Malfriana Malfriana
SMA Negeri 3 Luwu Utara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DAN STAD TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA Malfriana Malfriana
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.043 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui ada atau tidaknya pengaruh model pembelajaran kooperatif Tipe Jigsaw terhadap hasil belajar matematika siswa Kelas X-IPS SMA Negeri 3 Luwu Utara; (2) mengetahui ada atau tidaknya pengaruh model pembelajaran kooperatif Tipe STAD terhadap hasil belajar matematika siswa Kelas X-IPS SMA Negeri 3 Luwu Utara; dan (3) mengetahui ada atau tidaknya perbedaan hasil belajar matematika siswa Kelas X-IPS yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dan siswa Kelas X-IPS yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Desain penelitian ini adalah randomized pretest-posttest comparison group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas X-IPS SMA Negeri 3 Luwu Utara Tahun Pelajaran 2017/2018 dan sampel ditentukan dengan menggunakan teknik cluster double random sampling. Instrumen dalam penelitian ini adalah: (1) tes hasil belajar, dan (2) lembar observasi keterlaksanaan model pembelajaran. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis inferensial. Hasil penelitian menunjukkan: (1) pembelajaran dengan model kooperatif tipe Jigsaw berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa; (2) pembelajaran dengan model kooperatif tipe STAD berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa; (3) tidak terdapat perbedaan hasil belajar matematika siswa setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dan STAD; dan (4) posttest model kooperatif tipe STAD lebih tinggi dari tipe Jigsaw, gain ternormalisasi model kooperatif tipe Jigsaw lebih tinggi dari tipe STAD, dan persentase ketuntasan klasikal model kooperatif tipe STAD lebih tinggi dari tipe Jigsaw
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DAN STAD TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA Malfriana Malfriana
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 3 No. 2 (2020): Volume 3 Nomor 2 Tahun 2020
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.685 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui ada atau tidaknya pengaruh model pembelajaran kooperatif Tipe Jigsaw terhadap hasil belajar matematika siswa Kelas X-IPS SMA Negeri 3 Luwu Utara; (2) mengetahui ada atau tidaknya pengaruh model pembelajaran kooperatif Tipe STAD terhadap hasil belajar matematika siswa Kelas X-IPS SMA Negeri 3 Luwu Utara; dan (3) mengetahui ada atau tidaknya perbedaan hasil belajar matematika siswa Kelas X-IPS yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dan siswa Kelas X-IPS yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Desain penelitian ini adalah randomized pretest-posttest comparison group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas X-IPS SMA Negeri 3 Luwu Utara Tahun Pelajaran 2017/2018 dan sampel ditentukan dengan menggunakan teknik cluster double random sampling. Instrumen dalam penelitian ini adalah: (1) tes hasil belajar, dan (2) lembar observasi keterlaksanaan model pembelajaran. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis inferensial. Hasil penelitian menunjukkan: (1) pembelajaran dengan model kooperatif tipe Jigsaw berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa; (2) pembelajaran dengan model kooperatif tipe STAD berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa; (3) tidak terdapat perbedaan hasil belajar matematika siswa setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dan STAD; dan (4) posttest model kooperatif tipe STAD lebih tinggi dari tipe Jigsaw, gain ternormalisasi model kooperatif tipe Jigsaw lebih tinggi dari tipe STAD, dan persentase ketuntasan klasikal model kooperatif tipe STAD lebih tinggi dari tipe Jigsaw.