Rani Hermita
Universitas Potensi Utama Fakultas Seni dan Desain Program Studi Desain Interior

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGOLAHAN LIMBAH SERBUK KAYU MENJADI BAHAN MEBEL Rani Hermita
PROPORSI : Jurnal Desain, Multimedia dan Industri Kreatif Vol 2, No 1 (2016): PROPORSI November 2016
Publisher : Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22303/proporsi.2.1.2016.01-12

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memanfaatkan limbah serbuk kayu menjadi bahan pembuatan mebel, serbuk kayu bukan hal yang asing lagi dikalangan para pengerajin mebel. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Berkembangnya industri furniture dan kerajinan mebel menjadi awal menumpuknya serbuk kayu. Dari berbagai industri pengolahan yang berbahan dasar  kayu yang  menghasilkan  sedikitnya  4  ton  serbuk  kayu setiap harinya dri berbagai daerah. Jumlah yang sangat besar ini menjadi perhatian tersendiri oleh para pengerajin mebel dalam penanganannya. Selain serbuk kayu yang semakin meningkat kebutuhan mebel juga semakin meningkat. Dengan kebutuhan mebel yang semakin meningkat persediaan bahan dasar pembuatan mebel pun semakin sedikit seperti kayu. Sehingga menjadi suatu masalah atau kendala yang dihadapi para pengerajin mebel dengan berkurangnya bahan dasar pembuatan mebel. Untuk memenuhi kebutuhan mebel di pasaran maka ditemukan inovasi baru untuk Menyiasasi kebutuhan mebel yang semakin meninggkat yaitu dengan mengganti kayu dengan serbuk kayu menjadi bahan dasar pembuatan mebel. Selain dapat memenuhi bahan dasar pembuatan mebel maka limbah dari serbuk kayu dapat dimanfaatkan mengurangi limbah dari serbuk kayu tersebut.
PENERAPAN ORNAMEN MOTIF GORGA PADA HIASAN DINDING Rani Hermita; Noprita Elisabeth Sianturi
PROPORSI : Jurnal Desain, Multimedia dan Industri Kreatif Vol 6, No 1 (2020): PROPORSI November 2020
Publisher : Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22303/proporsi.6.1.2020.44-55

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan dan menghasilkan kreasi baru terhadap beberapa ragam hias dalam pembuatan dan penerapan motif Gorga yang diaplikasi dalam bentuk hiasan dinding, namun dalam pembuatan hiasan dinding dengan menggunakan motif Gorga tidak  menghilangkan bentuk aslinya. Ornamen Gorga biasanya banyak terdapat pada rumah adat batak toba yang diletakkan pada bagian atas plafon khusus pada bagian depan diatas pintu atau dinding. Seiring berkembangnya beberapa trend mode terhadap pengembangan unsur budaya  maka ornamen Gorga mulai diaplikasikan pada produk kriya rumah tangga khususnya pada hiasan dinding. Pengaplikasian produk kriya hiasan dinding Gorga dibuat berdasarkan beberapa konsep dan pertembingan yang telah matang, diantaranya adalah dimulai dari  menetukan topik atau ide gagasan, persiapaan bahan peralatan serta perlengkapan yang menunjang dalam pembuatan hiasan dinding,  membuat sketsa gambar yang diambil dari motif Gorga, pembuatan hiasan dinding, dan yang terakhir adalah finishing. Kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan metode wawancara, diskusi dan Tanya jawab tentang hiasan dinding Gorga, metode praktek langsung terhadap pembuatan hiasan dinding dan melihat proses pembuatan hiasan dinding Gorga
MEMANFAATKAN LIMBAH BATOK KELAPA MENJADI BERBAGAI MACAM BENTUK KERAJINAN Rani Hermita
PROPORSI : Jurnal Desain, Multimedia dan Industri Kreatif Vol 4, No 2 (2019): PROPORSI Mei 2019
Publisher : Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22303/proporsi.4.2.2019.93-104

Abstract

Penelitian ini bertujuan bagaimana memanfaatan limbah batok kelapa menjadi berbagai macam bentuk kerajinan berbahan dasar batok kelapa. Bahan dasar yang berasal dari limbah batok kelapa yang dapat diperoleh dengan mudah di sekitar kita. Serta proses pengolahan limbah batok kelapa dengan menggunakan alat yang sederhana karena dapat dikerjakan dengan cara manual, sehingga dapat menjadi kerajinan dari limbah batok kelapa yang bernilai seni tinggi. Metode penelitian yang digunakan oleh penulis menggunakan metode penelitian kualitatif. Proses pengumpulan data yang dilakukan oleh penulis dengan beberapa cara yaitu pengamatan secara langsung proses pengolahan limbah batok kelapa, dokumentasi proses pengolahan limbah batok kelapa dan wawancara untuk mendapatkan data yang dibutuhkan. Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakukan, penulis membagi menjadi dua jenis karya kerajinan batok kelapa yang dibuat oleh pengrajin yaitu; lampu hias dan asbak. Bahan dasar diperoleh dari pedagang kelapa yang sudah diambil daging buahnya dan para pengumpul batok kelapa, kemudian alat-alat yang diperlukan dalam pembuatan kerajian batok kelapa yaitu; batok kelapa kering, bor listrik kecil, kertas pasir, alat ukir, tang, lem kayu, pisau kecil, gunting besar, gergaji kayu, pengasah pisau, kuas cat, pensil, cutter kecil, air bersih, bola lampu, kabel dan cat pernis. Proses pengerjaan kerajinan dari batok kelapa dimulai dengan membersihkan batok kelapa dari sisa sabut kelapa dan kotoean yang menempel, kemudian batok kelapa direndam dengan air bersih selama 2 hari. Sebelum batok kelapa diukir menjadi bentuk motif yang diinginkan, terlebih dahulu membuat pola desain pada selembar kertas kemudian kertas tersebut ditempelkan pada permukaan batok kelapa, agar batok kelapa lebih mudah dipotong, diukir, dan dibentuk sesuai desain yang sudah dibuat pada permukaan batok kelapa tersebut. Selesai dilakukannya pengukiran diatas permuakaan batok kelapa kemudian karya dihaluskan dan diberi cat pernis kayu agar lebih kelihatan indah dan mengkilap.
FUNGSI MAKET SEBAGAI MEDIA VISUAL PADA KARYA DESAIN INTERIOR Rani Hermita
PROPORSI : Jurnal Desain, Multimedia dan Industri Kreatif Vol 1, No 1 (2015): PROPORSI November 2015
Publisher : Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22303/proporsi.1.1.2015.16-27

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk pembuatan maket karya desain interior. Maket bukan hal yang asing lagi dikalangan desain interior. Penggunaan maket sangat diperlukan pada karya desain interior dalam merancang sebuah bangunan. Dengan adanya maket calon konsumen dapat melihat realitas bangunan yang akan di bangun dalam bentuk mini. Maket merupakan bentuk visual yang mempunyai bentuk  fisik yang nyata, maket sangat dibutuhkan pada arsitektur karena memiliki bentuk tiga dimensi. Dalam dunia arsitektur maket merupakan sebuah model miniatur dari objek bangunan yang dibuat kecil dengan ukuran tertentu. Maka dari itu maket mempunyai fungsi sebagai media visual dalam desain interior. Media Visual adalah semua alat yang digunakan sebagai peraga yang biasanya digunakan dalam proses belajar mengajar yang dapat dinikmati lewat panca-indera seperti mata. Media visual sangat memegang peranan yang sangat penting di dalam proses belajar mengajar. Penelitian ini menggunakan metode glass box (kotak kaca) yang merupakan seperti cara kerja menggunakan komputer, di mana dalam merancang dibutuhkan data, kemudian data diolah menggunakan sistem aplikasi yang sudah diinstal di komputer kemudian diterapkan dalam bentuk hasil jadi.