Sri Oktawati
Department of periodontology Faculty of Dentistry, Hasanuddin University Makassar, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gingival recession of mandibular incisor post-orthodontic treatment: a systematic review Rizky Fathhiyah Wahab; Sri Oktawati; Surijana Mappangara
Makassar Dental Journal Vol. 9 No. 2 (2020): Volume 9 No 2 Agustus 2020
Publisher : Makassar Dental Journal PDGI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35856/mdj.v9i2.330

Abstract

Objective: To evaluate the effect of orthodontic movement on gingival recession of mandibular incisor. Method: Pubmed and Wileyonline searches were conducted to identify articles published in dental journals until November 2018 focusing on relationship betweengingival recession of mandibular incisors after orthodontic treatment. Manual searches of published full-text articles and related reviews were performed afterwards. Result: All articles were 103 selected for full-text review. A total 4 studies were selected for inclusion, with 462 subjects. All of the studies showed the mean increase in clinical crown height of the lower incisors was not statistically significant.Conclusion: It was concluded that orthodontic treatment did not affect the developmental of gingival recession on mandibular incisors.
Crown lengthening for gummy smile treatment related to altered passive eruption: Crown lengthening untuk perawatan gummy smile yang berhubungan dengan altered passive eruption Febrianty; Sri Oktawati; Sherly Endang
Makassar Dental Journal Vol. 12 No. 3 (2023): Volume 12 Issue 3 Desember 2023
Publisher : Makassar Dental Journal PDGI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu masalah estetik yang paling sering dikeluhkan pasien di bidang kedokteran gigi adalah gummy smile; yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya adalah APE. Altered passive eruption (APE) adalah suatu kondisi gingiva terlihat lebih besar, menyebabkan gigi terlihat lebih pendek saat tersenyum sehingga memengaruhi estetika penampilan. Crown lengthening, baik dengan atau tanpa pengurangan tulang, adalah perawatan yang umum pada kasus ini. Tujuan dari laporan kasus ini adalah untuk menjelaskan crown lengthening dilakukan untuk mengobati gummy smile yang disebabkan oleh APE. Seorang pasien wanita berusia 21 tahun datang ke Rumah Sakit Gigi Mulut Universitas Hasanuddin dengan keluhan gingiva bagian atas yang tidak rata dan gigi yang pendek, serta senyum yang kurang menarik. Setelah dilakukan analisis estetika dan jaringan periodontal, dilakukan crown lengthening yang terbukti berhasil membuat margin gingiva sejajar dengan puncak gingiva dan profil senyum pasien menjadi lebih baik. Pasien melaporkan tidak ada rasa sakit atau bengkak setelah prosedur. Disimpulkan bahwa senyum yang indah dapat berhasil dicapai dengan diagnosis yang baik, perencanaan perawatan yang tepat, dan keterampilan yang baik.