Muhammad Sabri
Prodi Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni dan Desain Universitas Potensi Utama Medan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS SEMIOTIKA LOGO RESTAURAN SRIKANDI Muhammad Sabri
PROPORSI : Jurnal Desain, Multimedia dan Industri Kreatif Vol 2, No 2 (2017): PROPORSI Mei 2017
Publisher : Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22303/proporsi.2.2.2017.199-205

Abstract

Srikandi merupakan sebuah nama tempat penjualan aneka makanan dan minuman dengan konsep lesehan keluarga dan penyajian masakannya yang di kemas seperti masakan desa yang mengutamakan kenyamanan dan kelezatan rasa dari masakan mereka. Penelitian logo restauran Srikandi ini mengunakan konsep semiotika Charles Sander Peirce dengan metode penelitian kualitatif. Logo Restauran Srikandi yang dibuat ini mencirikan identitas dari Restauran Srikandi itu sendiri, garis besar konsep yang di ambil dalam mendesain logo ini adalah lesehan keluarga, rotan, dan daun pisang. Warna yang dipakai pada logo tersebut memiliki tiga warna yaitu coklat, hijau dan putih, warna coklat untuk objek berbentuk sabit, warna hijau untuk hurufnya dan putih sebagai backgroundnya. Logo restauran Srikandi ini memiliki arti kenyamanan, kebersamaan, keluarga, romantis, suasana desa, alami, kebersihan.
PERANCANGAN SIGN SYSTEM KAMPUNG MADRAS KOTA MEDAN Muhammad Sabri
PROPORSI : Jurnal Desain, Multimedia dan Industri Kreatif Vol 1, No 1 (2015): PROPORSI November 2015
Publisher : Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22303/proporsi.1.1.2015.90-103

Abstract

Kampung Madras merupakan salah satu daerah yang unik dan khas serta menyimpan berbagai macam sejarah didalamnya, salah satunya bangunan bersejarah Kuil Shri Mariamman sebagai bukti ada dan berkembangnya etnis Tamil dikota Medan. Dari awal  terbentuknya, daerah tersebut lebih dikenal dan populer dengan sebutan Kampung Keling. Kampung Madras merupakan pemukiman yang mayoritas dihuni oleh etnis Tamil. Kurangnya sarana petunjuk (signage) di Kampung Madras, seringkali membuat para wisatawan yang ingin berkeliling di kampung Madras kebingungan sehingga menyebabkan aktivitas para pengunjung terganggu. Disini saya membuat alternatif solusi sebagai salah satu cara untuk menyelesaikan permasalahan tersebut yaitu dengan membuat sign system terkonsep sehingga lebih menarik wisatawan untuk melihatnya. Konsep ide perancangan sign sytem diambil dari bentuk Kuil Shri Mariamman yang menjadi icon kampung Madras tersebut.