Saat ini telah berkembang beberapa cara untuk meningkatkan kekerasan permukaan email untuk mencegah karies, salah satunya adalah pengaplikasian gel berbahan dasar herbal. Penggunaan bahan dasar herbal lebih dipilih masyarakat karena memiliki efek samping yang relatif lebih kecil dibandingkan obat sintesis. Daun sirih dan biji kakao merupakan tanaman obat yang sering digunakan oleh masyarakat dalam menghambat karies. Hal ini disebabkan keduanya memiliki kandungan yang mempengaruhi kekerasan permukaan email. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan gel ekstrak daun sirih dan biji kakao terhadap kekerasan permukaan email. Sampel gigi premolar satu rahang atas dengan non-karies yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi sampel, dibagi menjadi 3 kelompok; gel ekstrak daun sirih, gel ekstrak biji kakao, dan larutan akuades sebagai kontrol negatif. Masing-masing kelompok perlakuan terdiri atas 8 sampel. Sampel didekoronasi pada daerah cementoenamel junction dan ditanam pada balok orthoplast dengan permukaan labial menghadap ke atas. Sampel lalu diaplikasikan dengan perlakuan pada sisi bukal permukaan email dengan lama waktu pengaplikasian 5, 15 dan 35 menit. Sebelum dan setelah aplikasi pada masing-masing kelompok perlakuan diukur menggunakan alat uji kekerasan Universal Hardness Tester. Data dikumpul dan dianalisis menggunakan uji repeated ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan nilai kekerasan permukaan email yang signifikan sebelum dan setelah aplikasi gel ekstrak biji kakao (p<0,05), serta terdapat perbedaan nilai kekerasan permukaan email yang tidak signifikan sebelum dan setelah aplikasi gel ekstrak daun sirih dan akuades (p>0,05). Disimpulkan bahwa gel ekstrak biji kakao lebih efektif meningkatkan nilai kekerasan permukaan email.