Bianca Virgiana
Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Baturaja

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STUDI ETNOMEDIA PADA MEDIA SOSIAL DAN BUDAYA LOKAL Bianca Virgiana
Mediakom : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.487 KB) | DOI: 10.35760/mkm.2018.v2i1.1889

Abstract

Kehadiran media sosial di kalangan remaja, membuat ruang privat seseorang melebur dengan ruang publik. Terjadi pergeseran budaya di kalangan remaja, para remaja tidak segan-segan mengupload segala kegiatan pribadinya untuk disampaikan kepada teman-temannya melalui akun media sosial dalam membentuk identitas diri mereka. Salah satu kebudayaan asli Suku Lampung yang berada di wilayah Lampung barat yang masih memiliki nilai-nilai budi pekerti yang dibentuk dengan menjunjung kehidupan yang harmonis dan silaturahmi yang kuat dan solid ketika berinteraksi dalam masyarakat adalah Suku Lampung Buay Pernong. Oleh karenanya menarik untuk melihat bagaimana interaksi budaya pada pembentukan identitas pengguna facebook Remaja Suku Lampung Buay Pernong khususnya Desa Pekon Balak Kecamatan Batu Brak Kabupaten Lampung Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara konteksual mengenai proses-proses interaksi budaya dalam  membentuk identitas pengguna media sosial khususnya facebook pada remaja Suku Lampung Buay Pernong  khususnya  Desa Pekon Balak Desa Pekon Balak Kecamatan Batu Brak kabupaten lampung barat. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Identitas Sosial. Metode dalam penelitian ini yaitu Etnomedia dengan pendekatan kualitatif, serta dengan menekankan wawancara mendalam sebagai teknik pengumpulan data penelitian. Hasil penelitian ini yaitu identitas remaja Suku Lampung cenderung pada terbentuknya eksistensi diri, dimana yang akhirnya terpusat pada individu itu sendiri dengan mengabaikan peran group facebook tersebut sebagai sarana interaksi budaya.