (Direct Current) and Relay Motor Drive L289N to control the speed and direction of the rotation of the DC motor, 1 Servo Motor to pick up trash on the surface of the river. Based on the results of testing the prototype can function as instructed through the android application. The android application gets a command from the user and will send the command to Arduino Nano as a microcontroller via HC-05. Arduino Nano will read the command and convert the command into a signal that will be forwarded to the actuator. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan yang timbul pada saat membersihkan sampah di sungai. Sebagai contoh, pada saat petugas pembersih sampah sedang membersihkan sampah di sungai lalu terjadi kecelakaan seperti terjatuh, tergelincir, tercebur, bahkan tenggelam di sungai. Dengan adanya alat ini dapat meminimalisir tingkat kecelakaan yang mungkin terjadi pada saat membersihkan sampah di sungai. Prototipe Alat Pemungut Sampah di Sungai Berbasis Android adalah alat yang dapat membersihkan sampah di permukaan sungai dan dikendalikan menggunakan Aplikasi Android . Ditampilkan melalui aplikasi Android yang dibuat melalui MIT App Inventor. Alat ini menggunakan Arduino Nano sebagai mikrokontroller, HC-05 untuk menghubungkan antara alat dengan android, 2 Motor DC (Direct Current) dan Relay Motor Drive L289N untuk mengontrol kecepatan serta arah perputaran motor DC, 1 Motor Servo MG995 untuk memungut sampah pada permukaan sungai. Berdasarkan hasil pengujian bahwa prototipe ini dapat berfungsi sesuai yang diperintahkan melalui aplikasi android. Aplikasi android mendapatkan perintah dari pengguna dan akan mengirimkan perintah tersebut ke Arduino Nano sebagai mikrokontroller melalui HC-05. Arduino Nano akan membaca perintah dan mengubah perintah tersebut menjadi sinyal sinyal yang akan diteruskan ke aktuator .