Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

REPRESENTASI MAKNA SIMBOLIK RUMAH ADAT SASADU Amrin Kanda
Al-Mishbah: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi Vol 15 No 2 (2019)
Publisher : Komunitas Dosen Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (754.384 KB) | DOI: 10.24239/al-mishbah.Vol15.Iss2.167

Abstract

This study aims to describe the ritual procession in the Sasadu Traditional House and describe the meaning of the Sasadu traditional house which has become an icon of the Sahu ethnic community in South Halmahera Regency. The approach used in this research is qualitative research. Data collection techniques used include; observation, in-depth interviews and documentation. Data were analyzed based on communication ethnographic analysis. The results showed that the Sasadu traditional house is a typical house of the Sahu tribe in West Halmahera district which is used as a place to carry out the Horom toma Sasadu traditional ceremony (eat together in Sasadu). The implementation of the traditional ceremony is usually done at the time of the harvest as a form of gratitude and implementation of musyarawah
PERSONAL BRANDING MELALUI INSTAGRAM Amrin Kanda
Al-Mishbah: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi Vol 17 No 1 (2021)
Publisher : Komunitas Dosen Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/al-mishbah.Vol17.Iss1.218

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis personal branding dari Pasangan Desain, Denny Palar dan Iksan Hi. Husain, Calon Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Barat melalui Instagram. Teori dramaturgi Erving Goffman digunakan untuk melihat personal branding melalui panggung depan dan panggung belakang Denny Palar dan Iksan Hi. Husain. Melalui wawancara dan observasi terhadap akun Instagram @desainhalbar, diketahui bahwa panggung depan Pasangan Desain memiliki karakteristik pemuda yang ramah, berpenampilan dan berperilaku religius serta populis (merakyat). Sementara panggung belakang Pasangan Desain memiliki karakteristik sebagai wirausahawan muda yang toleran dan berpenampilan semi-formal. Adanya perbedaan antara panggung depan dan panggung belakang membuat Pasangan Desain membutuhkan upaya ekstra untuk melakukan personal branding yang diklasifikasikan sebagai personal branding yang instan.