Peter Sahelangi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Sudut pandang dari segi hukum dan Kode Etik Kedokteran Gigi dalam praktik kedokteran gigi Peter Sahelangi
Makassar Dental Journal Vol. 1 No. 2 (2012): Vol 1 No 2, April 2012
Publisher : Makassar Dental Journal PDGI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (37.496 KB) | DOI: 10.35856/mdj.v1i2.52

Abstract

Dalam menjalankan profesinya sehari hari sebagai seorang dokter gigi, suka atau tidak suka pada suatu ketika pasti akan menghadapi hal yang berkaitan dengan etik, hukum dan Undang Undang. Forensik odontologi adalah bagian dari Ilmu Kedokteran Gigi yang berkaitan dengan hukum dan keadilan dengan melakukan pemeriksaan yang profesional terhadap bukti bukti yang berhubungan dengan gigi dan rongga mulut. Hal yang berkaitan dengan hukum dan etika antara lain malpraktek dokter gigi, kecurangan dokter gigi (dental fraud), membantu penyidik untuk membuat visum et repertum pada kasus kasus kriminal seperti KDRT, kekerasan terhadap anak, analisis korban bekas gigitan, identifikasi korban bencana massal bahkan sampai maju kesidang pengadilan sebagai saksi ahli. Kode Etik Kedoteran Gigi Indonesia merupakan acuan yang mengutamakan kepentingan pasien dokter gigi dan menjaga keluhuran profesi Kedokteran Gigi dan ditangani oleh badan khusus PDGI dengan Majelis Kehormatan Etik Kedokteran Gigi Indonesia. Undang-Undang tentang Praktek Kedokteran merupakan landasan hukum yang harus dipatuhi oleh semua dokter gigi di Indonesia yang jika dilanggar akan berakibat sanksi pidana kurungan dan sanksi perdata denda yang jumlahnya cukup besar. Sosialisasi yang berkesinambungan terutama bagi para dokter gigi baru, serta pengawasan yang ketat dari instansi terkait seperti Departemen Kesehatan dan organisasi profesi sangat membantu para dokter gigi dari tuntutan hukum pasien atau keluarganya.